educare.co.id, Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan alumni. Pada Selasa (8/4/2025), Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, secara resmi meresmikan gedung Kansis (Peukan Mahasiswa) dan Entrepreneur Lounge yang berlokasi di lantai dua Gedung Flamboyan, kampus setempat.
Kansis dihadirkan sebagai ruang display atau pusat pemasaran produk-produk hasil karya mahasiswa, alumni, hingga mitra USK. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi etalase inovasi sekaligus sarana promosi bagi pelaku wirausaha di lingkungan kampus.
Sementara itu, Entrepreneur Lounge yang terbagi menjadi dua ruangan difungsikan sebagai ruang diskusi dan konsultasi. Ruang pertama dirancang sebagai tempat mahasiswa berkumpul dan merembukkan ide-ide bisnis, sedangkan ruang kedua menjadi ruang konsultasi dengan dosen pembimbing kewirausahaan.
“Bisa dikatakan ini semacam coworking space. Bisa dimanfaatkan mahasiswa, alumni hingga mitra untuk merembukkan ide dan mengembangkannya. Dan memastikan implementasinya,” ujar Prof. Marwan saat memberikan sambutan.
Ia menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi USK dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa sosio-technopreneur. “Kami mengapresiasi kinerja teman-teman di kewirausahaan. Kita fokus menstimulasi mahasiswa dan alumni yang semakin banyak berkecimpung di wirausaha,” lanjutnya.
Kepala Bagian Kewirausahaan USK, Dr. Evi Ramadhani, M.Si, juga menegaskan bahwa pihaknya terus aktif membangun dan memperluas ekosistem kewirausahaan di kampus. Salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya dari bidang kewirausahaan yang pada tahun 2024 tercatat masih di angka 71.
“Melalui WBU atau Wirausaha Berdaya USK, kita akan jemput bola,” sebut Evi, merujuk pada program strategis yang dirancang untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa dan alumni dalam pengembangan usaha.
Dengan peresmian dua fasilitas ini, USK berharap dapat menciptakan lingkungan yang semakin kondusif untuk lahirnya wirausahawan muda yang inovatif, tangguh, dan berkontribusi bagi pembangunan ekonomi lokal maupun nasional.



