Tim Mahasiswa UGM Juara Debat Nasional di Ajang IPA Convex 2025

Must read

educare.co.id, Yogyakarta — Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam ajang Student Debate Competition yang diselenggarakan oleh Indonesia Petroleum Association (IPA), tim UGM berhasil meraih juara pertama. Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan 49th IPA Convex 2025 yang digelar di ICE BSD City, Rabu (21/5).

Tiga mahasiswa lintas jurusan menjadi wakil UGM dalam kompetisi tersebut: Panji Dewandaru (Teknik Fisika), Petrus Kurniawan (Teknik Nuklir), dan Teddy Prasetyo (Agronomi, Fakultas Pertanian). Mereka unggul setelah melalui berbagai babak debat yang mengangkat tema “Industri Migas dan Transisi Energi Nasional”.

Tim UGM menunjukkan performa luar biasa sepanjang kompetisi, baik saat berada di posisi pro maupun kontra. Pada babak final, mereka menghadapi tim dari PEM Akamigas dan sukses keluar sebagai juara dengan menyampaikan argumen yang mendukung pengalihan subsidi energi fosil ke sumber energi terbarukan.

“Lawan kami di final sangat tangguh, tapi kami sudah menyiapkan banyak referensi dan strategi. Alhamdulillah, persiapan kami membuahkan hasil,” ujar Panji Dewandaru, perwakilan tim dalam siaran tertulis UGM (19/6).

Ini bukan kali pertama Panji tampil di ajang serupa. Tahun sebelumnya, ia berhasil meraih posisi runner-up, dan pada edisi 2025 ini, ia tampil lebih matang hingga sukses membawa timnya menjadi yang terbaik.

Tak hanya bersinar di arena debat, Panji juga terpilih sebagai delegasi UGM dalam sesi pemaparan ilmiah IPA Convex. Ia mempresentasikan riset berjudul “Development of a Predictive Wireless Sensor Network for Real-time Hazardous Gas Monitoring in Confined Spaces in the Oil and Gas Industry“.

Dalam proyek tersebut, ia bersama timnya mengembangkan sistem deteksi gas berbahaya berbasis Wireless Sensor Network dengan teknologi ESP32 dan model prediktif XGBoost. Sistem ini dirancang agar responsif, hemat energi, dan terintegrasi dengan sistem keselamatan industri migas.

“Ini pengalaman yang sangat berharga dan memperluas wawasan kami tentang tantangan di sektor energi,” ungkap Petrus Kurniawan.

Keberhasilan ini menjadi bukti dedikasi dan semangat inovatif mahasiswa UGM dalam menjawab isu-isu strategis nasional. Sekaligus memperkuat posisi UGM sebagai kampus yang konsisten mencetak pemimpin muda berdaya saing global.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article