Pesparawi Nasional XIV Pecahkan Rekor MURI, Ribuan Peserta Kompak Kurangi Sampah Plastik

Must read

EDUCARE.CO.ID – Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, tidak hanya sukses menjadi ajang paduan suara gerejawi terbesar di Indonesia. Kegiatan tersebut juga mencetak Rekor MURI sebagai festival keagamaan dengan jumlah delegasi terbanyak yang secara konsisten menggunakan tumbler atau botol minum pakai ulang.

Berdasarkan sumber rilis Kementerian Agama, penghargaan Rekor MURI diserahkan kepada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen pada malam penutupan Pesparawi Nasional XIV. Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan turut menyaksikan penyerahan penghargaan tersebut.

Rekor MURI Jadi Wujud Nyata Gerakan Ekoteologi

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar memecahkan rekor. Sebaliknya, kegiatan itu menunjukkan komitmen Kementerian Agama dalam menjalankan konsep Ekoteologi melalui aksi nyata menjaga lingkungan.

Menurut Nasaruddin, spiritualitas harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap alam. Karena itu, lebih dari 6.000 peserta Pesparawi berhasil menunjukkan komitmen bersama dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai melalui kebiasaan membawa tumbler.

Selain itu, Menag menilai kegiatan berskala nasional tetap dapat berlangsung tanpa mengabaikan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Semangat Ramah Lingkungan Dibawa Pulang ke Daerah

Selanjutnya, Nasaruddin mengajak seluruh delegasi dari 38 provinsi untuk membawa kebiasaan baik tersebut ke daerah masing-masing.

Ia berharap para peserta menjadi agen perubahan yang mampu mengajak jemaat dan masyarakat membangun budaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Dengan begitu, penggunaan tumbler tidak berhenti sebagai bagian dari kegiatan Pesparawi, tetapi berkembang menjadi kebiasaan sehari-hari.

Dukung Visi Indonesia Asri

Gerakan ramah lingkungan dalam Pesparawi Nasional XIV juga mendukung visi Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut mendorong masyarakat membangun budaya hidup bersih, hijau, dan berkelanjutan mulai dari lingkungan terkecil.

Di sisi lain, keberhasilan ini membuktikan bahwa kegiatan keagamaan mampu berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian alam.

Inspirasi bagi Organisasi Keagamaan

Kementerian Agama berharap keberhasilan Pesparawi Nasional XIV dapat menginspirasi satuan kerja serta organisasi keagamaan di seluruh Indonesia.

Melalui langkah sederhana seperti menggunakan tumbler, masyarakat dapat mengurangi sampah plastik sekaligus menjaga lingkungan untuk generasi mendatang. Harmoni pujian kepada Tuhan pun sejalan dengan tanggung jawab merawat alam sebagai bagian dari kehidupan.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img