educare.co.id, Surabaya, 10 September 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR). Ryan Adi Taufiqurrahman, mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) UNAIR, berhasil meraih Best Presenter Award dalam ajang internasional i-IDeA™ 2025: The 6th International Science, Technology and Engineering Conference (ISTEC) yang digelar di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Perlis, Malaysia, 3–4 September 2025.
Ryan mempresentasikan penelitian berjudul Evaluation of Intan Room: A Revolutionary Artificial Incubation Device to Modify Sex Ratio in Olive Ridley Sea Turtle. Inovasi Intan Room dan Intan Box yang dikembangkannya bersama Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) dan FIKKIA UNAIR dengan dukungan CSR Bank BCA ini menghadirkan perangkat inkubasi tanpa pasir untuk meningkatkan efektivitas penetasan telur penyu sekaligus mengontrol rasio jenis kelamin tukik.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk tim riset dan seluruh pihak yang terlibat. Saya berharap inovasi ini bisa menjadi langkah nyata dalam mendukung konservasi penyu di Indonesia,” ujar Ryan.
Selain membawa harum nama UNAIR, prestasi ini juga menunjukkan kontribusi nyata Indonesia dalam inovasi global di bidang sains, teknologi, lingkungan, dan konservasi satwa laut. Ryan mengakui tantangan terbesar adalah menjaga kestabilan suhu inkubasi yang masih terpengaruh kondisi luar. “Kami terus berupaya mencari metode terbaik agar kestabilan suhu tetap terjaga, sehingga tingkat keberhasilan penetasan dan rasio jenis kelamin tukik dapat dikontrol dengan optimal,” tambahnya.
Ryan berharap teknologi Intan Room dan Intan Box dapat diimplementasikan lebih luas di kawasan konservasi penyu, baik di Indonesia maupun dunia, untuk memperkuat upaya penyelamatan satwa langka tersebut. ( SCP )



