UNAIR Kembali Raih Prestasi: Tim FLO-RETECH Dapat Pendanaan Pertamina dan Penghargaan Infografis Terbaik

EduNews EduSchool

educare.co.id, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi gemilang. Kali ini, tim FLO-RETECH UNAIR yang terdiri dari tiga mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) – Putri Salma Nabila, Siti Nur Aini, dan Candra Puspitasari – serta dua mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) – Aufar Mahran Alleani dan Rizki Ramanda Putra – berhasil mendapatkan pendanaan dari Pertamina Foundation serta meraih penghargaan sebagai tim dengan infografis terbaik.

Tim FLO-RETECH mengembangkan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan produktivitas serta keberlanjutan ekosistem perikanan. Proyek ini bertujuan mengatasi berbagai tantangan dalam penerapan teknologi bioflok di sektor perikanan dan telah mendapatkan pendanaan sejak November 2024, yang masih berlangsung hingga Februari 2025.

Inovasi Pemantau Kualitas Air

Ketua tim, Putri Salma Nabila, menjelaskan bahwa FLO-RETECH adalah alat pemantau kualitas air berbasis energi terbarukan yang mampu mendeteksi rasio C/N, pH, kadar oksigen terlarut (DO), serta suhu secara real-time. Alat ini dirancang dengan aplikasi ramah lingkungan dan dilengkapi dengan microcontroller serta sumber energi terbarukan.

“Maka dengan adanya pemantauan yang efisien dan otomatis, alat ini dapat digunakan pembudidaya untuk menjaga kondisi optimal bagi pertumbuhan ikan dan kualitas air, mengurangi risiko kegagalan budidaya akibat fluktuasi rasio C/N. Selain itu, teknologi ini juga membantu mengurangi biaya operasional sehingga meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya,”  jelasnya.

Dukung SDGs untuk Keberlanjutan

Putri Salma juga menegaskan bahwa proyek FLO-RETECH mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin ke-8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), poin ke-9 (industri, inovasi, dan infrastruktur), serta poin ke-14 (pelestarian dan pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan).

“Dengan teknologi ini, para pembudidaya dapat meningkatkan produktivitas mereka, menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih layak dan stabil, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Inovasi ini juga berkontribusi pada pengembangan infrastruktur dan teknologi berkelanjutan yang sejalan dengan tujuan global untuk membangun industri yang inklusif dan inovatif,” tambahnya.

BACA JUGA:  Sidang Kerja KidZania CongreZZ Kids ke-IV Mengenal Lebih Dekat Dunia Broadcasting

Solusi Strategis untuk Budidaya Ikan

Lebih lanjut, Putri Salma menjelaskan bahwa teknologi ini tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ikan secara signifikan tetapi juga memperkuat ketahanan lingkungan dengan mengurangi pencemaran perairan. Penggunaan alat FLO-RETECH memungkinkan pengurangan biaya operasional dalam budidaya perikanan.

“Kami berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya berdampak ekonomis bagi pembudidaya, tetapi juga memperhatikan aspek ekologis dan memberikan kebermanfaatan bagi pembudidaya. Selain itu kami juga mengupayakan untuk dapat menyebarluaskan penggunaan alat ini dalam praktik budidaya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *