Ciptakan MATHVENTURE untuk Materi Peluang, Guru MAN 1 Lamongan Tembus Juara Nasional

Must read

EDUCARE.CO.ID – Pembelajaran matematika tidak harus selalu berkutat pada rumus dan perhitungan. Zumrotus Sa’adah, mahasiswa Magister Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sekaligus guru MAN 1 Lamongan, membuktikan bahwa pendekatan kreatif dapat membuka pengalaman belajar yang lebih menarik.

Melalui inovasi bertajuk MATHVENTURE, Zumrotus berhasil meraih Juara 3 Nasional kategori Inovasi Pembelajaran dalam ajang Expo dan Rapat Kerja Nasional (Extranas) Madrasah Aliyah (MA) Plus Keterampilan dan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) 2026.

Kompetisi tersebut berlangsung secara daring pada 28 Agustus 2026 dan melibatkan guru MA Plus Keterampilan serta MAKN dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui tahap seleksi, enam peserta terbaik melanjutkan kompetisi dengan mempresentasikan karya pada 5 September 2026.

MATHVENTURE Ubah Pembelajaran Peluang Jadi Pengalaman Eksplorasi

Zumrotus mengangkat karya berjudul “MATHVENTURE (Ketika Peluang Mengajarkan Lebih dari Sekadar Kemungkinan)”. Inovasi ini berfokus pada pembelajaran materi peluang dengan pendekatan yang mendorong peserta didik terlibat aktif selama proses belajar.

Melalui MATHVENTURE, siswa tidak hanya menghafal rumus atau menyelesaikan soal hitungan. Mereka memperoleh ruang untuk mengeksplorasi konsep, mencoba berbagai kemungkinan, dan membangun pemahaman melalui pengalaman belajar.

Pendekatan tersebut berangkat dari upaya menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih bermakna. Materi peluang menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan cara berpikir matematis sekaligus memahami konsep melalui aktivitas yang lebih partisipatif.

Inovasi ini juga menunjukkan bahwa kreativitas dalam pembelajaran dapat berjalan beriringan dengan pencapaian tujuan akademik. Guru tetap mengarahkan siswa pada pemahaman konsep, tetapi menggunakan pendekatan yang memberi mereka kesempatan lebih besar untuk mencoba dan menemukan jawaban.

Siapkan Modul hingga Video Implementasi untuk Kompetisi Nasional

Untuk memperkuat penilaian terhadap karyanya, Zumrotus menyiapkan sejumlah dokumen dan materi pendukung. Persiapan tersebut mencakup modul ajar, deskripsi inovasi pembelajaran, video proses pembuatan media, video implementasi pembelajaran, serta dokumentasi kegiatan.

Berbagai komponen itu membantu memperlihatkan proses pengembangan MATHVENTURE secara lebih menyeluruh. Penilaian tidak hanya melihat gagasan yang ditawarkan, tetapi juga memperhatikan perencanaan dan penerapannya dalam kegiatan belajar.

Setelah masuk enam besar nasional, Zumrotus mengikuti tahap presentasi pada 5 September 2026. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjelaskan konsep, proses pengembangan, dan relevansi inovasinya terhadap kebutuhan pembelajaran matematika.

Berdasarkan sumber laman resmi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, proses kompetisi mencakup seleksi daring, penilaian komponen pendukung inovasi, serta presentasi bagi enam peserta yang lolos ke tahap akhir. Rangkaian tersebut mengantarkan Zumrotus meraih Juara 3 Nasional kategori Inovasi Pembelajaran.

Perpaduan Pengalaman Mengajar dan Pendidikan Magister

Prestasi Zumrotus juga memperlihatkan hubungan antara pengalaman mengajar di sekolah dan pengembangan keilmuan di perguruan tinggi. Sebagai guru MAN 1 Lamongan, ia berhadapan langsung dengan kebutuhan pembelajaran di kelas.

Sementara itu, studi Magister Pendidikan Matematika di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memberinya ruang untuk memperdalam pengetahuan akademik dan mengembangkan pendekatan pembelajaran secara lebih terstruktur.

Perpaduan kedua pengalaman tersebut dapat menjadi modal dalam merancang inovasi yang berangkat dari persoalan nyata di lingkungan pendidikan. Guru tidak hanya menjalankan proses pembelajaran, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengevaluasi dan mengembangkan metode yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

MATHVENTURE menjadi salah satu contoh bagaimana pengalaman praktik mengajar dapat berkembang menjadi karya inovatif. Gagasan yang muncul dari kebutuhan pembelajaran kemudian memperoleh ruang untuk diuji dan dipresentasikan dalam kompetisi tingkat nasional.

Prestasi MATHVENTURE Jadi Dorongan bagi Inovasi Pendidikan

Raihan Juara 3 Nasional ini menjadi pencapaian bagi Zumrotus sekaligus kabar membanggakan bagi Program Studi Magister Pendidikan Matematika dan FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Prestasi tersebut dapat menjadi dorongan bagi pendidik dan mahasiswa untuk terus mengeksplorasi metode pembelajaran yang kreatif. Kebutuhan setiap peserta didik yang beragam juga membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan media dan pendekatan belajar yang lebih sesuai dengan kondisi kelas.

Melalui MATHVENTURE, Zumrotus menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran dapat berawal dari upaya sederhana untuk membuat materi lebih mudah dipahami. Pengembangan gagasan secara terencana kemudian membuka kesempatan bagi inovasi tersebut untuk memperoleh pengakuan di tingkat nasional.

Capaian ini sekaligus menegaskan peran guru sebagai penggerak inovasi pendidikan. Dengan terus mengembangkan kompetensi dan menghubungkan pengalaman mengajar dengan kajian akademik, pendidik dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan bagi generasi mendatang.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article