Probolinggo Raih PPA Award 2026, Bukti Nyata Komitmen Lindungi Anak dari Perkawinan Dini

Must read

EDUCARE.CO.ID Pemerintah Kota Probolinggo kembali mencatatkan prestasi di bidang perlindungan anak. Kota Probolinggo berhasil meraih Peringkat III Penilaian Kinerja Pencegahan Perkawinan Anak (PPA Award) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya melindungi hak anak terus berjalan secara konsisten dan melibatkan berbagai pihak.

Berdasarkan sumber Pemerintah Kota Probolinggo, penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Provinsi Jawa Timur di Graha Menur, Surabaya, pada 29 Juni 2026.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan

Pemerintah Kota Probolinggo menjalankan berbagai langkah nyata untuk mencegah perkawinan anak. Pemerintah mengembangkan kebijakan, memperluas edukasi kepada masyarakat, mendampingi keluarga, serta membangun kolaborasi dengan sekolah, organisasi masyarakat, lembaga perlindungan anak, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Pendekatan tersebut membantu memperkuat perlindungan anak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memenuhi hak-hak anak.

Pemerintah Dorong Anak Meraih Masa Depan

Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut lahir dari kerja sama seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap masa depan anak.

Menurutnya, pencegahan perkawinan anak tidak hanya bertujuan menurunkan angka kasus, tetapi juga memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar, berkembang, dan mengejar cita-cita.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen bersama dalam membangun lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak kepada anak. Pencegahan perkawinan anak bukan hanya tentang menekan angka, tetapi memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk tumbuh, belajar, bermimpi, dan meraih masa depan terbaiknya,” ujar Ina.

Ia juga mengajak seluruh pihak terus memperkuat kolaborasi agar anak-anak di Kota Probolinggo dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung pengembangan potensi mereka.

Momentum Perkuat Ketahanan Keluarga

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga menandatangani Persetujuan Bersama Program Pelita ASM antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, dan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Program tersebut bertujuan memperkuat layanan pendampingan keluarga secara terintegrasi, khususnya dalam perlindungan perempuan dan anak serta pencegahan perkawinan anak.

Keluarga Jadi Fondasi Indonesia Emas

Kepala DP3AK Provinsi Jawa Timur, Sufi Agustini, menilai peringatan Harganas menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun keluarga yang tangguh.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Keberhasilan Kota Probolinggo meraih PPA Award 2026 menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak. Upaya tersebut sekaligus memperkuat komitmen daerah dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img