PIEP Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak-Anak Algeria melalui Program CSR

Must read

educare.co.id, Jakarta – PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) Regional Internasional Subholding Upstream Pertamina terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sosial, pendidikan, dan budaya di wilayah operasinya. Komitmen ini diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang selaras dengan Pilar CSR Pertamina dan Sustainable Development Goals (SDGs).

Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Asimilasi Budaya bagi Unfortunate Children di Algeria. Program ini merupakan hasil kerja sama PIEP dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Algiers serta Fondation Nationale pour la Promotion de la Sante et le Développement de la Recherche (FOREM).

Dalam program ini, PIEP memperkenalkan budaya Indonesia kepada anak-anak Algeria melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif. Beberapa kegiatan yang diselenggarakan antara lain pemutaran film “Garuda di Dadaku” bersama anak-anak binaan FOREM dan Diaspora Indonesia. Selain itu, terdapat program literasi seni berupa lomba karya tulis bagi anak-anak Algeria yang mengangkat cerita tentang Indonesia. Program ini juga mencakup komunikasi persahabatan antara anak-anak Algeria, Indonesia, dan Malaysia.

Program ini diharapkan dapat mengenalkan keragaman budaya global, khususnya Indonesia sebagai negara sahabat Algeria. Selain itu, program ini bertujuan memberikan akses pendidikan partisipatif dan inklusif guna mengembangkan karakter, keterampilan sosial, serta kepercayaan diri anak-anak melalui seni budaya dan interaksi sosial.

“Program CSR ini diikuti oleh anak-anak Algeria berusia 7-15 tahun yang memiliki semangat tinggi untuk tekun belajar dan tidak mudah menyerah untuk mewujudkan impiannya. Inisiatif CSR ini diharapkan dapat menumbuhkan nilai-nilai persahabatan, kekeluargaan, dan nasionalisme. Fokus program ini juga ditujukan kepada kelompok inklusi, yaitu perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas,” ujar Dhaneswari Retnowardhani, Manager Relations PIEP, saat peresmian acara.

Dukungan penuh terhadap inisiatif ini juga disampaikan oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Algeria, Chalief Akbar Tjandraningrat. “Persahabatan kedua negara Indonesia dan Algeria yang telah terjalin lama sejak Konferensi Asia-Afrika 1955 perlu dikuatkan dan dijembatani agar akar sejarah tidak pudar dan saling mengenal satu sama lain.”

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Badan Nasional Perlindungan dan Promosi Anak, Mrs. Dalila Alyan; Deputi Gubernur Distrik Baraki, Dr. Abdelwahab Bertima; Vice President of FOREM, Prof. Gahar Sabrina; serta Chief of Project Rafiti, Mr. Nadjem Embarek, beserta perwakilan media dan pengurus FOREM lainnya.

Mrs. Dalila Alyan juga menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. “Memberdayakan anak-anak serta memberikan kesempatan berpartisipasi dalam masyarakat dan meningkatkan kesadaran tentang hak mereka untuk bebas dari diskriminasi adalah tujuan kami,” ujarnya.

Peresmian program ini semakin meriah dengan pertunjukan seni budaya yang dipersembahkan oleh anak-anak binaan FOREM. Kegiatan ini menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, mempererat hubungan antara masyarakat Algeria dan Indonesia melalui budaya dan pendidikan.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article