Borong 9 Penghargaan, FKM Unhas Sukses Jadi Juara Umum IPHO 2026

Must read

EDUCARE.CO.ID – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) mencatat prestasi di tingkat nasional. Tim FKM Unhas meraih sembilan penghargaan dari tujuh cabang lomba. Capaian tersebut sekaligus mengantarkan mereka menjadi Juara Umum The 5th Indonesian Public Health Olympiad (IPHO) 2026.

Kompetisi ini berlangsung di Universitas Indonesia (UI), Depok, pada 29–30 Oktober 2026. Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) bersama FKM UI menggelar ajang tersebut.

IPHO 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas. Selain itu, kompetisi ini mendorong peserta menghadirkan gagasan baru untuk menjawab persoalan kesehatan masyarakat.

Tim FKM Unhas mengikuti sejumlah kategori dengan membawa karya inovatif. Dosen pendamping Nasrah, SKM., M.Kes., turut membimbing mahasiswa selama kompetisi.

“Pencapaian ini membuktikan kreativitas mahasiswa dalam menghadirkan solusi relevan bagi kesehatan masyarakat, sekaligus buah konsistensi sivitas akademika merancang gagasan solutif,” ujarnya.

Mori-Mori Bar, Inovasi Olahan Daun Kelor

Salah satu karya unggulan tim FKM Unhas ialah Mori-Mori Bar. Mahasiswa mengembangkan produk olahan daun kelor ini untuk mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Melalui inovasi tersebut, tim ingin membantu upaya pencegahan anemia. Selain itu, mereka juga mengangkat isu perbaikan gizi yang berkaitan dengan stunting.

Tim membawa Mori-Mori Bar dalam Lomba Inovasi Wirausaha. Karya ini memperlihatkan cara mahasiswa mengolah potensi pangan lokal menjadi produk bernilai guna.

Berdasarkan sumber laman resmi Identitas Universitas Hasanuddin, tim juga mencatat capaian dalam Lomba Perencanaan Program Kesehatan. Mereka turut mengikuti Kompetisi Policy Brief berbasis big data.

Kedua bidang tersebut mendorong mahasiswa menyusun gagasan berdasarkan persoalan kesehatan. Dengan demikian, peserta tidak hanya mengandalkan kreativitas. Mereka juga perlu memahami kebutuhan masyarakat dan merancang rekomendasi yang relevan.

Gagasan Mahasiswa Angkat Isu SDGs Bidang Kesehatan

Berbagai karya tim FKM Unhas turut mengangkat agenda pembangunan berkelanjutan. Gagasan tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Dalam perencanaan program kesehatan, mahasiswa perlu memahami persoalan secara menyeluruh. Sementara itu, kompetisi policy brief berbasis big data mendorong peserta memanfaatkan data untuk menyusun rekomendasi.

Pendekatan tersebut penting dalam merancang kebijakan. Sebab, data dapat membantu mengidentifikasi masalah dan menentukan kebutuhan masyarakat. Karena itu, mahasiswa perlu menggabungkan kemampuan analisis dengan pemahaman terhadap kondisi lapangan.

“Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah awal menerapkan inovasi di tengah masyarakat, sementara semangat kolaborasi mahasiswa menjadi kunci menjawab tantangan kesehatan masa depan,” tuturnya.

FKM Unhas Dorong Mahasiswa Terus Berinovasi

Sembilan penghargaan dari tujuh cabang lomba menjadi capaian penting bagi FKM Unhas. Prestasi ini juga memperlihatkan keterlibatan mahasiswa dalam mengembangkan gagasan di bidang kesehatan masyarakat.

Selain menguji kemampuan, kompetisi nasional memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman. Mereka dapat bertukar ide, membangun kerja sama, dan mempelajari pendekatan baru dalam menyelesaikan persoalan kesehatan.

Pihak FKM Unhas menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi yang inovatif dan kompeten. Oleh karena itu, kampus terus mendorong sivitas akademika menghasilkan karya yang bermanfaat.

Ke depan, berbagai gagasan mahasiswa diharapkan dapat berkembang menjadi solusi bagi masyarakat. Dengan dukungan lingkungan akademik dan semangat kolaborasi, inovasi dari kampus dapat mengambil peran dalam menjawab tantangan kesehatan di Indonesia.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article