Dari Pulau Tidung ke Jepang, SMKN 61 Jakarta Buktikan Lulusan SMK Bisa Go Internasional

Must read

EDUCARE.CO.ID – Lokasi sekolah yang berada di Kepulauan Seribu tidak menghalangi SMK Negeri 61 Jakarta untuk mencetak lulusan berdaya saing global. Berkat program pelatihan dan kemitraan dengan dunia industri, sekolah vokasi yang berlokasi di Pulau Tidung ini berhasil mengantarkan puluhan alumninya bekerja di Jepang.

Berdasarkan sumber Kemendikdasmen, hingga tahun 2026 sebanyak 28 lulusan SMKN 61 Jakarta telah memperoleh kesempatan bekerja di Jepang. Tahun ini, sekolah kembali mempersiapkan 10 siswa untuk mengikuti program serupa melalui dukungan pelatihan dan fasilitasi dari Kemendikdasmen.

Peluang Kerja Luar Negeri Terus Diperluas

Kepala SMKN 61 Jakarta, Firdaus, menjelaskan bahwa sekolah terus membuka akses kerja bagi para lulusan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Jepang dan Taiwan menjadi dua negara tujuan yang saat ini menjadi fokus pengembangan kerja sama.

Firdaus mengatakan sekolah menargetkan 10 peserta mengikuti program penempatan kerja ke Jepang pada tahun ini. Dukungan dari Kemendikdasmen juga membantu peserta menjalani proses persiapan sehingga peluang bekerja di luar negeri semakin terbuka.

Pelatihan Disiapkan Sejak Bangku Sekolah

Sekolah membekali siswa sejak duduk di kelas XII. Salah satu materi utama ialah pelatihan bahasa Jepang yang berlangsung secara intensif menjelang keberangkatan.

Menariknya, guru yang pernah bekerja di Jepang mengajar langsung dalam program tersebut. Mereka tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga memperkenalkan budaya kerja, etika profesional, serta kehidupan sehari-hari di Jepang.

Selain itu, sekolah bekerja sama dengan balai pelatihan kerja sebelum peserta melanjutkan proses seleksi bersama perusahaan mitra di Jepang. Langkah tersebut sekaligus memperkuat perlindungan bagi calon tenaga kerja Indonesia.

Lulusan Masuk Berbagai Sektor Industri

Lulusan SMKN 61 Jakarta bekerja di berbagai bidang sesuai kebutuhan industri Jepang. Mereka menempati sektor agribisnis, perikanan, hingga konstruksi.

Penempatan kerja tidak selalu mengikuti kompetensi keahlian yang dipelajari di sekolah. Sebaliknya, perusahaan menentukan bidang pekerjaan berdasarkan kebutuhan tenaga kerja yang tersedia.

Praktik Berbasis Industri Jadi Kekuatan Sekolah

Saat ini, SMKN 61 Jakarta memiliki 348 siswa. Sebagian besar berasal dari wilayah daratan Jakarta, sedangkan sisanya merupakan warga Kepulauan Seribu.

Sekolah juga membuka lima program keahlian, yaitu Nautika Kapal Niaga, Teknika Kapal Niaga, Nautika Kapal Penangkap Ikan, Agribisnis Perikanan Air Laut dan Payau, serta Kuliner.

Untuk mendukung pembelajaran, sekolah menyediakan berbagai fasilitas praktik. Guru bersama siswa memanfaatkan alat komunikasi kapal, sistem navigasi, radar pemantau lalu lintas kapal, hingga simulator mesin kapal dalam proses belajar.

Melalui pembelajaran berbasis kompetensi tersebut, siswa memperoleh pengalaman praktik yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Lokasi Bukan Penghalang Meraih Karier Global

Keberhasilan SMKN 61 Jakarta menunjukkan bahwa sekolah yang berada jauh dari pusat kota tetap mampu menghasilkan lulusan berkualitas. Dukungan pelatihan, kemitraan industri, dan pembelajaran berbasis praktik membuka peluang bagi siswa untuk bersaing hingga tingkat internasional.

Program ini sekaligus membuktikan bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi jalur strategis dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten dan siap menghadapi pasar kerja global.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img