EDUCARE.CO.ID – Mahasiswa Indonesia kembali menorehkan prestasi internasional. Delegasi Indonesia meraih dua medali perunggu dan tiga penghargaan Honorable Mention pada ajang International Mathematics Competition (IMC) 2026 di Blagoevgrad, Bulgaria, pada 27 Juli–3 Agustus 2026.
Delegasi Indonesia meraih pencapaian tersebut setelah bersaing dengan 447 mahasiswa dari 48 negara. Karena itu, hasil ini menunjukkan daya saing mahasiswa Indonesia di bidang matematika dan sains.
Akun resmi @republikindonesia mengumumkan prestasi tersebut pada Jumat (7/8/2026). Selain itu, pemerintah menilai keberhasilan ini sebagai bukti kualitas talenta muda Indonesia di bidang STEM.
Lima Mahasiswa Wakili Indonesia
Lima mahasiswa mewakili Indonesia pada IMC 2026. Mereka berasal dari beberapa perguruan tinggi ternama, yaitu:
- Bunayya Dufadilin Haqqi Syabani – Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Fajar Arif Shodiqin – Universitas Gadjah Mada (UGM)
- Irfan Hanif Yamashita – Universitas Indonesia (UI)
- M. Rival Faiz Faturohman – Universitas Diponegoro (Undip)
- Muhammad Hanif – Universitas Gadjah Mada (UGM)
Sebelumnya, Direktorat Bina Talenta Sains dan Teknologi menyelenggarakan seleksi nasional pada Juni 2026. Setelah lolos seleksi, para mahasiswa mengikuti pembinaan intensif sebelum berangkat ke Bulgaria.
Ditjen Saintek Beri Apresiasi kepada Delegasi Indonesia
Ditjen Saintek menyambut delegasi Indonesia sekaligus menyampaikan apresiasi pada Sabtu (9/8/2026). Dalam acara tersebut hadir Direktur Bina Talenta Sains dan Teknologi Adi Nuryanto dan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Prof. Ahmad Najib Burhani.
Prof. Ahmad Najib Burhani menegaskan bahwa pengalaman berkompetisi di tingkat internasional memiliki nilai penting bagi perkembangan mahasiswa.
“Setiap kesempatan berkompetisi merupakan prestasi yang patut disyukuri dan menjadi bekal untuk terus berkembang,” kata Prof. Ahmad Najib Burhani.
Prestasi Bukan Hanya Soal Medali
Ditjen Saintek menilai jumlah medali bukan satu-satunya ukuran prestasi. Namun, pemerintah juga menghargai semangat belajar, kemampuan berkembang, dan keberanian membawa nama Indonesia di forum internasional.
Oleh sebab itu, pemerintah berharap capaian IMC 2026 dapat memotivasi lebih banyak mahasiswa untuk menekuni matematika, sains, dan teknologi. Selain itu, prestasi ini dapat memotivasi generasi muda untuk lebih berani bersaing di tingkat global.
IMC Jadi Ajang Bergengsi Mahasiswa Dunia
Penyelenggara pertama kali menggelar International Mathematics Competition pada tahun 1994 sebagai kompetisi matematika internasional khusus mahasiswa. Setiap tahun, ajang ini mempertemukan mahasiswa terbaik dari berbagai negara untuk menguji kemampuan pemecahan masalah matematika tingkat tinggi.
Dengan raihan dua medali perunggu dan tiga Honorable Mention, delegasi Indonesia menambah daftar prestasi mahasiswa Indonesia di panggung dunia. Karena itu, keberhasilan ini memperkuat optimisme bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing secara akademik di tingkat internasional.



