Bawa Inovasi Rehabilitasi Jantung, Mahasiswa FK USK Raih Juara 1 Kompetisi Internasional

Must read

EDUCARE.CO.ID – Empat mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) meraih Juara I dalam ajang International Scientific Essay Competition pada ASEAN Medical Students’ World (AMSW) 2026. Mereka mengusung HEART-PLAY, sebuah gagasan inovasi rehabilitasi jantung yang memadukan teknologi wearable, pendekatan medis, dan mekanisme permainan untuk mendukung proses pemulihan pasien.

Melalui inovasi tersebut, tim FK USK menawarkan pendekatan rehabilitasi yang tidak hanya mengandalkan pemantauan kondisi fisik. HEART-PLAY juga memperhatikan motivasi pasien, keterlibatan pendamping, serta dukungan sosial selama menjalani pemulihan.

Prestasi ini membawa nama mahasiswa FK USK ke forum akademik internasional. Mereka bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi dalam kompetisi yang mengangkat isu kesehatan kardiovaskular dan respirasi.

HEART-PLAY Gabungkan Teknologi dan Pendampingan Rehabilitasi Jantung

HEART-PLAY menghadirkan konsep rehabilitasi jantung yang menggabungkan pemantauan berbasis teknologi dengan pendekatan perilaku. Sistem ini memanfaatkan umpan balik dari smartwatch sebagai bagian dari kerangka pemantauan dan pendampingan pasien.

Namun, gagasan tersebut tidak menempatkan teknologi sebagai satu-satunya unsur dalam proses pemulihan. Tim juga memasukkan elemen permainan untuk membantu pasien menjaga motivasi selama menjalani program rehabilitasi.

Beberapa mekanisme yang mereka rancang meliputi quests atau misi aktivitas, pencapaian bertahap, komunitas pendukung (peer guild), serta keterlibatan pendamping pasien. Elemen-elemen tersebut bertujuan membangun pengalaman pemulihan yang lebih interaktif dan mendorong konsistensi pasien.

Tim mengembangkan mekanisme HEART-PLAY dengan mengacu pada Self-Determination Theory. Teori ini menjelaskan tiga kebutuhan psikologis yang berperan dalam membangun motivasi jangka panjang, yaitu otonomi (autonomy), kompetensi (competence), dan keterhubungan sosial (relatedness).

Dorong Pasien Lebih Mandiri Selama Pemulihan

Melalui prinsip otonomi, HEART-PLAY memberi ruang kepada pasien untuk memilih aktivitas sesuai batasan yang telah ditentukan dokter. Sementara itu, unsur kompetensi menghadirkan tantangan bertahap yang menyesuaikan kemampuan fisik pasien.

Aspek keterhubungan sosial muncul melalui dukungan komunitas dan keterlibatan pendamping. Dengan cara ini, pasien tidak harus menjalani proses pemulihan seorang diri.

Tim juga merancang sistem yang secara bertahap mengurangi ketergantungan pasien terhadap umpan balik smartwatch. Pendekatan tersebut bertujuan membantu pasien membangun kepercayaan terhadap kemampuan tubuhnya sendiri seiring perkembangan proses rehabilitasi.

HEART-PLAY menggabungkan pendekatan medis, teknologi wearable, dan ilmu perilaku untuk menawarkan proses rehabilitasi yang lebih personal serta mendukung kepatuhan jangka panjang.

Meski demikian, HEART-PLAY masih memerlukan pengembangan dan evaluasi lebih lanjut sebelum dapat diterapkan dalam pelayanan klinis. Penilaian serta pengawasan tenaga medis tetap menjadi dasar utama dalam setiap program rehabilitasi jantung.

Bersaing dengan Mahasiswa dari Berbagai Perguruan Tinggi

AMSW 2026 mengangkat tema “Beyond Breath and Beat: Shaping the Future of Cardiorespiratory Health”. Tema tersebut mendorong mahasiswa mengembangkan gagasan dan inovasi untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan kardiovaskular serta sistem pernapasan.

Dalam kompetisi International Scientific Essay, tim FK USK bersaing dengan peserta dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Beberapa kampus yang turut mengikuti ajang tersebut antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Universitas Udayana.

Babak final AMSW 2026 berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Pada cabang International Scientific Essay Competition, tim FK USK berhasil menempati posisi pertama melalui gagasan HEART-PLAY.

Pencapaian ini memperlihatkan partisipasi mahasiswa dari Aceh dalam forum ilmiah yang mempertemukan gagasan kesehatan dari berbagai perguruan tinggi. Melalui kompetisi tersebut, mahasiswa memperoleh ruang untuk mengembangkan pemikiran ilmiah sekaligus menawarkan pendekatan terhadap persoalan kesehatan.

Dukungan FK USK dan Universitas Syiah Kuala

Keberhasilan mahasiswa FK USK juga mendapat dukungan dari lingkungan fakultas dan universitas. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendorong mahasiswa mengembangkan kreativitas, kemampuan akademik, serta prestasi di berbagai bidang.

Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran USK, Dr. dr. Nur Wahyuniati, M.Imun., turut mendukung pengembangan prestasi dan aktivitas kemahasiswaan di lingkungan fakultas.

Apresiasi juga datang dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH. Dukungan pimpinan fakultas dan universitas turut membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi gagasan, menghasilkan karya inovatif, dan mengikuti kompetisi di tingkat internasional.

Pencapaian ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi dalam lingkungan akademik. Mahasiswa membutuhkan dukungan institusi dan pendampingan akademik agar dapat mengembangkan gagasan ilmiah menjadi karya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

HEART-PLAY Bawa Gagasan Inovasi Kesehatan dari Aceh

Kemenangan di AMSW 2026 menambah catatan prestasi mahasiswa FK USK dalam kompetisi ilmiah. Lebih dari sekadar penghargaan, HEART-PLAY menunjukkan perhatian mahasiswa terhadap aspek manusiawi dalam proses rehabilitasi jantung.

Inovasi kesehatan tidak selalu berfokus pada kecanggihan perangkat. Pemahaman terhadap kebutuhan pasien, motivasi selama pemulihan, dan dukungan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam merancang pendekatan rehabilitasi.

Melalui HEART-PLAY, empat mahasiswa FK USK membawa gagasan tersebut ke forum internasional. Prestasi ini diharapkan mendorong mahasiswa lain untuk terus mengembangkan budaya riset, mengeksplorasi ide, dan menghasilkan inovasi yang menjawab tantangan kesehatan masyarakat.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article