Takut Salah Bicara Bahasa Inggris? Dosen Polinef Kenalkan Chatbot AI kepada Siswa SMP di Fakfak

Must read

EDUCARE.CO.ID – Dosen Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) menghadirkan metode belajar Bahasa Inggris yang lebih interaktif melalui program Fun with English di SMPN 6 PGRI Fakfak, Jumat (30/10). Pelatihan ini memadukan pendekatan fun learning, teknologi kecerdasan buatan (AI), dan kuis digital untuk meningkatkan kemampuan serta kepercayaan diri siswa dalam berbahasa Inggris.

Tim pengabdian kepada masyarakat (PkM) Polinef yang dipimpin Titing Magfirah, S.Pd., M.Pd., menjalankan kegiatan tersebut bersama Riyadh Arridha, S.Kom., M.T., serta sejumlah mahasiswa. Sebanyak 25 siswa perwakilan kelas VIII mengikuti pelatihan yang berlangsung pukul 07.00–11.00 WIT.

Ketua tim PkM, Titing Magfirah, menjelaskan bahwa banyak siswa masih merasa cemas ketika harus berbicara dalam Bahasa Inggris. Keterbatasan kosakata serta kekhawatiran melakukan kesalahan tata bahasa dan pelafalan juga menjadi hambatan.

Karena itu, tim memilih pendekatan fun learning untuk membangun suasana belajar yang santai dan komunikatif. Siswa mendapat kesempatan berlatih tanpa tekanan penilaian angka sehingga mereka lebih leluasa mencoba dan menyampaikan pendapat.

Belajar Bahasa Inggris Lewat Percakapan dan Permainan

Pelatihan Fun with English berlangsung melalui beberapa sesi yang melibatkan siswa secara aktif. Tim mengawali kegiatan dengan ice breaking untuk mencairkan suasana dan membangun interaksi antarpeserta.

Selanjutnya, siswa mempelajari materi dasar Bahasa Inggris, mulai dari sapaan (greetings) hingga perkenalan diri (self-introduction). Tim juga memperkaya kosakata yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Setelah memahami materi, peserta mempraktikkan kemampuan berbicara melalui simulasi percakapan berpasangan atau role-play. Metode ini memberi kesempatan kepada siswa untuk menggunakan kosakata dan ungkapan yang telah mereka pelajari.

Pendekatan praktik tersebut membantu siswa membangun kebiasaan berbicara. Mereka juga dapat belajar menyampaikan kalimat sederhana tanpa terlalu khawatir terhadap kesalahan.

Chatbot AI Jadi Teman Latihan Percakapan

Salah satu bagian menarik dari pelatihan ini ialah pengenalan teknologi kecerdasan buatan. Tim Polinef memperkenalkan chatbot Artificial Intelligence (AI) melalui gawai pintar sebagai sarana latihan percakapan Bahasa Inggris secara mandiri.

Melalui chatbot, siswa dapat mencoba berkomunikasi dan mengembangkan kemampuan berbahasa tanpa harus merasa takut melakukan kesalahan di hadapan orang lain. Teknologi ini juga memberi alternatif ruang latihan di luar kegiatan belajar bersama guru.

Selain AI, tim menggunakan platform Kahoot!/Wayground untuk mengadakan kuis berbasis gamifikasi. Format permainan membuat siswa lebih antusias menjawab pertanyaan sekaligus menguji pemahaman mereka terhadap materi.

Berdasarkan sumber Politeknik Negeri Fakfak, tim menggunakan kombinasi chatbot AI dan kuis gamifikasi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik. Kedua media tersebut juga mendorong siswa agar berani berlatih dan meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris secara mandiri.

Hasil Evaluasi Catat Kepuasan Siswa 97,5 Persen

Tim PkM melakukan evaluasi melalui kuesioner setelah seluruh sesi pelatihan selesai. Hasilnya menunjukkan rata-rata tingkat kepuasan peserta mencapai 97,5 persen.

Sebanyak 96 persen siswa merasa lebih percaya diri berbicara dalam Bahasa Inggris. Persentase yang sama juga menunjukkan bahwa penggunaan chatbot AI membantu mereka dalam proses latihan.

Sementara itu, seluruh peserta atau 100 persen menilai kuis gamifikasi sangat menarik. Adapun 92 persen siswa mengaku semakin termotivasi untuk melanjutkan latihan secara mandiri di rumah.

Hasil tersebut memperlihatkan respons positif peserta terhadap penggunaan metode belajar yang menggabungkan praktik langsung dan teknologi digital. Meski demikian, kebiasaan berlatih secara konsisten tetap menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan berbahasa.

Polinef Dorong Kebiasaan Belajar Mandiri

Melalui program Fun with English, tim dosen Polinef ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan siswa. Pendekatan komunikatif memberi ruang bagi peserta untuk mencoba, berlatih, dan membangun keberanian menggunakan Bahasa Inggris.

Pemanfaatan chatbot AI juga membuka alternatif latihan di luar kelas. Sementara itu, kuis digital membantu siswa mengulang materi melalui aktivitas yang menyenangkan.

Tim PkM Polinef berharap hasil positif dari kegiatan ini dapat mendorong siswa mempertahankan kebiasaan belajar Bahasa Inggris secara mandiri. Dukungan sekolah dan pendampingan berkelanjutan juga berperan penting agar keterampilan yang mereka peroleh terus berkembang.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article