Alumni ISI Yogyakarta Raih Hasselblad Masters 2026, Karya tentang Sampah Piyungan Mendunia

Must read

EDUCARE.CO.ID – Alumni Program Studi Fotografi Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Yudha Kusuma Putera, berhasil meraih penghargaan Hasselblad Masters 2026 kategori Art. Ia memenangkan kompetisi tersebut melalui seri fotografi Waste Colonialism (Sapi-Sapi Piyungan) yang mengangkat persoalan lingkungan dan pengelolaan sampah.

Berdasarkan sumber rilis Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, prestasi ini memperkuat posisi ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang mampu melahirkan kreator berkelas dunia.

Karya Fotografi Angkat Persoalan Sampah

Yudha menempuh pendidikan di Program Studi Fotografi ISI Yogyakarta pada 2005 hingga 2012. Setelah lulus, ia aktif berkarya sebagai seniman multidisiplin di Yogyakarta. Selain itu, ia juga bergabung dengan kolektif fotografi Ruang MES 56 sejak 2010.

Dalam seri Waste Colonialism (Sapi-Sapi Piyungan), Yudha menampilkan kehidupan sapi yang mencari makan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan.

Selanjutnya, ia menyusun komposisi visual yang memperlihatkan punggung sapi menyerupai bentang perbukitan. Melalui pendekatan tersebut, Yudha mengajak publik melihat hubungan antara manusia, lingkungan, pola konsumsi, dan persoalan sampah.

Karena itu, karya tersebut tidak sekadar menghadirkan foto dokumenter. Sebaliknya, karya ini mengundang penonton untuk merenungkan dampak sampah terhadap masa depan lingkungan.

Bersaing dengan Ribuan Fotografer Dunia

Hasselblad Masters 2026 menjadi salah satu kompetisi fotografi profesional paling bergengsi di dunia.

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia menerima lebih dari 108.000 karya dari fotografer di 160 negara dan wilayah.

Kemudian, dewan juri memilih 70 finalis. Setelah proses penilaian selesai, juri menetapkan tujuh pemenang, termasuk Yudha Kusuma Putera.

Penilaian mencakup kekuatan konsep, orisinalitas, kreativitas, dan kualitas teknis setiap karya.

Ketua Dewan Juri Hasselblad Masters sekaligus Direktur Eksekutif Hasselblad Foundation, Kalle Sanner, menilai karya Yudha memiliki kekuatan visual yang unik.

Menurutnya, foto tersebut mampu memancing rasa ingin tahu penonton sekaligus membuka ruang interpretasi yang luas.

Raih Penghargaan dan Kesempatan Berkarya

Gelar Hasselblad Master membawa Yudha masuk ke jajaran fotografer internasional penerima penghargaan bergengsi tersebut.

Selain itu, ia memperoleh kamera medium format Hasselblad 100 megapiksel, dua lensa XCD, dana kreatif senilai 5.000 euro, dan kesempatan mengikuti proyek kolaborasi internasional.

Hasil kolaborasi tersebut nantinya akan diterbitkan dalam buku Hasselblad Masters serta dipublikasikan melalui kanal resmi Hasselblad.

Prestasi Perkuat Reputasi ISI Yogyakarta

Keberhasilan Yudha menunjukkan bahwa pendidikan seni di ISI Yogyakarta mampu melahirkan seniman yang memiliki kualitas artistik sekaligus kepedulian terhadap isu sosial.

Di sisi lain, kampus menyampaikan apresiasi atas pencapaian alumninya tersebut.

ISI Yogyakarta berharap prestasi ini memotivasi mahasiswa, alumni, dan dosen agar terus menghasilkan karya berbasis riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Lebih jauh lagi, pencapaian tersebut membuktikan bahwa gagasan lokal dapat berkembang menjadi karya yang memperoleh pengakuan internasional.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img