EDUCARE.CO.ID – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Keagamaan Buddha, Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri, Indi Darma Oktavia, berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana melalui jalur publikasi ilmiah. Ia meraih gelar sarjana setelah jurnal nasional terakreditasi SINTA 2 menerima dan memublikasikan artikel hasil penelitiannya.
Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa STABN Raden Wijaya mampu menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar akademik nasional. Selain itu, keberhasilan ini memperlihatkan bahwa jalur publikasi ilmiah dapat menjadi alternatif penyelesaian tugas akhir sesuai ketentuan yang berlaku.
Artikel Penelitian Lolos Seleksi Jurnal Nasional
Artikel karya Indi berjudul Digital Anxiety and Learning Focus Among Senior High School Students: A Mixed-Methods Study from a Buddhist Psychology Perspective in Wonogiri, Indonesia berhasil menembus jurnal nasional terakreditasi SINTA 2.
Untuk mencapai tahap tersebut, setiap artikel harus melewati proses seleksi yang ketat. Selanjutnya, para reviewer melakukan penelaahan ilmiah (peer review) sebelum penulis menyempurnakan naskah sesuai standar akademik.
Melalui proses itu, Indi berhasil menghadirkan penelitian yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu Pendidikan Keagamaan Buddha. Karena itu, publikasi tersebut sekaligus memenuhi persyaratan akademik sebagai pengganti skripsi konvensional.
Dorong Budaya Riset Mahasiswa
Indi meraih keberhasilan itu karena ia menjalankan proses penelitian secara konsisten sejak awal hingga publikasi. Di sisi lain, dosen pembimbing terus memberikan arahan agar penelitian memenuhi standar publikasi ilmiah nasional.
Ketua STABN Raden Wijaya Wonogiri, Sulaiman, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Indi membuktikan bahwa mahasiswa kampus mampu bersaing melalui karya ilmiah yang berkualitas.
“Saya sangat mengapresiasi prestasi yang membanggakan ini.” Sulaiman berharap capaian tersebut mampu memotivasi mahasiswa lain agar terus berkarya dan memperkuat budaya riset melalui publikasi ilmiah, Minggu (19/7/2026).
Sementara itu, Indi mengaku bersyukur karena berhasil menembus jurnal nasional terakreditasi SINTA 2. Ia menjelaskan bahwa proses publikasi membutuhkan kesabaran, komitmen, dan semangat belajar yang tinggi.Selain itu, dukungan dosen pembimbing, keluarga, dan teman-teman mendorong Indi menyelesaikan proses publikasi hingga jurnal memuat artikelnya.
Perkuat Kualitas Akademik Kampus
Keberhasilan ini semakin memperkuat komitmen STABN Raden Wijaya Wonogiri dalam membangun budaya riset di lingkungan kampus. Kampus terus mendorong mahasiswa agar aktif menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Di samping itu, kampus menargetkan semakin banyak mahasiswa memublikasikan karya di jurnal terakreditasi agar kualitas akademik institusi terus meningkat. Langkah tersebut juga memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan pendidikan keagamaan Buddha di Indonesia.




