Bukan Sekadar Taman Bermain! Sindu Kusuma Edupark Padukan Wisata dan Edukasi

Must read

EDUCARE.CO.ID – Sindu Kusuma Edupark di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menawarkan pengalaman liburan yang memadukan hiburan dan pembelajaran. Karena itu, taman rekreasi ini bisa menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin mengajak anak bermain sekaligus mengenal berbagai hal baru.

Lokasinya berada di Jalan Jambon, Kragilan, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Sleman. Selain itu, kawasan ini hanya berjarak sekitar 2,3 kilometer dari Tugu Jogja.

Perjalanan dari kawasan Tugu Jogja menuju lokasi juga cukup singkat. Dengan kendaraan, wisatawan dapat menempuhnya dalam waktu sekitar enam menit.

Berdiri di atas lahan sekitar tujuh hektare, Sindu Kusuma Edupark menyediakan berbagai aktivitas untuk anak hingga orang dewasa. Selain wahana permainan, pengunjung juga bisa menemukan ruang edukasi, area budaya, hingga fasilitas rekreasi keluarga.

Berawal dari Konsep Edutainment

Sindu Kusuma Edupark mulai beroperasi pada 2014 sebagai salah satu unit usaha Kusuma Agrowisata. Sejak awal, pengelola membawa konsep edutainment yang menggabungkan pendidikan dengan hiburan.

Melalui konsep tersebut, anak-anak tidak hanya menerima informasi dari buku atau ruang kelas. Sebaliknya, mereka bisa belajar melalui pengalaman langsung.

Misalnya, pengunjung dapat mengikuti eksplorasi, eksperimen sains interaktif, lokakarya budaya, hingga kegiatan yang mengenalkan kesadaran terhadap lingkungan.

Dengan pendekatan tersebut, pengelola ingin memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan kemampuan kognitif sekaligus emosional. Pada saat yang sama, aktivitas bersama juga mendorong anak berinteraksi dengan lingkungan dan orang lain.

Omah Batik dan Omah Musik Kenalkan Budaya

Tidak hanya menghadirkan permainan, Sindu Kusuma Edupark juga membawa unsur budaya ke dalam kawasan wisatanya.

Salah satunya melalui Omah Batik. Di tempat ini, pengunjung dapat mengenal berbagai motif batik dari sejumlah daerah di Indonesia.

Sementara itu, Omah Musik menghadirkan koleksi barang antik serta instrumen musik klasik. Koleksi tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang ingin mengenal perkembangan musik dan benda-benda dari masa lalu.

Selain budaya, pengelola juga menyediakan Disaster Room. Wahana edukasi ini mengajak pengunjung memahami simulasi serta kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

Dengan demikian, pengalaman di Sindu Kusuma Edupark tidak hanya berpusat pada permainan. Pengunjung juga memperoleh kesempatan untuk belajar tentang budaya, musik, dan mitigasi bencana.

Cakra Manggilingan Jadi Ikon Sindu Kusuma Edupark

Di antara berbagai wahana, Cakra Manggilingan menjadi salah satu daya tarik utama. Wahana ini merupakan bianglala raksasa dengan tinggi mencapai 48 meter dan memiliki 28 kapsul penumpang.

Bahkan, Cakra Manggilingan menyandang predikat sebagai bianglala tertinggi di Indonesia.

Dari titik tertinggi, pengunjung dapat menikmati panorama Yogyakarta dari ketinggian. Saat cuaca cerah, pemandangan 360 derajat mencakup kawasan perkotaan, perbukitan, hingga Gunung Merapi.

Karena itu, wahana ini tidak hanya menawarkan sensasi naik bianglala. Pengunjung juga bisa menikmati panorama Yogyakarta dari sudut pandang yang berbeda.

Belasan Wahana untuk Anak hingga Orang Dewasa

Selain Cakra Manggilingan, Sindu Kusuma Edupark memiliki lebih dari belasan wahana hiburan dan aktivitas luar ruangan.

Bagi pengunjung yang menyukai tantangan, tersedia Kora-Kora. Wahana ini mengayun hingga kemiringan sekitar 90 derajat.

Selain itu, pengunjung bisa mencoba Kursi Mabur atau flying chair. Ada pula Sepeda Mabur yang membawa pengunjung bersepeda di ketinggian.

Bagi pencinta suasana menegangkan, House of Terror menawarkan pengalaman berbeda. Sementara itu, keluarga yang ingin bermain bersama bisa memilih wahana yang lebih santai.

Salah satunya adalah Family Coaster dengan lintasan sepanjang sekitar 300 meter. Kemudian, ada Montor Tumbur atau bumper car, Kopi Puter, dan trampoline Panggon Lunjak.

Tidak berhenti di sana, pengunjung juga dapat mencoba Cinema 4D Rider dan Cinema 8D. Kedua wahana tersebut menghadirkan pengalaman menonton dengan efek simulasi.

Waterpark Jadi Pilihan untuk Bermain Air

Selain wahana darat, Sindu Kusuma Edupark juga menyediakan area Waterpark.

Di area tersebut, pengunjung dapat mencoba Giant Slider, bermain di Kolam Arus, atau menikmati waktu bersama keluarga di Family Pool.

Dengan adanya area air tersebut, keluarga memiliki lebih banyak pilihan aktivitas dalam satu kawasan. Anak-anak bisa bermain air, sedangkan orang tua dapat menikmati waktu bersama tanpa harus berpindah lokasi.

Kehadiran Sindu Kusuma Edupark Buka Peluang Ekonomi

Sindu Kusuma Edupark juga memberikan dampak bagi masyarakat sekitar. Studi evaluasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menilai dampak kawasan ini melalui enam indikator ekonomi.

Indikator tersebut mencakup kesempatan kerja, penyerapan tenaga kerja, pendapatan masyarakat, kesejahteraan, sarana dan prasarana, serta pendapatan pemerintah.

Hasil studi menunjukkan bahwa pengembangan kawasan wisata membuka peluang kerja baru. Selain itu, keberadaan wisatawan juga memberi ruang bagi pertumbuhan UMKM lokal.

Warga Dusun Kragilan termasuk kelompok yang dapat merasakan peluang tersebut. Dengan meningkatnya aktivitas wisata, masyarakat memiliki kesempatan mengembangkan usaha yang berkaitan dengan kebutuhan pengunjung.

Namun, pengembangan kawasan wisata juga menghadirkan tantangan. Pada musim liburan, misalnya, kepadatan lalu lintas dapat meningkat.

Di sisi lain, perubahan pola konsumsi masyarakat sekitar juga membutuhkan perhatian. Karena itu, pengelola dan masyarakat perlu menjaga agar pertumbuhan wisata tetap memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Fasilitas Lengkap untuk Pengunjung

Untuk mendukung kenyamanan wisatawan, Sindu Kusuma Edupark menyediakan berbagai fasilitas pendukung.

Pengunjung dapat menggunakan area parkir, toilet, tempat ibadah, dan pusat kuliner atau food court. Dengan fasilitas tersebut, wisatawan dapat menghabiskan lebih banyak waktu di kawasan tanpa harus mencari kebutuhan dasar di luar area.

Dari sisi jam operasional, Sindu Kusuma Edupark buka Selasa hingga Jumat pukul 09.00–17.00 WIB.

Sementara itu, pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, jam operasional berlangsung mulai pukul 08.00/10.00 hingga 18.00 WIB.

Khusus area Waterpark, pengunjung dapat masuk mulai pukul 08.00 WIB.

Untuk tiket, pengunjung dapat memilih jenis sesuai kebutuhan. Ada tiket untuk wahana tertentu dan tiket terusan yang memberikan akses ke Waterpark serta sejumlah wahana unggulan.

Akses Mudah dari Berbagai Titik Yogyakarta

Lokasi Sindu Kusuma Edupark juga relatif mudah dijangkau. Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Selain itu, layanan ojek online juga dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang tidak membawa kendaraan sendiri.

Wisatawan yang berangkat dari Stasiun Tugu dapat menuju kawasan Jambon melalui jalur perkotaan. Sementara itu, pengunjung dari Terminal Jombor juga dapat melanjutkan perjalanan menuju kawasan Mlati.

Bagi pengguna transportasi umum, koridor Trans Jogja dapat menjadi salah satu alternatif perjalanan. Dengan demikian, wisatawan memiliki beberapa pilihan transportasi untuk mencapai lokasi.

Wisata Edukasi untuk Liburan Keluarga

Sindu Kusuma Edupark menawarkan lebih dari sekadar wahana permainan. Di satu kawasan, keluarga bisa menikmati permainan, mengenal budaya, belajar tentang musik, memahami mitigasi bencana, hingga menikmati panorama Yogyakarta.

Selain itu, keberadaan Waterpark dan berbagai wahana keluarga membuat pilihan aktivitas semakin beragam.

Bagi orang tua, konsep edutainment juga memberi kesempatan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak. Anak dapat memperoleh pengetahuan melalui permainan dan eksplorasi secara langsung.

Di sisi lain, wisatawan dewasa tetap memiliki banyak pilihan hiburan. Mulai dari Cakra Manggilingan hingga berbagai wahana yang memacu adrenalin.

Pada akhirnya, Sindu Kusuma Edupark dapat menjadi salah satu pilihan wisata keluarga di Sleman bagi masyarakat yang ingin menggabungkan rekreasi, edukasi, budaya, dan pengalaman bermain dalam satu perjalanan.

Selain memberikan pengalaman bagi pengunjung, aktivitas wisata tersebut juga ikut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Karena itu, pengembangan destinasi secara berkelanjutan menjadi bagian penting agar manfaat pariwisata terus dirasakan dalam jangka panjang.

 

Penulis: Putri Faathiman Niara

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article