Kemendikdasmen Apresiasi Komitmen Rembang Perluas Akses Pendidikan melalui Program Beasiswa

Must read

EDUCARE.CO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rembang atas komitmennya memperluas akses pendidikan melalui Program Beasiswa Rembang. Program tersebut membuka kesempatan belajar bagi lebih banyak mahasiswa sekaligus mendorong pemerataan pendidikan bermutu.

Berdasarkan siaran pers resmi Kemendikdasmen, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi tersebut saat menghadiri puncak perayaan Anniversary Forum Anak Beasiswa Rembang (FABS) ke-IX di Pendopo Museum R.A. Kartini, Rembang, Jawa Tengah.

Beasiswa Menjadi Jalan Meraih Masa Depan

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan biaya pendidikan. Sebaliknya, program itu menjadi kesempatan yang mampu mengubah masa depan penerimanya.

Ia mengaku pernah menempuh pendidikan dengan dukungan berbagai program beasiswa. Karena pengalaman itu, ia memahami besarnya arti bantuan pendidikan bagi generasi muda Indonesia.

Menurutnya, pemerintah perlu terus membuka akses pendidikan agar semakin banyak anak mampu mewujudkan cita-citanya.

Rembang Terus Perkuat Pembangunan SDM Melalui Program Beasiswa

Selain itu, Abdul Mu’ti mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kabupaten Rembang dalam mengembangkan Forum Anak Beasiswa Rembang (FABS).

Ia menilai forum tersebut bukan hanya menjadi tempat berkumpul para penerima beasiswa. Sebaliknya, forum itu juga membangun karakter, rasa percaya diri, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperluas layanan pendidikan bermutu bagi seluruh masyarakat.

Pemerintah Terus Perluas Kesempatan Belajar

Sementara itu, pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai kebijakan afirmatif.

Abdul Mu’ti menyebut beberapa program nasional, seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, Garuda Transformasi, dan Sekolah Nasional Terintegrasi.

Menurutnya, seluruh program tersebut bertujuan memberi kesempatan belajar kepada lebih banyak anak Indonesia.

Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pelajar agar tetap percaya diri mengejar cita-cita, meski berasal dari keluarga sederhana atau tinggal di daerah yang jauh dari pusat kota.

Pendidikan Vokasi dan Karakter Harus Berjalan Bersama

Selanjutnya, Abdul Mu’ti mendorong setiap pemerintah daerah mengembangkan program beasiswa sesuai potensi wilayahnya.

Sebagai contoh, Kabupaten Rembang dapat memperkuat pendidikan vokasi berbasis kelautan. Langkah tersebut menghasilkan lulusan yang siap bekerja sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan pentingnya membangun karakter di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, generasi muda harus menguasai teknologi. Namun, mereka juga perlu menjaga etika, sopan santun, dan nilai kemanusiaan saat memanfaatkan teknologi digital.

Hampir 500 Mahasiswa Sudah Merasakan Manfaat

Pembina Forum Anak Beasiswa Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro, menjelaskan bahwa program tersebut telah membantu 494 mahasiswa sejak 2017.

Sebanyak 389 mahasiswa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri. Sementara itu, 105 mahasiswa memilih perguruan tinggi swasta yang berada di Kabupaten Rembang.

Ia berharap program tersebut terus berkembang sehingga semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

Kemendikdasmen menyebut Pemerintah Kabupaten Rembang berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia pendidikan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img