EDUCARE.CO.ID – Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) kembali melahirkan pengusaha muda yang sukses mengembangkan usaha kuliner. Salah satunya adalah Depri Eka Putra, alumni PKW yang kini mengelola bisnis dimsum dengan empat cabang serta mempekerjakan 16 karyawan.
Kesuksesan tersebut tidak datang secara instan. Sebaliknya, Depri melewati berbagai pekerjaan sebelum akhirnya mampu membangun usaha sendiri.
Berawal dari Mimpi Menjadi Pengusaha
Sejak duduk di bangku sekolah, Depri sudah bercita-cita menjadi seorang wirausaha. Namun, setelah lulus pada 2018, ia memilih bekerja karena belum memiliki pengalaman dan modal usaha.
Ia mengawali karier di sebuah kafe di Bandung selama satu tahun. Setelah kafe tersebut tutup, Depri melanjutkan pekerjaannya di industri food and beverage (F&B) selama sekitar tiga setengah tahun.
Kerja kerasnya membawanya menjadi kepala cabang. Meski begitu, ia memilih mengundurkan diri karena tanggung jawab yang besar tidak sebanding dengan penghasilan yang diterima.
“Sudah coba, tetapi beratnya tanggung jawab tidak sebanding dengan pendapatan sehingga saya memutuskan untuk mundur saja,” ujar Depri.
PKW Mengubah Perjalanan Karier
Setelah keluar dari pekerjaannya, Depri sempat menjadi pengemudi ojek online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Tidak lama kemudian, ia memperoleh informasi mengenai kursus tata boga gratis melalui Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW). Kesempatan itu langsung ia manfaatkan dengan mendaftar di LKP BMD Culinary School.
“Banyak yang daftar, tapi alhamdulillah saya salah satu peserta yang keterima,” katanya.
Selama mengikuti pelatihan pada 2024, Depri mempelajari berbagai teknik membuat makanan, mulai dari street food hingga bakery. Selain itu, para instruktur juga mengajarkan dasar-dasar kewirausahaan agar peserta siap membuka usaha.
“Belajarnya menyenangkan dan sangat berdampak. Ini hal baru bagi saya dan benar-benar menjadi bekal hidup,” ungkapnya.
Setelah menyelesaikan pelatihan, Depri menerima bantuan modal berupa peralatan dan bahan usaha. Bekal tersebut mendorongnya untuk segera memulai bisnis.
Merintis Usaha Dimsum dari Nol
Depri kemudian mendirikan usaha kuliner Kingbab.yayyy. Ia menawarkan berbagai menu seperti dimsum original, dimsum keju lumer, gyoza, dan kimbab.
Pada awal usaha, ia harus bekerja keras mencari pelanggan. Karena itu, ia aktif mempromosikan produknya melalui Instagram dan TikTok.
Strategi tersebut membuahkan hasil. Semakin banyak pelanggan mengenal produknya. Bahkan, banyak di antaranya kembali membeli secara rutin.
Kini Miliki Empat Cabang
Usaha Kingbab.yayyy berkembang cukup pesat. Dalam waktu sekitar satu tahun, Depri berhasil membuka empat cabang di wilayah Yogyakarta.
“Sekarang sudah ada empat cabang, yaitu stan di dekat Kampus UMY, Unisa, Jalan Godean, dan Jalan Gatak,” jelasnya.
Selain membuka cabang baru, ia juga mengembangkan layanan katering untuk acara pernikahan. Di sisi lain, ia rutin mengikuti berbagai bazar kuliner agar produknya semakin dikenal masyarakat.
Berkat strategi tersebut, omzet usahanya kini mencapai sekitar Rp64 juta hingga Rp75 juta setiap bulan.
Buka Lapangan Kerja bagi Masyarakat
Pertumbuhan usaha tidak hanya membawa keuntungan bagi Depri. Ia juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar.
Saat ini, sebanyak 16 karyawan bekerja di usaha Kingbab.yayyy. Mereka menangani proses produksi hingga operasional gerai.
Keberhasilan tersebut juga mengantarkan Depri meraih penghargaan Lulusan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) 2024 kategori Transformatif Positif dari Kemendikdasmen.
Selain menerima penghargaan, Depri juga menjadi instruktur tamu dalam Program PKW di LKP BMD Culinary School pada 2025 dan 2026.
Melalui kesempatan itu, ia membagikan pengalaman sekaligus memotivasi peserta agar berani memulai usaha setelah mengikuti pelatihan.
“Saya senang berbagi dan berharap mereka bisa mengembangkan usaha dari ilmu yang sudah didapat dari PKW,” tutup Depri.



