FKM UNAIR Dorong Santri Pesantren Al-Amin Aktif Cegah DBD

Eduhealth EduNews EduSchool

educare.co.id, Surabaya, 15 September 2025 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Al-Amin, Tunggul, Paciran, Lamongan, pada Minggu (14/9/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi santri dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui perbaikan sanitasi lingkungan.

Edukasi Pencegahan DBD

Kegiatan dikemas dalam bentuk talkshow edukatif bersama Guru Besar FKM UNAIR, Prof. Dr. Ririh Yudhastuti, drh., MSc. Ia menekankan bahwa Indonesia adalah negara endemik DBD, sehingga diperlukan upaya berkelanjutan di lingkungan padat seperti pesantren. Pencegahan dapat dilakukan dengan pemantauan jentik berkala (PJB), pemberantasan sarang nyamuk (PSN), serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Santri memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan pesantren. Mengecek bak mandi, ember, hingga tempayan harus jadi kebiasaan rutin agar nyamuk Aedes aegypti tidak berkembang biak,” jelas Prof. Ririh.

Antusiasme Peserta

Kegiatan ini juga menghadirkan Mr. Babucarr Jassey, epidemiolog asal Gambia sekaligus mahasiswa doktoral FKM UNAIR. Ia berbagi pengalaman belajar di Indonesia, memotivasi santri untuk berani keluar dari zona nyaman dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

Antusiasme para santri terlihat melalui partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab, kuis, hingga pembagian doorprize. Melalui kegiatan ini, FKM UNAIR berharap para santri semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan lingkungan sebagai langkah pencegahan DBD. ( SCP )

BACA JUGA:  Kenalkan Bengkulu Lewat Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *