Workshop Pendidikan di Mataram Tekankan Pentingnya PAUD sebagai Fondasi Indonesia Emas 2045

EduNews

educare.co.id, Lombok — Dalam rangka mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas bagi semua, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat PAUD menggelar Workshop Pendidikan bertema “Peran Pendidikan Dalam Mewujudkan SDM Unggul Untuk Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini berlangsung di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Gogot Suharwoto; Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani; Direktur PAUD Nia Nurhasanah; serta Kepala BPMP NTB, Katman.

Dalam kesempatan tersebut, Lalu Hadrian Irfani selaku Wakil Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Ketua Panitia Kerja (Panja) Revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas), menyampaikan kabar baik terkait perkembangan kebijakan PAUD. Ia menjelaskan bahwa program Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun wajib PAUD, telah dimasukkan dalam draf revisi UU Sisdiknas yang tengah dibahas di Badan Legislasi DPR RI.

“Hal ini merupakan langkah maju yang sangat penting untuk memastikan hak mendapatkan pendidikan dimulai dari PAUD yang akan diakui oleh negara,” ujar Hardian, dalam siaran tertulis dikdasmen (23/6).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan layanan PAUD merupakan fondasi strategis dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan dinilai sebagai unsur vital dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul sejak usia dini.

“Kami di Komisi X DPR RI memandang bahwa penguatan PAUD adalah investasi jangka panjang yang sangat vital dalam skenario Indonesia Emas 2045. Kita sedang menuju negara dengan target menjadi kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. SDM unggul adalah kuncinya, dan itu dimulai sejak usia dini,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi NTB, Katman, menyoroti masa usia dini sebagai periode emas dalam pertumbuhan otak, pembentukan karakter, serta dasar bagi kompetensi abad ke-21 seperti kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis.

“Jika kita gagal memberikan stimulasi yang tepat melalui layanan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang berkualitas, maka kita juga gagal mencetak SDM unggul yang bisa menjawab tantangan zaman,” ujar Katman.

Katman juga mengingatkan bahwa rendahnya partisipasi PAUD di sejumlah daerah berpotensi menciptakan ketimpangan kualitas SDM antarwilayah. Ketidakmerataan layanan dan kualitas PAUD bisa memperbesar kesenjangan dalam akses pendidikan berkualitas.

“Minimnya investasi di PAUD akan berimbas pada rendahnya kesiapan belajar anak di jenjang pendidikan dasar, yang mempengaruhi capaian pendidikan nasional secara keseluruhan,” tambah Katman.

Dengan demikian, PAUD dinilai sebagai pondasi penting dalam upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Investasi di sektor ini bukanlah pengeluaran sia-sia, melainkan langkah strategis yang memberikan pengembalian besar, sebagaimana ditegaskan oleh berbagai hasil studi yang menunjukkan bahwa investasi tertinggi dalam bidang pendidikan terjadi pada usia dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *