Di Tengah Perbedaan, Uskup Labuan Bajo dan Umat Muslim Tunjukkan Arti Persaudaraan

Must read

EDUCARE.CO.ID – Semangat toleransi antarumat beragama kembali terlihat di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Uskup Labuan Bajo Mgr. Maksimus Regus menyerahkan seekor sapi kurban kepada komunitas Muslim di Masjid Besar Al Munawwarah Terang.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (23/5/2026) itu berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Selain itu, momen tersebut memperkuat semangat hidup berdampingan di tengah masyarakat yang majemuk.

Penyerahan hewan kurban menjadi simbol dukungan dan persaudaraan lintas iman menjelang perayaan Idul Adha.

Rombongan Uskup hadir bersama sejumlah pimpinan Keuskupan Labuan Bajo. Mereka terdiri dari Vikaris Jenderal, Sekretaris Jenderal, Ekonom Keuskupan, Vikaris Episkopal, dan perwakilan pastoral wilayah setempat.

Disambut Tradisi Adat dan Nuansa Kekeluargaan

Masyarakat Muslim Terang menyambut kedatangan rombongan dengan hangar. Sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengikat persaudaraan, mereka mengalungkan selendang dan kepok adat Manggarai.

Selanjutnya, tokoh agama dan masyarakat mengikuti rangkaian pertemuan dalam suasana akrab.

Hadir pula unsur Kantor Urusan Agama (KUA), pengurus masjid, tokoh MUI, pengurus NU tingkat kecamatan, serta perwakilan masyarakat setempat.

Imam Masjid Besar Al Munawwarah Terang, Ruslin, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut. Menurutnya, perjumpaan itu memperkuat hubungan yang selama ini tumbuh harmonis di lingkungan masyarakat.

Ia juga menilai pemberian hewan kurban membawa semangat bagi umat Muslim yang akan menjalankan ibadah Idul Adha dan mempererat relasi antarwarga.

Uskup Ajak Rawat Persaudaraan

Dalam sambutannya, Mgr. Maksimus Regus mengajak masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi lintas iman.

Menurutnya, masyarakat memiliki sumber kemanusiaan yang sama meskipun menjalani keyakinan yang berbeda.

Karena itu, hubungan baik perlu terus dijaga melalui perjumpaan dan kerja sama.

Ia menjelaskan bahwa penyerahan hewan kurban menjadi ungkapan kasih dan dukungan kepada keluarga Muslim yang akan merayakan Idul Adha.

Selain menyerahkan hewan kurban, peserta juga menanam beberapa jenis pohon secara simbolis.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak menunjukkan komitmen menjaga lingkungan dan merawat kehidupan bersama.

Toleransi Jadi Kekuatan Kebersamaan

Pastor Paroki Lando, Rm. Sony Selatan, menilai kunjungan tersebut semakin mempererat relasi sosial yang telah tumbuh selama ini.

Sementara itu, Keuskupan Labuan Bajo terus menjaga tradisi dialog dan aksi sosial lintas agama, termasuk dukungan kepada umat Muslim saat perayaan keagamaan.

Dengan demikian, momen di Labuan Bajo kembali menunjukkan bahwa toleransi dapat tumbuh melalui tindakan nyata.

Selain memperkuat persaudaraan, perjumpaan tersebut juga mengingatkan bahwa keberagaman menjadi kekuatan penting bagi Indonesia.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article