Program PKW di Batang Buka Peluang Usaha Baru, Peserta Dibekali Modal dan Peralatan

Must read

EDUCARE.CO.ID – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Bina Mulya Batang menggelar Gelar Karya Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) di Kabupaten Batang, Minggu (19/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi peserta untuk memamerkan hasil pelatihan sekaligus menumbuhkan semangat berwirausaha.

Acara ini menjadi penutup rangkaian pelatihan menjahit yang berlangsung selama 42 kali pertemuan atau setara 250 jam pelajaran. Selain itu, peserta juga memperlihatkan berbagai produk hasil karya mereka kepada masyarakat.

Program PKW Sasar Generasi Muda Produktif

Pimpinan LKP Bina Mulya Batang, Anisatul Afi’idah, menjelaskan bahwa Program PKW menyasar masyarakat usia produktif, terutama lulusan SMA dan SMK yang belum bekerja atau belum melanjutkan pendidikan.

Menurutnya, peserta program berusia antara 18 hingga 25 tahun. Karena itu, LKP Bina Mulya menghadirkan pelatihan agar mereka memiliki keterampilan sekaligus mampu membangun usaha secara mandiri.

“Peserta berusia sekitar 18 hingga 25 tahun. Program ini kami hadirkan agar mereka memiliki keterampilan sekaligus bekal untuk membangun usaha mandiri. Gelar Karya ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya,” ujar Anisatul.

Peserta Terima Bantuan Peralatan Usaha

Program PKW mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan melalui bantuan sebesar Rp6 juta untuk setiap peserta. Dengan jumlah 20 peserta, nilai bantuan yang dikelola mencapai Rp120 juta.

LKP Bina Mulya memanfaatkan dana tersebut untuk mendukung proses pelatihan sekaligus menyediakan perlengkapan usaha bagi peserta. Setelah lulus, mereka langsung membawa pulang mesin jahit, setrika, penggaris pola, buku pola, benang, jarum, kapur jahit, dan perlengkapan lainnya.

Anisatul berharap bantuan tersebut dapat membantu peserta segera memulai usaha setelah menyelesaikan pelatihan.

Tampilkan Beragam Produk Hasil Pelatihan

Pada Gelar Karya tersebut, peserta menampilkan berbagai produk hasil pelatihan. Mereka memamerkan kemeja, celana, gamis, tas, hingga kaos berkerah dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

Setiap produk lahir dari kreativitas peserta dan menunjukkan kemampuan yang mereka kuasai selama mengikuti pelatihan.

Selain pameran karya, LKP Bina Mulya menghadirkan sejumlah pelaku UMKM sebagai narasumber. Mereka berbagi pengalaman sekaligus memberikan motivasi kepada peserta yang ingin membangun usaha.

Beberapa pelaku usaha yang hadir antara lain Batik Bulan, Mumtas, Tinta Collection, dan Erni Art. Para peserta juga memperoleh materi mengenai pengelolaan keuangan serta akses permodalan melalui kerja sama dengan koperasi, BMT, BRI, dan Bank Jateng.

Alumni Tetap Mendapat Pendampingan

Anisatul menegaskan bahwa pendampingan tidak berhenti setelah pelatihan selesai. LKP Bina Mulya terus memantau perkembangan alumni dan siap memberikan motivasi maupun pendampingan ketika dibutuhkan.

Salah satu peserta, Widyasih, mengaku pelatihan tersebut membuka peluang baru untuk mengembangkan usaha konveksinya.

“Alhamdulillah saya bersyukur, di usia sekarang masih diberi kesempatan belajar. Dari yang sebelumnya belum bisa membuat baju, sekarang sudah bisa membuat gamis, celana, tas dari kain perca, dan berbagai produk lainnya,” katanya.

Ia mengatakan akan memanfaatkan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk usahanya. Selain itu, ia berharap Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan belajar dan membangun usaha secara mandiri.

Melalui Program PKW, LKP Bina Mulya Batang terus berkomitmen melahirkan wirausaha baru yang kreatif, produktif, dan mampu membuka lapangan kerja. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Batang.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img