FKH UNAIR Lepas 205 Mahasiswa BBK ke 10 Daerah, Bekali Mitigasi Kesenjangan Teori-Praktik
EDUCARE.CO.ID, Surabaya, 15 September 2025 – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) melepas 205 mahasiswa semester tujuh untuk mengikuti program Belajar Bersama Komunitas (BBK) Kampus Berdampak di 10 daerah Jawa Timur, mulai 16 September hingga 12 November 2025.
Ketua BBK FKH UNAIR 2025, Prof. Dr. Widjiati, drh., M.Si., menegaskan bahwa program ini dipersiapkan matang dengan dukungan 15 klinik, 19 pusat kesehatan hewan, 2 koperasi unit desa, 98 dosen eksternal, 28 dosen pembimbing lapangan, serta 17 tim pengawas. “Kami ingin mahasiswa bisa mengaplikasikan ilmunya sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Jembatani Teori dan Praktik
Sebelum pemberangkatan, mahasiswa mendapat pembekalan dari para pakar, termasuk Lina Susanti, drh., MSc., PhD., yang menekankan pentingnya kesiapan teori dan keterampilan praktis. “Di lapangan, tidak semua bisa langsung dipahami. Maka kemampuan kritis, teamwork, dan komunikasi harus benar-benar diasah,” pesannya.

Prof. Herry Agoes Hermadi, drh., M.Si., juga menekankan keterampilan teknis, terutama terkait inseminasi buatan pada sapi. Sementara Dr. Nusdiantoro mengingatkan mahasiswa agar adaptif menghadapi keterbatasan teknologi di daerah.
Harapan Besar
Program BBK 2025 diharapkan tidak hanya memperdalam keilmuan mahasiswa, tetapi juga melahirkan dokter hewan muda yang tangguh, mandiri, dan siap terjun dalam pengabdian masyarakat. “Walaupun sudah dibekali BPJS Ketenagakerjaan, saya berharap kartu itu tidak terpakai. Artinya, kalian tetap sehat dan berhati-hati di lapangan,” pesan Prof. Widjiati.
Dengan persiapan ini, FKH UNAIR menegaskan komitmennya menghadirkan kontribusi nyata untuk masyarakat sekaligus mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan di dunia nyata. ( SCP )
