Jurnal SiELE USK Raih Peringkat Pertama di Asia versi Scimago

EduNews EduSchool

educare.co.id, Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah akademik internasional. Jurnal Studies in English Language and Education (SiELE) milik USK resmi dinobatkan sebagai jurnal peringkat satu di Asia dalam kategori Literature and Literary Theory, berdasarkan pemeringkatan terbaru dari Scimago Journal & Country Rank (SJR). Informasi ini diumumkan pada Senin (14/4/2025) di Banda Aceh.

Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa ini. Ia menilai, keberhasilan SiELE merupakan hasil konsistensi dan komitmen USK dalam mempertahankan kualitas akademik, mengingat jurnal ini telah bertahan di posisi Quartile 1 (Q1) selama lima tahun berturut-turut dalam pemeringkatan Scopus.

“Alhamdulillah, prestasi ini menegaskan eksistensi Jurnal SiELE USK sebagai jurnal terdepan di kawasan. Selain itu, pencapaian ini juga kian memantaskan USK sejajar dengan kampus Top Asia maupun dunia,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor berharap pencapaian ini menjadi pemicu semangat bagi para peneliti USK untuk terus produktif dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdampak secara global. Ia juga mendorong agar jurnal-jurnal lain di lingkungan USK mengikuti jejak sukses SiELE.

“Selain itu, capaian SiELE ini harus menjadi motivasi bagi jurnal-jurnal lainnya yang ada di bawah naungan USK untuk menembus level global,” tambahnya.

Dalam upaya mendukung pengelolaan jurnal ilmiah berstandar internasional, USK melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) serta Pusat Pengelolaan Jurnal Ilmiah (PPJI) aktif menjalankan program pembinaan dan pemberian insentif publikasi ilmiah.

“Melalui berbagai program penguatan jurnal dan insentif publikasi ilmiah, secara aktif mendukung pengembangan jurnal-jurnal bereputasi internasional di lingkungan kampus. SiELE merupakan salah satu contoh sukses dari inisiatif ini,” jelasnya.

BACA JUGA:  Madrasah Sulsel Raih Lima Emas 11Th World Robotic For Peace Malaysia 2022

Chief Editor Jurnal SiELE, Prof. Dr. Yunisrina Qismullah Yusuf, juga menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kolaborasi dan kerja keras seluruh tim yang terlibat.

“Ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen luar biasa seluruh tim editor, reviewer, dan kepercayaan para penulis dari berbagai negara. Kami juga tidak bisa mencapai ini tanpa dukungan yang kuat pimpinan Universitas,” ucap Yunisrina.

Ia mengakui bahwa mempertahankan posisi Q1 selama lima tahun bukan perkara mudah, terlebih dalam iklim akademik global yang kompetitif dan terus berubah. Oleh karena itu, tim editorial SiELE berkomitmen untuk terus menjaga kualitas naskah, integritas proses review, dan aksesibilitas publikasi.

“Kami ingin menjadi inspirasi bahwa jurnal dari Aceh pun bisa menjadi pusat keilmuan dunia, selama ada komitmen, dukungan institusi, dan semangat kolaboratif yang kuat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *