Festival Budaya Asia Timur UNAIR Tampilkan Warna Diplomasi

EduScholar

EDUCARE.CO.ID, Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menggelar Festival Budaya Asia Timur 2025 pada Sabtu (4/10/2025) di Taman FISIP UNAIR. Kegiatan ini menjadi ajang kreatif mahasiswa untuk mengenalkan budaya sekaligus mengangkat isu sosial dan politik melalui seni.

Budaya dan Isu Sosial dalam Satu Panggung

Festival ini diikuti oleh seluruh mahasiswa mata kuliah HI di Asia Timur dan dosen pengampu sebagai juri. Terdapat sepuluh booth yang menampilkan kekayaan budaya dari Korea Selatan, Korea Utara, Jepang, Cina, dan Taiwan.

Selain menampilkan seni dan tradisi seperti Kpop dance, barongsai, karate, hingga storytelling, mahasiswa juga mengangkat tema-tema sosial seperti Sunflower Movement di Taiwan dan Propaganda Art dari Korea Utara.

Seni sebagai Media Aspirasi

Dosen pengampu mata kuliah HI di Asia Timur, Citra Hennida, S.IP., MA, menjelaskan bahwa ini merupakan penyelenggaraan ketiga setelah sebelumnya diadakan pada 2012 dan 2015.

“Beda dengan dulu yang full budaya, tahun ini seni dan budaya kami gunakan juga untuk menyuarakan isu sosial dan politik,” ujar Citra.

Ke depan, Citra berharap kegiatan ini dapat berkembang menjadi ajang inovatif yang hasil karyanya bisa didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta dilengkapi dengan workshop budaya.

Nilai Filosofis dan Edukasi

Salah satu booth bertema Imlek menghadirkan filosofi di balik setiap tradisi.

“Mie panjang melambangkan umur panjang, jeruk sebagai simbol keberuntungan, dan telur merah berarti harapan baru,” jelas Shafrina, perwakilan kelompok.

Sementara kelompok bertema Sunflower Movement menghadirkan simbol bunga matahari dan poster protes sebagai refleksi perjuangan demokrasi di Taiwan.

“Gerakan ini menolak kebijakan perdagangan bebas Taiwan–Cina yang berisiko pada kedaulatan negara,” ungkap Adeline, salah satu peserta.

BACA JUGA:  Dibuka Hari ini! Beasiswa Bakti BCA 2023, Berikut Informasi Pendaftarannya

Ruang Kreativitas dan Kesadaran Global

Melalui festival ini, mahasiswa tidak hanya menampilkan keindahan budaya Asia Timur, tetapi juga mengajak pengunjung untuk memahami makna di balik seni dan isu sosial di kawasan tersebut.
Festival Budaya Asia Timur 2025 menjadi bukti bahwa mahasiswa UNAIR terus berinovasi dan berpikir kritis dalam menghubungkan budaya, politik, dan kemanusiaan dalam satu wadah edukatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *