Mata Perih Saat Iris Bawang? Ini Trik Sederhana untuk Menguranginya

Must read

EDUCARE.CO.ID – Mengiris bawang sering membuat mata terasa perih dan tiba-tiba berair. Reaksi ini bisa muncul saat seseorang memotong bawang merah, bawang putih, maupun bawang kuning.

Padahal, air mata tersebut tidak muncul karena rasa sedih. Potong bawang bikin nangis karena mata bereaksi terhadap senyawa iritan yang dilepaskan bawang.

Bawang sendiri menjadi salah satu bahan penting dalam berbagai masakan. Aroma dan rasanya dapat memperkaya telur, tumisan, sup, hingga beragam makanan lainnya.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi ketika bawang masuk ke talenan?

Mengapa Potong Bawang Bikin Nangis?

Bawang memiliki sistem pertahanan alami. Tanaman ini tumbuh di dalam tanah dan menghasilkan senyawa tertentu untuk melindungi umbinya.

Ketika pisau mengiris bawang, jaringan di dalam umbi mengalami kerusakan. Proses tersebut kemudian memicu pelepasan enzim dan senyawa asam sulfenat.

Selanjutnya, kedua komponen itu mengalami reaksi kimia. Hasilnya berupa gas propanethial S-oxide.

Gas tersebut termasuk lachrymatory agent, yaitu senyawa yang dapat merangsang keluarnya air mata.

Ketika gas mencapai mata, senyawa tersebut bereaksi dengan lapisan air di permukaan mata. Akibatnya, mata merasakan iritasi.

Saraf pada mata kemudian mengirimkan sinyal kepada tubuh. Sebagai respons, kelenjar air mata menghasilkan lebih banyak cairan untuk membilas zat pengiritasi.

Itulah sebabnya mata terasa perih sekaligus mengeluarkan air mata saat seseorang mengiris bawang.

Mengapa Ada Orang yang Lebih Mudah Menangis?

Reaksi setiap orang terhadap bawang tidak selalu sama. Sebagian orang hanya mengalami mata berair ringan.

Sebaliknya, orang lain bisa merasakan perih yang lebih kuat. Sensitivitas mata dan kondisi tubuh dapat memengaruhi respons tersebut.

Pada orang yang memiliki alergi terhadap bawang atau tanaman kelompok Allium, reaksinya juga dapat berbeda. Selain mata berair, mereka dapat mengalami gatal, kesemutan, atau biduran.

Jika gejala alergi muncul setelah mengonsumsi atau menyentuh bawang, sebaiknya jangan menganggapnya sebagai iritasi biasa.

Jenis Bawang Juga Memengaruhi Rasa Perih

Jenis bawang dapat memengaruhi tingkat iritasi saat proses pemotongan. Bawang merah, putih, dan kuning umumnya memiliki senyawa sulfur yang lebih tinggi.

Senyawa tersebut ikut berperan dalam pembentukan zat yang memicu air mata. Karena itu, beberapa jenis bawang dapat membuat mata lebih cepat perih.

Sementara itu, bawang dengan rasa lebih manis cenderung menghasilkan iritasi yang lebih ringan. Daun bawang, misalnya, memiliki kandungan sulfur yang relatif lebih rendah.

Menariknya, para peneliti juga mengembangkan varietas bawang dengan produksi senyawa pemicu air mata yang lebih rendah. Salah satunya ialah Sunions.

Namun, varietas tersebut belum tersedia secara luas. Konsumen biasanya hanya dapat menemukannya di pasar tertentu.

Cara Mengurangi Mata Perih Setelah Memotong Bawang

Mata perih akibat bawang biasanya hanya menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun, beberapa langkah sederhana dapat membantu meredakan keluhan.

1. Jauhkan Bawang dari Wajah

Pertama, letakkan bawang sejauh mungkin dari wajah saat memotongnya. Gunakan wadah atau penghalang jika diperlukan agar uap bawang tidak langsung menuju mata.

2. Bilas Mata dengan Air Bersih

Jika mata mulai terasa perih, segera bilas menggunakan air bersih. Air dapat membantu membersihkan zat pengiritasi dari permukaan mata.

Hindari mengucek mata karena tindakan tersebut justru dapat memperparah rasa tidak nyaman.

3. Gunakan Kompres Dingin

Kompres dingin dapat membantu memberikan rasa nyaman pada area sekitar mata. Tempelkan kompres secara perlahan tanpa memberikan tekanan berlebihan.

4. Pertimbangkan Tetes Mata Pelumas

Tetes mata pelumas dapat membantu membilas permukaan mata. Produk tersebut juga dapat mengurangi rasa kering dan perih.

Jika keluhan berlangsung lama atau semakin berat, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga medis.

Cara Mencegah Mata Berair Saat Memotong Bawang

Selain mengatasi iritasi, seseorang juga dapat mengurangi paparan gas sejak awal. Berikut beberapa cara yang dapat dicoba.

1. Gunakan Pisau yang Tajam

Pisau tajam menghasilkan potongan yang lebih rapi. Dengan begitu, kerusakan jaringan bawang dapat berkurang.

Cara ini dapat membantu mengurangi pelepasan senyawa iritan ke udara.

2. Potong Bagian Pangkal Terakhir

Bagian bawang yang berada dekat akar dapat mengandung senyawa sulfur dalam jumlah lebih tinggi. Karena itu, potong bagian tersebut setelah bagian lain selesai diiris.

Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi paparan zat pemicu air mata.

3. Dinginkan Bawang Sebelum Mengiris

Bawang dapat dimasukkan ke dalam lemari es sebelum digunakan. Cara ini dapat memperlambat reaksi kimia yang menghasilkan senyawa iritan.

Sebagian orang juga mencoba mengiris bawang di dalam air dingin. Namun, metode ini membutuhkan perhatian ekstra.

Bawang yang masih basah dapat membuat minyak panas memercik ketika seseorang mulai memasak. Jadi, pastikan bawang sudah kering sebelum masuk ke wajan.

4. Perbaiki Sirkulasi Udara

Gunakan kipas atau tudung pengisap asap saat menyiapkan bawang. Aliran udara dapat membantu membawa uap bawang menjauh dari wajah.

Dengan demikian, jumlah gas yang mencapai mata bisa berkurang.

5. Gunakan Kacamata Pelindung

Jika mata sangat sensitif terhadap bawang, kacamata pelindung dapat menjadi pilihan. Alat tersebut membantu mengurangi kontak langsung antara mata dan gas iritan.

Cara ini mungkin terasa berlebihan bagi sebagian orang. Namun, perlindungan tersebut bisa membantu orang yang sangat sensitif.

6. Pilih Bawang yang Masih Segar

Kesegaran juga dapat memengaruhi karakteristik bawang saat dipotong. Karena itu, gunakan bawang yang masih segar dan simpan dengan cara yang tepat.

Namun, jangan menganggap bawang lama pasti lebih menyebabkan mata berair. Faktor varietas, kondisi penyimpanan, dan komposisi bawang juga dapat memengaruhi reaksi tersebut.

Benarkah Mengunyah Roti Bisa Mencegah Nangis?

Ada berbagai tips tradisional untuk mengurangi mata berair ketika mengiris bawang. Salah satunya ialah mengunyah roti putih atau menaruh potongan roti di dalam mulut.

Cara tersebut dipercaya dapat membantu menyerap uap bawang. Akan tetapi, belum ada bukti kuat bahwa metode ini benar-benar efektif.

Karena itu, cara yang lebih masuk akal ialah mengurangi paparan gas secara langsung. Pisau tajam, sirkulasi udara yang baik, pendinginan bawang, dan pelindung mata dapat menjadi pilihan.

Potong Bawang Bikin Nangis karena Reaksi Kimia

Jadi, air mata saat mengiris bawang bukanlah tanda seseorang sedang sedih. Mata bereaksi terhadap gas propanethial S-oxide yang terbentuk setelah jaringan bawang rusak.

Tubuh kemudian menggunakan air mata sebagai mekanisme perlindungan. Cairan tersebut membantu membersihkan zat yang mengiritasi permukaan mata.

Karena itu, tidak perlu khawatir jika mata berair ketika memotong bawang. Selama keluhannya hanya sementara, reaksi tersebut merupakan respons alami tubuh.

Namun, jika muncul gejala berat seperti nyeri berkepanjangan, gangguan penglihatan, atau tanda alergi, jangan abaikan kondisi tersebut. Segera cari pertolongan medis untuk mengetahui penyebabnya.

Penulis: Andini Namira Saskirana

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article