EDUCARE.CO.ID – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Petanque Indonesia (Pengprov FOPI) Sumatera Barat kembali mencatat prestasi membanggakan di ajang Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Dalam kejuaraan yang berlangsung di Universitas Negeri Padang (UNP), atlet petanque Sumatera Barat berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu medali perunggu.
Kejuaraan IMT-GT mempertemukan atlet dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Karena itu, ajang ini menjadi kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan sekaligus menunjukkan kualitas permainan di level internasional.
Sejumlah perguruan tinggi turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Peserta berasal dari Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh, Prince of Songkla University (PSU), Thailand Sport University (TSU), Universiti Teknologi MARA (UiTM), serta Universiti Utara Malaysia (UUM).
Di tengah persaingan tersebut, atlet FOPI Sumatera Barat mampu menunjukkan performa terbaiknya.
Abdul Mujib dan Intan Syahjuni Sabet Emas Double Mix
Medali emas Sumatera Barat datang dari nomor Double Mix.
Pasangan Abdul Mujib dan Intan Syahjuni tampil konsisten sejak awal pertandingan. Keduanya harus melewati sejumlah pertandingan ketat sebelum akhirnya mencapai partai puncak.
Pada babak semifinal, Abdul Mujib dan Intan Syahjuni menghadapi pasangan dari Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh.
Namun, pasangan Sumatera Barat mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan. Kerja sama yang solid juga membantu mereka mengamankan kemenangan sekaligus tiket menuju final.
Selanjutnya, Abdul Mujib dan Intan Syahjuni menghadapi pasangan dari Universitas Negeri Medan (UNIMED) pada partai puncak.
Persaingan berlangsung sengit. Meski demikian, pasangan Sumatera Barat tetap tampil tenang dan konsisten.
Akhirnya, Abdul Mujib dan Intan Syahjuni berhasil mengatasi perlawanan lawan dan memastikan medali emas untuk Sumatera Barat.
Sepria Wahyu Hidayat Tambah Medali Perunggu
Selain emas dari nomor Double Mix, Sumatera Barat juga meraih medali perunggu melalui nomor Single Man.
Atlet Sepria Wahyu Hidayat berhasil melangkah hingga babak semifinal. Perjalanannya kemudian mempertemukan dirinya dengan atlet dari UNIMED Medan.
Meski belum berhasil melaju ke partai final, perjuangan Sepria tetap menghasilkan prestasi.
Ia menyumbangkan medali perunggu dan menambah koleksi medali kontingen Sumatera Barat di ajang IMT-GT.
Raihan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa atlet petanque Sumatera Barat mampu bersaing di berbagai nomor pertandingan.
Persaingan Internasional Jadi Ajang Pembuktian
Kejuaraan IMT-GT menjadi salah satu ajang penting bagi perkembangan olahraga petanque di kawasan.
Kompetisi ini mempertemukan atlet dari tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Oleh sebab itu, para peserta tidak hanya menghadapi persaingan antarwilayah, tetapi juga berhadapan dengan atlet dari lingkungan olahraga internasional.
Bagi atlet Sumatera Barat, kompetisi tersebut menjadi ruang untuk mengukur kemampuan.
Selain itu, pertandingan internasional juga memberikan pengalaman penting dalam menghadapi tekanan dan membangun mental bertanding.
Prestasi yang diraih Abdul Mujib, Intan Syahjuni, dan Sepria Wahyu Hidayat membuktikan bahwa atlet daerah memiliki kemampuan untuk bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi.
Peran Pelatih dalam Persiapan Atlet
Keberhasilan atlet tidak lepas dari proses latihan dan pendampingan tim.
Dalam kejuaraan tersebut, tim FOPI Sumatera Barat mendapat pendampingan dari Coach Ruki Febri Hartika, M.Pd.
Pelatih memiliki peran penting dalam mempersiapkan strategi dan menjaga kesiapan atlet sebelum pertandingan.
Selain kemampuan teknik, atlet juga membutuhkan kesiapan fisik dan mental.
Karena itu, proses pembinaan menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju prestasi.
Kerja sama antara atlet dan pelatih turut membantu Sumatera Barat menghadapi persaingan dalam ajang IMT-GT.
Ketua FOPI Sumbar Apresiasi Perjuangan Atlet
Ketua Pengprov FOPI Sumatera Barat, Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet.
Menurutnya, raihan medali tersebut menjadi kebanggaan bagi perkembangan olahraga petanque di Sumatera Barat.
Prestasi di ajang internasional juga menunjukkan hasil dari kerja keras para atlet selama menjalani latihan.
Selain itu, capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet lain untuk terus mengembangkan kemampuan.
Dukungan terhadap pembinaan olahraga juga menjadi penting agar semakin banyak atlet muda memiliki kesempatan mengikuti kompetisi.
Daftar Peraih Medali FOPI Sumatera Barat
FOPI Sumatera Barat berhasil membawa pulang dua medali dari ajang IMT-GT.
Medali Emas – Double Mix
- Abdul Mujib
- Intan Syahjuni
Medali Perunggu – Single Man
- Sepria Wahyu Hidayat
Pelatih: Ruki Febri Hartika, M.Pd.
Ketua Pengprov FOPI Sumatera Barat: Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd.
Jadi Motivasi untuk Terus Berprestasi
Raihan satu medali emas dan satu medali perunggu menjadi modal positif bagi perkembangan petanque Sumatera Barat.
Ke depan, para atlet diharapkan terus meningkatkan kemampuan teknik melalui latihan yang konsisten.
Selain itu, pengalaman bertanding di level internasional dapat membantu atlet membangun mental kompetitif.
Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di daerah dapat melahirkan atlet dengan kemampuan bersaing di level yang lebih tinggi.
Melalui latihan, disiplin, dan dukungan yang berkelanjutan, peluang atlet Sumatera Barat untuk mencatatkan prestasi nasional maupun internasional semakin terbuka.
Keberhasilan di ajang IMT-GT pun menjadi momentum penting bagi FOPI Sumatera Barat untuk terus memperkuat pembinaan atlet dan mendorong lahirnya prestasi baru di masa mendatang.
Penulis: Putri Faathiman Niara


