EDUCARE.CO.ID – Aston Serang mengajak anak-anak mengenal Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) melalui kegiatan kreatif dalam peringatan World Rhino Day 2026.
Memasuki tahun ketiga, Aston Serang kembali menggelar kegiatan edukasi konservasi bersama OFORA Trust Foundation. Acara berlangsung di Aston Serang pada September 2026.
Berdasarkan rilis Aston Serang, kegiatan kali ini menghadirkan aktivitas mewarnai tumbler, pemutaran film dokumenter, sesi edukasi, serta diskusi bersama narasumber konservasi.
Melalui kegiatan tersebut, Aston Serang ingin mengenalkan pentingnya menjaga Badak Jawa dan habitatnya kepada generasi muda.
Anak-Anak Kenal Lebih Dekat dengan Badak Jawa
Badak Jawa menjadi salah satu satwa yang mendapat perhatian khusus dalam kegiatan World Rhino Day.
Populasi Badak Jawa saat ini masih bertahan di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Satwa endemik Indonesia ini juga menjadi salah satu simbol penting dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati.
Aston Serang memilih pendekatan yang dekat dengan dunia anak. Anak-anak mengikuti kegiatan kreatif sambil mengenal Badak Jawa dan lingkungan tempat satwa tersebut hidup.
Mereka menghias tumbler melalui kegiatan mewarnai. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan pesan konservasi secara sederhana.
Belajar Konservasi lewat Aktivitas Kreatif
Aston Serang tidak mengajak anak-anak mempelajari konservasi melalui materi yang rumit.
Sebaliknya, kegiatan menggunakan permainan dan aktivitas kreatif yang lebih dekat dengan keseharian anak.
Peserta mengikuti pemutaran film dokumenter tentang populasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon. Film tersebut membantu anak-anak melihat kondisi satwa secara lebih nyata.
Setelah menonton, peserta mengikuti sesi edukasi dan berbagi informasi. Mereka mempelajari keberadaan Badak Jawa serta pentingnya menjaga habitatnya.
Anak-anak juga berinteraksi dengan narasumber yang memiliki pengalaman di bidang konservasi. Kesempatan tersebut membuat peserta dapat bertanya dan mengenal upaya perlindungan satwa secara langsung.
Aston Serang Gandeng OFORA Trust Foundation
Aston Serang kembali menggandeng OFORA Trust Foundation dalam kegiatan World Rhino Day tahun ini.
OFORA Trust Foundation merupakan organisasi nonpemerintah dan nirlaba yang mendukung peningkatan populasi Badak Jawa serta perlindungan habitatnya.
Organisasi tersebut juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di kawasan penyangga Taman Nasional Ujung Kulon.
Kolaborasi Aston Serang dan OFORA Trust Foundation pun membawa pesan yang lebih luas. Konservasi tidak hanya menyangkut perlindungan satwa, tetapi juga kelestarian habitat dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
John Ryan Bawa Perspektif Internasional
Kegiatan tahun ini turut menghadirkan John Ryan dari UPM Program, Australia.
UPM Program merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada pencegahan kepunahan massal, pemulihan keanekaragaman hayati, dan perlindungan lingkungan.
John Ryan memberikan perspektif mengenai pentingnya mengenalkan konservasi kepada anak-anak sejak dini.
Ia juga mengapresiasi langkah Aston Serang yang mengemas edukasi tentang Badak Jawa melalui aktivitas yang menyenangkan.
Menurutnya, pendekatan seperti ini dapat membantu anak-anak memahami isu lingkungan dengan cara yang lebih sederhana dan mudah diterima.
Tiga Tahun Aston Serang Bawa Pesan Konservasi
Aston Serang dan OFORA Trust Foundation kini memasuki tahun ketiga dalam kolaborasi memperingati World Rhino Day.
Konsistensi tersebut menunjukkan perhatian Aston Serang terhadap edukasi lingkungan dan konservasi satwa.
Kegiatan ini juga memperluas pengalaman wisata keluarga di Aston Serang. Anak-anak tidak hanya mengikuti aktivitas rekreasi, tetapi juga memperoleh pengetahuan baru tentang lingkungan.
Regional General Manager, Banten Area, Aston, Doddy Fathurahman, mengatakan World Rhino Day menjadi kesempatan bagi Aston Serang untuk mengenalkan isu konservasi kepada anak-anak.
“Bagi kami, World Rhino Day bukan sekadar peringatan tahunan. Ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan isu konservasi kepada anak-anak dengan cara yang dekat dengan keseharian mereka,” ujar Doddy.
Menurut Doddy, anak-anak perlu mengenal Badak Jawa sekaligus memahami hubungan antara satwa tersebut dan habitatnya.
“Kami ingin mereka tidak hanya mengetahui bahwa Badak Jawa merupakan satwa yang dilindungi, tetapi juga memahami bahwa keberlangsungan hidupnya berkaitan erat dengan kelestarian habitat dan lingkungan di sekitarnya,” katanya.
Karena itu, Aston Serang memilih aktivitas kreatif dan film dokumenter sebagai media pembelajaran.
“Harapannya, kepedulian terhadap lingkungan dan satwa liar dapat tumbuh sejak dini,” tambah Doddy.
Kenalkan Satwa Sejak Dini
Kegiatan World Rhino Day di Aston Serang menunjukkan bahwa edukasi konservasi dapat dimulai dari aktivitas sederhana.
Anak-anak dapat mengenal satwa melalui gambar, film, permainan, hingga percakapan langsung dengan narasumber.
Pendekatan tersebut membantu mereka memahami bahwa lingkungan memiliki hubungan erat dengan kehidupan manusia dan satwa.
Pengenalan Badak Jawa sejak usia dini juga dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap satwa endemik Indonesia.
Edukasi Konservasi Tidak Berhenti di Satu Hari
Aston Serang berharap pesan World Rhino Day terus melekat setelah kegiatan berakhir.
Anak-anak yang mengikuti kegiatan dapat membawa pengetahuan tersebut ke lingkungan keluarga dan sekolah. Dari sana, pesan mengenai perlindungan satwa dapat menjangkau lebih banyak orang.
Kolaborasi selama tiga tahun antara Aston Serang dan OFORA Trust Foundation juga memperkuat komitmen untuk menghadirkan edukasi konservasi secara konsisten.
Melalui kegiatan kreatif, film dokumenter, dan interaksi bersama narasumber, Aston Serang mengajak generasi muda mengenal Badak Jawa dengan cara yang menyenangkan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap satwa liar sekaligus menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.



