Mahasiswa PFTV Universitas Dinamika Raih Medali Perunggu di Lomba Video Pendek K3 Jawa Timur

Must read

educare.co.id, Surabaya – Kesadaran akan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja mendorong sekelompok mahasiswa Program Studi D4 Produksi Film dan Televisi (PFTV) Universitas Dinamika untuk berpartisipasi dalam Lomba Video Pendek K3 tingkat Provinsi Jawa Timur. Ajang ini digelar oleh media lokal JTV bekerja sama dengan Dewan K3 Provinsi Jawa Timur serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur dalam rangka peringatan Bulan K3 Nasional.

Mengusung tema pentingnya budaya K3 dalam aktivitas kerja dan keseharian, tim yang menamakan diri ‘Koma Dua Empat’ ini memproduksi sebuah iklan layanan masyarakat berdurasi satu menit. Video tersebut bercerita tentang seorang pekerja konstruksi yang melepas helmnya saat beristirahat, tanpa disadari di sekitarnya terdapat potensi bahaya. Momen krusial terjadi ketika tumpukan kardus nyaris menimpanya. Rekannya kemudian datang dan mengingatkan pentingnya menggunakan alat pelindung diri di area proyek.

Cuplikan video pendek K3. (Foto: Undika)

Sutradara video, Sigit Yudha Harymurti, mengungkapkan bahwa pesan utama dari video ini adalah pentingnya disiplin dalam mengenakan perlengkapan K3, kapan pun dan di mana pun saat berada di area kerja. “Kami menyadari pentingnya implementasi K3 dalam sebuah perusahaan/instansi yang dapat menghindari kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja,” jelasnya.

Proses produksi video ini melibatkan seluruh mahasiswa PFTV angkatan 2024, mulai dari tahap pra-produksi hingga pasca-produksi. Pengambilan gambar dilakukan di Graha Kesenian Universitas Dinamika, dengan seluruh pemeran berasal dari mahasiswa PFTV sendiri. Proyek ini memakan waktu produksi selama satu bulan dan diawali dengan riset mendalam mengenai K3.

Video pendek yang mereka ciptakan berdurasi selama satu menit dan menceritakan tentang seorang pekerja konstruksi bangunan sedang beristirahat disela-sela pekerjaannya. Saat ia sedang duduk, ia melepas helm proyeknya dan melanjutkan bersantai. Tiba-tiba, beberapa tumpukan kardus oleng dan akan terjatuh menimpanya tetapi meleset. Kemudian, temannya yang juga seorang pekerja konstruksi bangunan datang sambil membawa helm proyek untuk ia berikan kepada karakter utama.

“Karakter kedua lah yang membawa pesan utama dari video ILM ini, bahwa pekerja tetap harus menggunakan perlengkapan K3 saat sedang di area proyek, karena untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin saja bisa terjadi kapanpun,” tutur Sigit.

Ilham Satria Cahyo Hibatullah, selaku Director of Photography (DOP), mengaku timnya harus menghadapi berbagai tantangan selama proses syuting, termasuk kendala cuaca. “Kebetulan lokasi syuting kami di luar (outdoor), sehingga jika hujan maka kami harus berhenti dan menunggu hingga hujan reda” ungkap Ilham.

Meski menjadi pengalaman pertama mengikuti lomba, tim Koma Dua Empat berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali perunggu dan piagam penghargaan tingkat provinsi. “Kami sangat bersyukur bahwa di project dan perlombaan kita yang pertama ini, kami bisa langsung memenangkan juara 3 se provinsi Jawa Timur. Tentunya, prestasi ini akan menjadi acuan kami untuk makin bersemangat mencetak prestasi-prestasi membanggakan lainnya,” tutup Sigit.

Melalui karya ini, para mahasiswa berharap pesan pentingnya budaya K3 dapat tersampaikan luas kepada masyarakat, khususnya para pekerja di berbagai bidang.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article