Dedikasi 17 Tahun, Guru SMKN 2 Pacitan Cetak Generasi Unggul dan Prestasi Nasional di Bidang Perikanan

Must read

EDUCARE.CO.ID – Dedikasi seorang guru tidak hanya terlihat dari lamanya mengajar, tetapi juga dari dampak yang diberikan kepada peserta didik. Hal itulah yang ditunjukkan Sefilia Adhi Nugroho, guru Kompetensi Keahlian Agribisnis Perikanan di SMK Negeri 2 Pacitan, Jawa Timur.

Berdasarkan sumber rilis Universitas Airlangga (UNAIR), Adhi telah mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara (ASN) sekaligus pendidik selama 17 tahun. Selama masa pengabdian tersebut, ia terus meningkatkan kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi perikanan.

Terus Belajar demi Pendidikan yang Berkualitas

Adhi memulai kariernya sebagai guru di SMKN Ngadirojo pada 2009. Setelah itu, ia melanjutkan pengabdian di SMKN 2 Pacitan.

Ia merupakan lulusan Program Sarjana Oseanografi Universitas Diponegoro. Namun, semangat belajarnya tidak berhenti di sana. Di sela kesibukan mengajar, Adhi menyelesaikan pendidikan Magister Ilmu Perikanan di Universitas Airlangga pada 2025 dengan IPK 3,85.

Menurut Adhi, pendidikan lanjutan menjadi bekal penting agar guru mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor perikanan.

“Saya memilih melanjutkan studi magister di bidang ilmu perikanan agar terus meningkatkan kompetensi teknis dan tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi,” ujarnya.

Antar Siswa Raih Prestasi Nasional

Komitmen Adhi menghasilkan berbagai prestasi bagi peserta didiknya. Berkat pendampingannya, siswa SMKN 2 Pacitan berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Pada 2021, ia mengantarkan tim sekolah meraih Juara 1 Nasional pada ajang Kamp Kreatif Siswa Indonesia (KKSI) bidang perikanan. Selain itu, siswa bimbingannya juga meraih Juara 2 Nasional dalam lomba SaKSSI melalui inovasi budidaya ikan nila.

Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif sekaligus siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Aktif Mengembangkan Kompetensi Guru Perikanan

Selain mengajar, Adhi juga berkontribusi dalam pengembangan pendidikan kejuruan di Jawa Timur.

Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Agribisnis Perikanan Provinsi Jawa Timur periode 2024–sekarang.

Di sisi lain, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) juga mempercayainya sebagai Asesor Kompetensi Bidang Perikanan melalui LSP P1 hingga 2027.

Melalui peran tersebut, Adhi ikut memastikan standar kompetensi lulusan bidang perikanan tetap sesuai kebutuhan industri.

Dorong Siswa Melanjutkan Pendidikan Tinggi

Adhi tidak hanya menyiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja. Sebaliknya, ia juga mendorong mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Setiap tahun, ia mendampingi lulusan SMKN 2 Pacitan mengikuti jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Hasilnya, banyak siswa berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri, termasuk Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga.

Menurut Adhi, sektor perikanan memiliki peluang besar untuk berkembang. Oleh karena itu, ia terus membuka wawasan peserta didik bahwa bidang tersebut tidak hanya menawarkan prospek kerja, tetapi juga peluang menjadi wirausaha berbasis sumber daya perairan.

Pendidikan Vokasi Cetak SDM Perikanan Berkualitas

Dengan pengalaman mengajar selama hampir dua dekade, Adhi terus membuktikan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul.

Melalui peningkatan kompetensi, pendampingan prestasi, serta dorongan kepada siswa untuk melanjutkan pendidikan, ia ikut memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Indonesia sekaligus menyiapkan generasi muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan sektor perikanan nasional.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img