Alumni S2 UNAIR Perkuat Industri Akuakultur Berkelanjutan, Bawa Tilapia Indonesia Menuju Pasar Global

Must read

EDUCARE.CO.ID – Dunia akuakultur Indonesia terus melahirkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat internasional. Salah satunya adalah Friska Setiawani Saragih, alumni Program Magister Bioteknologi Perikanan dan Kelautan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (UNAIR), yang kini memimpin pengelolaan produksi akuakultur berkelanjutan di kawasan Danau Toba.

Berdasarkan sumber Universitas Airlangga (UNAIR), Friska menjadi salah satu alumni yang berhasil menggabungkan pengalaman industri dengan kompetensi akademik. Kombinasi tersebut mengantarkannya menduduki posisi Lake Manager di Regal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara), perusahaan yang bergerak di bidang budidaya ikan tilapia premium.

Karier Berawal dari Laboratorium

Friska memulai karier profesionalnya pada 2005 sebagai penanggung jawab laboratorium pemantauan kualitas air dan sedimen di Regal Springs Indonesia.

Sejak awal, ia bersama tim membangun sistem pemantauan kualitas lingkungan untuk mendukung praktik budidaya ikan yang berkelanjutan. Berkat upaya tersebut, perusahaan berhasil meraih sertifikasi internasional Aquaculture Stewardship Council (ASC) pada 2012. Selain itu, Regal Springs juga memperoleh sertifikasi Best Aquaculture Practices (BAP) Bintang 4 dan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa industri akuakultur Indonesia mampu memenuhi standar global dalam pengelolaan lingkungan dan kualitas produksi.

Pendidikan Magister Perkuat Kompetensi

Di tengah kariernya, Friska memutuskan melanjutkan pendidikan ke Program Magister Bioteknologi Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga.

Program tersebut memperkuat pemahamannya terhadap bioteknologi, riset, dan pengelolaan sumber daya perairan berbasis sains. Karena itu, ia mampu mengintegrasikan teori akademik dengan pengalaman lapangan yang telah dijalaninya selama lebih dari dua dekade.

Bekal tersebut turut mendukung perjalanan kariernya hingga dipercaya menjadi Farming Technical Manager pada 2020.

Setahun kemudian, perusahaan mengangkatnya sebagai Lake Manager, posisi strategis yang bertanggung jawab mengelola produksi sekaligus menjaga kelestarian ekosistem Danau Toba.

Kembangkan KING Tilapia untuk Pasar Dunia

Selain memimpin operasional budidaya, Friska juga mengembangkan inovasi produk bernama KING Tilapia.

Produk ini menghasilkan ikan tilapia premium dengan bobot panen sekitar 1,1 hingga 1,3 kilogram per ekor. Ukuran tersebut mampu menghasilkan fillet yang lebih besar, bertekstur padat, dan memenuhi kebutuhan pasar internasional.

Menurut Friska, tilapia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu sumber protein utama dunia. Oleh sebab itu, pengembangan produk berkualitas tinggi menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing perikanan Indonesia di pasar global.

Aktif Membina Masyarakat dan Mahasiswa

Kontribusi Friska tidak berhenti di lingkungan industri.

Ia juga aktif mendampingi pembudidaya ikan di kawasan Danau Toba agar mampu menerapkan praktik budidaya yang lebih berkelanjutan.

Selain itu, ia rutin menjadi narasumber pada berbagai kegiatan pendidikan, seminar, serta forum industri. Ia pun membimbing mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang menjalani penelitian maupun program magang.

Melalui berbagai aktivitas tersebut, Friska berupaya membagikan pengalaman sekaligus mendorong lahirnya generasi baru yang siap mengembangkan sektor perikanan Indonesia.

Wujud Nyata Alumni Berdampak

Keberhasilan Friska menjadi bukti bahwa lulusan Universitas Airlangga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia industri.

Perpaduan antara pendidikan, riset, inovasi, serta pengalaman profesional telah mengantarkannya menjadi salah satu sosok penting dalam pengembangan akuakultur berkelanjutan di Indonesia.

Bagi Friska, dunia akuakultur bukan sekadar profesi, melainkan ruang untuk terus belajar, bertumbuh, dan menghadirkan manfaat bagi keberlanjutan sumber daya perairan Indonesia sekaligus memperkuat posisi tilapia nasional di pasar internasional.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img