Lulusan D3 Akuntansi UNAIR Tembus Big Four, Kini Jadi Accounting Assistant Manager

Must read

EDUCARE.CO.ID – Lulusan pendidikan vokasi memiliki peluang untuk membangun karier hingga ke tingkat internasional. Fernaldy Rheza Hariyanto, yang akrab disapa Aldy, menjadi salah satu contohnya. Alumni D3 Akuntansi Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) ini mengawali karier di firma audit global EY sebelum melanjutkan kiprahnya sebagai Accounting Assistant Manager di Nabati Group.

Berdasarkan sumber rilis Fakultas Vokasi UNAIR, Aldy menekuni bidang accounting, finance, tax, dan audit. Dalam perjalanan profesionalnya, ia juga mulai mendalami pemanfaatan artificial intelligence (AI), otomatisasi, dan analisis data untuk mendukung transformasi digital dalam proses akuntansi.

Perjalanan tersebut menunjukkan bagaimana pendidikan, pengalaman kerja, dan kemauan untuk terus belajar dapat menjadi bekal bagi lulusan vokasi dalam menghadapi perubahan kebutuhan industri.

Berawal dari D3 Akuntansi UNAIR

Perjalanan Aldy di bidang akuntansi bermula pada 2017, ketika ia menempuh pendidikan D3 Akuntansi di Fakultas Vokasi UNAIR. Ia menyelesaikan studi tersebut pada 2020 dengan bekal pengetahuan akuntansi, proses bisnis, dan pelaporan keuangan.

Setelah itu, Aldy melanjutkan pendidikan Sarjana Akuntansi di Universitas Sebelas Maret pada 2020–2022. Ia kemudian mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) di Universitas Diponegoro pada 2022–2023 untuk memperkuat kompetensi profesionalnya.

Rangkaian pendidikan tersebut menjadi landasan bagi Aldy untuk memasuki dunia kerja sekaligus memperluas pemahamannya mengenai praktik akuntansi di berbagai sektor industri.

Empat Tahun Lebih Berkarier di EY

Aldy memulai karier profesionalnya di EY (Ernst & Young) pada Januari 2022. Selama bekerja di firma yang termasuk kelompok Big Four tersebut, ia memperoleh pengalaman dalam audit laporan keuangan, memahami proses bisnis berbagai industri, serta mempelajari pengelolaan risiko perusahaan.

Pengalaman sebagai auditor memberinya sudut pandang yang lebih luas. Menurut Aldy, pekerjaan audit bukan hanya berkaitan dengan angka, tetapi juga menuntut pemahaman mengenai cara perusahaan beroperasi dan mengambil keputusan.

“Pengalaman sebagai auditor memberikan perspektif yang sangat luas. Tidak hanya memahami angka dalam laporan keuangan, tetapi juga memahami bagaimana sebuah bisnis berjalan, bagaimana risiko dikelola, dan bagaimana keputusan bisnis dibuat,” ujar Aldy.

Setelah mengakhiri perjalanan kariernya di EY pada September 2026, Aldy melanjutkan langkah profesional di Nabati Group sebagai Accounting Assistant Manager. Peralihan ini membawanya lebih dekat dengan pengelolaan fungsi akuntansi dan pelaporan keuangan perusahaan.

Dalami AI dan Otomatisasi dalam Akuntansi

Di Nabati Group, Aldy tidak hanya berfokus pada pencatatan dan pelaporan keuangan. Ia juga mendalami penggunaan teknologi untuk mendukung proses bisnis, terutama melalui AI, otomatisasi, dan big data.

Menurutnya, perkembangan teknologi turut mengubah kebutuhan kompetensi seorang akuntan. Pemahaman terhadap standar akuntansi dan laporan keuangan tetap penting. Namun, kemampuan membaca data dan memahami teknologi juga semakin relevan untuk membantu organisasi mengambil keputusan.

Karena itu, Aldy ingin mengembangkan kompetensinya di bidang akuntansi, keuangan, dan perpajakan sekaligus memperdalam analisis data serta penerapan AI dalam proses bisnis.

Perkembangan tersebut membuka ruang bagi akuntan untuk mengambil peran yang lebih luas. Mereka tidak hanya menyajikan informasi keuangan, tetapi juga dapat membantu perusahaan memahami data dan meningkatkan efisiensi kerja.

Koleksi Sertifikasi Perkuat Kompetensi Profesional

Selain pendidikan formal dan pengalaman kerja, Aldy juga menempuh berbagai sertifikasi untuk memperkuat kompetensinya. Ia telah memperoleh sejumlah gelar dan kualifikasi, antara lain Ahli Madya Akuntansi (A.Md.Ak), Sarjana Akuntansi (S.Ak), Akuntan (Ak), Chartered Accountant (CA), ASEAN Chartered Professional Accountant (ASEAN CPA), Registered Technical Analyst (RTA), dan Registered Securities Analyst (RSA).

Hingga September 2026, Aldy juga telah menyelesaikan seluruh tahapan ujian CPA Indonesia dan sedang mengurus sertifikatnya.

Bagi Aldy, sertifikasi profesional dapat menjadi salah satu cara untuk menunjukkan kompetensi sekaligus memperluas peluang karier. Dalam bidang akuntansi, kualifikasi profesional juga dapat mendukung pengembangan karier lintas perusahaan dan negara, sesuai persyaratan yang berlaku.

Berbagi Wawasan Akuntansi Lewat OkaneTalks

Di luar pekerjaan, Aldy membagikan pengetahuan melalui akun TikTok OkaneTalks. Platform edukasi tersebut membahas berbagai topik seputar akuntansi dan audit, mulai dari pengalaman bekerja di industri audit hingga kiat mempersiapkan sertifikasi profesional.

Melalui konten tersebut, ia berupaya membuat wawasan dunia akuntansi lebih mudah diakses oleh mahasiswa dan profesional muda. Pengalaman yang ia peroleh selama bekerja menjadi salah satu bahan untuk mengenalkan gambaran dunia kerja kepada audiens.

Aldy menilai perjalanan kariernya terbentuk melalui proses belajar yang berkelanjutan. Ia juga mengakui dukungan keluarga, doa orang tua, dan lingkungan yang mendorongnya untuk berkembang turut memberi arti dalam perjalanan tersebut.

“Ketika melihat kembali perjalanan dari mahasiswa D3 Akuntansi hingga menjadi profesional akuntansi, saya merasa bersyukur dengan pilihan yang saya ambil. Pendidikan menjadi fondasi, tetapi kemauan untuk terus belajar yang membawa seseorang berkembang,” kata Aldy.

Menjaga Keseimbangan antara Karier dan Kehidupan Pribadi

Di tengah kesibukan profesional, Aldy tetap menyediakan waktu untuk berolahraga. Ia tengah mempersiapkan diri mengikuti full marathon dan menekuni renang jarak jauh. Salah satu pencapaian personalnya adalah menyelesaikan renang sejauh lima kilometer.

Baginya, pengembangan diri tidak hanya berlangsung melalui pendidikan dan pekerjaan. Aktivitas di luar kantor juga menjadi bagian dari proses menetapkan target, menjaga konsistensi, dan menantang kemampuan diri.

Perjalanan Aldy dari bangku D3 Akuntansi Fakultas Vokasi UNAIR hingga berkarier di EY dan Nabati Group memperlihatkan pentingnya membangun kompetensi secara bertahap. Pendidikan menjadi titik awal, sedangkan pengalaman, sertifikasi, dan kemauan mengikuti perkembangan teknologi membantu memperluas peluang profesional.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article