EDUCARE.CO.ID – Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani Samarinda) kembali mencatat prestasi akademik internasional. Salah satu dosennya, Haryatie Sarie, S.P., M.P., dipercaya menjadi peer reviewer pada sejumlah jurnal ilmiah bereputasi dunia, termasuk Frontiers in Plant Science, jurnal Quartile 1 (Q1) yang terindeks Web of Science Science Citation Index Expanded (SCIE).
Berdasarkan sumber Politani Samarinda, pengakuan tersebut menunjukkan kompetensi Haryatie Sarie di bidang nutrisi tanaman, kesuburan tanah, dan teknologi pupuk nano untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Selain itu, rekam jejak riset dan publikasinya juga mendapat perhatian komunitas akademik internasional.
Pengakuan Akademik Tingkat Dunia
Komunitas ilmiah internasional biasanya memilih reviewer dari kalangan peneliti yang memiliki kompetensi kuat, pengalaman riset memadai, dan publikasi bereputasi. Karena itu, penunjukan Haryatie Sarie menjadi indikator penting atas kualitas akademiknya.
Dalam tugasnya sebagai mitra bestari, ia menelaah naskah penelitian dari berbagai negara secara objektif. Selanjutnya, ia menilai metodologi penelitian, validitas data, kebaruan temuan, dan kontribusi ilmiah sebelum artikel diterbitkan.
Melalui keterlibatan tersebut, akademisi Indonesia ikut menjaga kualitas publikasi ilmiah internasional. Dengan demikian, kontribusi peneliti Indonesia semakin terlihat dalam pengembangan ilmu pengetahuan global.
Perkuat Reputasi Politani Samarinda
Capaian ini memperlihatkan bahwa dosen Politani Samarinda mampu bersaing dalam ekosistem publikasi ilmiah dunia. Di sisi lain, prestasi tersebut memperkuat reputasi Politani Samarinda sebagai perguruan tinggi vokasi yang aktif mendorong riset, inovasi, dan kolaborasi internasional.
Selain mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, pengakuan ini juga membuka peluang lebih besar bagi kerja sama penelitian lintas negara. Oleh sebab itu, kampus vokasi memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan inovasi pertanian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sejalan dengan Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi
Prestasi Haryatie Sarie selaras dengan implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) 4 Tahun 2026 sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 358/M/KEP/2026 tentang rekognisi dosen oleh komunitas akademik internasional.
Penugasan profesional sebagai reviewer jurnal bereputasi mencerminkan pengakuan terhadap kompetensi dosen. Selain itu, penugasan tersebut memperkuat mutu pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Di samping itu, aktivitas peer review internasional turut mendukung IKU 6 melalui perluasan jejaring akademik global, peningkatan kolaborasi riset lintas negara, dan penguatan kualitas publikasi ilmiah.
Dorong Kolaborasi dan Inovasi Pertanian
Partisipasi aktif dosen Politani Samarinda dalam publikasi ilmiah internasional membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengembangan inovasi pertanian. Karena itu, hasil riset dapat lebih mudah terhubung dengan kebutuhan sektor pertanian modern.
Prestasi ini juga mendukung penguatan mutu akademik, akreditasi institusi, dan akreditasi program studi. Dengan demikian, rekognisi internasional dosen ikut meningkatkan daya saing Politani Samarinda di tingkat global.
Komitmen Menuju Kampus Vokasi Berdaya Saing Global
Politani Samarinda berharap capaian tersebut dapat memotivasi seluruh sivitas akademika untuk meningkatkan kualitas penelitian dan memperluas jejaring internasional. Selanjutnya, kampus akan memperkuat ekosistem riset melalui peningkatan kompetensi dosen, kolaborasi internasional, publikasi ilmiah bereputasi, dan hilirisasi hasil penelitian.
Melalui langkah tersebut, Politani Samarinda menegaskan komitmennya menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul, berdampak, dan berdaya saing global. Pada akhirnya, upaya tersebut diharapkan mendukung transformasi pendidikan tinggi menuju Indonesia Emas 2045.



