Mahasiswa Universitas Ciputra Ciptakan Yucca Card, UNO yang Lebih Ramah bagi Penyandang Buta Warna

Must read

EDUCARE.CO.ID – Permainan kartu yang mengandalkan warna kerap menghadirkan tantangan bagi penyandang buta warna. Berangkat dari persoalan tersebut, mahasiswa dan alumni Visual Communication Design (VCD) Universitas Ciputra (UC) Surabaya mengembangkan Yucca Card, permainan kartu adaptasi UNO yang memungkinkan pemain dengan penglihatan warna berbeda bermain bersama.

Yucca Card menghadirkan sistem kode warna ColorADD sebagai penanda tambahan pada kartu. Dengan pendekatan ini, pemain tidak harus mengandalkan persepsi warna untuk menentukan kartu yang sesuai. Tim juga menambahkan kemampuan khusus karakter yang membuat permainan lebih bervariasi dan strategis.

Inovasi ini menggabungkan desain komunikasi visual, aksesibilitas, dan unsur edukasi dalam satu permainan. Tim berharap Yucca Card dapat memperluas kesempatan bermain bersama sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengalaman penyandang buta warna.

Yucca Card Gunakan ColorADD untuk Memudahkan Pengenalan Warna

Warna menjadi salah satu penanda utama dalam permainan kartu seperti UNO. Namun, sebagian penyandang buta warna mengalami kesulitan membedakan warna tertentu, termasuk merah dan hijau. Kondisi tersebut dapat menyulitkan mereka ketika harus mencocokkan kartu dengan cepat.

Yucca Card menawarkan alternatif melalui penggunaan kode ColorADD. Sistem ini memanfaatkan simbol untuk merepresentasikan warna sehingga pemain memiliki petunjuk visual tambahan saat mengenali kartu.

Tim juga menyesuaikan nuansa warna kartu agar lebih mudah dibedakan. Kode tersebut melengkapi tampilan warna, bukan sekadar menjadi elemen dekoratif pada desain kartu.

Supervisor Yucca Project, Daigo Tanu Saputra, menjelaskan bahwa penerapan ColorADD menjadi salah satu pembeda utama Yucca Card dari permainan UNO konvensional. Tim memilih sistem kode warna tersebut agar pemain dapat mengenali warna melalui simbol yang tersedia.

“Perbedaan paling spesifik dengan UNO biasa adalah di sini ada skill karakter. Kami juga menggunakan ColorADD. Kalau UNO versi sebelumnya menggunakan bentuk seperti segitiga atau persegi sebagai penanda, kami langsung menggunakan kode ColorADD,” ujar Daigo.

Dalam pengembangannya, tim menempatkan kode warna di sudut kartu agar pemain dapat menemukannya dengan mudah. Penempatan ini membantu pemain mencocokkan kartu tanpa hanya bergantung pada kemampuan membedakan warna.

Berawal dari Gagasan Permainan yang Lebih Inklusif

Anggota Yucca Project sekaligus mahasiswa VCD semester VII Universitas Ciputra, Paulina Sirait, menjelaskan bahwa tim mengembangkan Yucca Card melalui diskusi mengenai permainan kartu dan edukasi tentang buta warna.

Tim mengadaptasi sejumlah mekanisme dari Wild Uno dan Flip Uno, lalu menggabungkannya dengan karakter maskot Yucca. Setiap karakter memiliki kemampuan khusus yang dapat memengaruhi jalannya permainan.

Menurut Paulina, Yucca Card tidak hanya ditujukan bagi pemain dengan keterbatasan penglihatan warna. Tim juga ingin mengajak masyarakat dengan penglihatan warna normal memahami kebutuhan teman-teman mereka agar semua pemain dapat menikmati permainan yang sama.

“Inovasinya, kami ingin mengembangkan kesadaran juga kepada orang-orang dengan penglihatan normal tentang teman-teman yang buta warna. Jadi, akhirnya kami bisa bermain bersama meskipun setiap orang memiliki keterbatasan masing-masing,” kata Paulina.

Proses riset awal berlangsung sekitar satu minggu. Setelah itu, tim membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat minggu untuk membuat permainan dan menyiapkan uji coba terbatas.

Tim melibatkan sekitar 10 orang dalam pengujian awal. Para peserta menilai Yucca Card menawarkan pengalaman bermain yang menarik sekaligus menantang karena setiap kemampuan karakter membuka kemungkinan strategi yang berbeda.

Meski demikian, tim masih memerlukan pengujian khusus dengan lebih banyak penyandang buta warna untuk mengevaluasi efektivitas penyesuaian warna dan sistem kode dalam berbagai kondisi.

Pengguna Buta Warna Rasakan Manfaat Kode pada Kartu

Andriarso Prabowo, salah satu peserta uji coba yang memiliki buta warna parsial, merasakan manfaat dari kode warna pada Yucca Card. Menurutnya, simbol di sudut kartu membantu dirinya mengenali kartu yang perlu dimainkan.

Ia dapat mencocokkan kode pada kartu miliknya dengan kode pada kartu yang dikeluarkan lawan. Cara tersebut memberikan petunjuk tambahan ketika persepsinya terhadap warna berbeda dari warna yang sebenarnya.

Andriarso mencontohkan bahwa warna yang ia lihat sebagai biru ternyata dapat merupakan ungu. Begitu pula warna yang tampak merah baginya ternyata merupakan oranye.

Pengalaman tersebut memperlihatkan pentingnya menyediakan penanda alternatif dalam desain permainan. Informasi berbasis simbol dapat membantu pemain ketika perbedaan warna tidak terlihat jelas bagi mereka.

“Ini cukup membantu karena di pojok ada kode-kodenya. Jadi, saya bisa mencocokkan, kartu yang keluar kodenya ini berarti saya mengeluarkan kartu dengan kode yang sama,” ujar Andriarso.

Ia juga menilai kode pada Yucca Card lebih jelas karena tim menempatkannya di sudut kartu. Menurutnya, penanda tersebut mempermudah proses pengenalan kartu dibandingkan jika pemain hanya mengandalkan warna.

Empat Karakter Tambahkan Strategi Permainan

Yucca Card tidak hanya menawarkan penyesuaian warna. Tim juga menghadirkan empat karakter, yaitu Yucca Shielder, Yucca Fighter, Yucca Mage, dan Yucca Archer, yang masing-masing memiliki kemampuan berbeda.

Kemampuan karakter tersebut menambah variasi strategi selama permainan. Pemain perlu mempertimbangkan waktu penggunaan kartu, membaca situasi lawan, dan menentukan langkah yang sesuai dengan kondisi permainan.

Salah satu tujuan pengembangan fitur ini adalah menciptakan pengalaman bermain yang tidak monoton. Pemain tidak hanya mencocokkan kartu, tetapi juga perlu menyusun strategi dan memperhitungkan konsekuensi dari setiap langkah.

Daigo menjelaskan bahwa pendekatan tersebut membuka peluang bagi Yucca Card untuk menjadi media belajar melalui permainan. Pemain dapat berlatih mengambil keputusan, membaca risiko, dan menyesuaikan strategi ketika menghadapi situasi yang berubah.

Pengalaman itu juga dapat menjadi pengantar untuk mengenalkan pola pikir strategis dalam konteks lain, termasuk kewirausahaan. Dengan demikian, Yucca Card menggabungkan unsur hiburan, edukasi, dan aksesibilitas dalam satu produk.

Yucca Project Siapkan Pengembangan Permainan Edukatif

Tim Yucca Project berencana mengembangkan permainan kartu edukatif lain dengan mengadaptasi mekanisme UNO untuk pembelajaran matematika. Materi yang menjadi rencana pengembangan mencakup penjumlahan, pengurangan, dan perkalian.

Permainan tersebut akan menghadirkan target yang mendorong pemain menyusun strategi untuk mencapai tujuan. Rencana ini memperluas pendekatan Yucca Project dalam memanfaatkan permainan kartu sebagai sarana belajar yang interaktif.

Selain mengembangkan produk, tim juga merencanakan Yucca Store untuk memasarkan berbagai merchandise, termasuk Yucca Card. Namun, rencana pemasaran dan pengembangan produk tersebut masih berada dalam tahap pengembangan.

Melalui Yucca Card, mahasiswa dan alumni Universitas Ciputra menunjukkan bagaimana desain dapat menjawab kebutuhan pengguna yang beragam. Pendekatan inklusif tidak hanya berkaitan dengan tampilan produk, tetapi juga dengan cara sebuah produk membantu penggunanya berpartisipasi secara nyaman.

Paulina berharap Yucca Card dapat menjadi sarana bermain bersama tanpa membuat penyandang buta warna merasa minder ketika berinteraksi dengan pemain lain. Harapan tersebut sejalan dengan tujuan tim untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aksesibilitas dalam aktivitas sehari-hari.

Permainan ini menggabungkan kode warna ColorADD, penyesuaian warna kartu, dan kemampuan khusus karakter untuk menciptakan pengalaman bermain yang lebih inklusif. Pengembangan selanjutnya, termasuk pengujian yang lebih luas bersama penyandang buta warna, akan membantu mengevaluasi efektivitas desain dan kenyamanan penggunaannya.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article