KKN Internasional UMY di Kairo Berjalan Sukses, Mahasiswa Perluas Wawasan Global
educare.co.id, Kairo – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sukses menyelenggarakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Kairo, Mesir. Program yang pertama kali diadakan ini berlangsung selama tiga pekan sejak akhir Januari 2025 dan akan berakhir pada awal Maret 2025. Sebanyak 23 mahasiswa terlibat dalam program ini dan ditempatkan di berbagai institusi penting, seperti Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Sekolah Indonesia Cairo (SIC), serta Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah/Aisyiyah (PCIM/A) Mesir.
Ketua Umum kelompok KKN Internasional Kairo, Moh. Amri Zidan Salman Khoirul Dani, menjelaskan bahwa selama program berlangsung, mahasiswa UMY menjalankan empat program kerja utama, yakni Indonesian Day, penyuluhan Penyakit Tidak Menular (PTM), assessment kesehatan, dan sosialisasi SIDIK (Sistem Digital Kekonsuleran).
“Indonesian Day menjadi acara untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Mesir, penyuluhan mengenai PTM kami lakukan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan Warga Negera Indonesia (WNI) di Mesir. Kemudian assessment kesehatan yang juga kami lakukan untuk memantau kondisi kesehatan WNI yang tinggal di Kairo,” jelas Amri dalam siaran tertulis umy (11/3).
Bagi para mahasiswa, pengalaman ini sangat berkesan, terutama karena menjadi kesempatan pertama mereka belajar di luar negeri. Amri menuturkan bahwa KKN ini tidak hanya memperluas wawasan mereka, tetapi juga memberikan pemahaman baru mengenai pemerintahan dan geopolitik internasional, khususnya selama penempatan di KBRI.
Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf, M.A., menyambut baik program ini dan berharap dapat memberikan manfaat luas bagi mahasiswa serta KBRI dalam pengambilan kebijakan. “KKN ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar kampus, mengembangkan keterampilan berkomunikasi dengan masyarakat, serta membangun jaringan yang lebih luas. Saya berharap, program ini dapat memberi masukan positif bagi KBRI dalam pembentukan kebijakan di masa mendatang,” ujarnya dalam acara seremonial penerjunan mahasiswa KKN pada Senin (10/2) di Gedung KBRI Kairo.
Sementara itu, Kepala Divisi Pengabdian Mahasiswa, Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UMY, Dr. Aris Slamet Widodo, S.P., M.Sc., menambahkan bahwa selain empat program utama, mahasiswa juga mengikuti berbagai kegiatan, seperti Kelas Budaya, Handcrafting bersama Aisyiyah Production House, Sharing Session UMKM dengan PCIM Mesir, serta pendampingan di TK ABA dan PAUD Kairo.
“Dengan berakhirnya KKN Batch pertama ini, kami harap program ini dapat dilanjutkan di tahun-tahun mendatang, melihat dampak positif yang telah dirasakan oleh mahasiswa, masyarakat, dan berbagai pihak yang terlibat,” ungkap Aris pada Jumat (21/2).
Ia juga menegaskan bahwa KKN Internasional UMY di Kairo merupakan bukti komitmen universitas dalam memperluas cakrawala pendidikan dan pengabdian masyarakat di tingkat global. “Program ini menjadi pengalaman yang sangat berharga, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia dan Mesir, serta sebagai langkah awal untuk kolaborasi lebih lanjut di masa depan,” pungkasnya.
