76 Sekolah Direvitalisasi, Pendidikan Aceh Utara dan Aceh Tengah Bangkit Kembali

Must read

EDUCARE.CO.ID, Aceh – Komitmen pemerintah dalam memulihkan pendidikan pascabencana kembali ditegaskan melalui langkah nyata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Ia meresmikan sekolah hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang terpusat di SD Negeri 12 Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, dan SMA Negeri 1 Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Program ini menjadi simbol kebangkitan layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana, sekaligus bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah yang ditargetkan rampung bertahap hingga 2026.

Di dataran tinggi Gayo, Mendikdasmen secara simbolis meresmikan 53 satuan pendidikan hasil revitalisasi tahun 2025 yang tersebar di Aceh Tengah dan Bener Meriah. Sekolah-sekolah tersebut sebelumnya terdampak banjir bandang dan longsor yang merusak infrastruktur pendidikan. “Sekolah harus kembali menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman,” tegas Abdul Mu’ti, seraya menekankan bahwa revitalisasi tidak hanya membangun fisik gedung, tetapi juga menjamin keberlanjutan layanan pendidikan bagi siswa.

Dalam kunjungan lapangan, Mendikdasmen juga meninjau sekolah-sekolah yang masih menjalankan pembelajaran di ruang darurat. Pemerintah memastikan relokasi sekolah yang berada di zona rawan bencana, termasuk SMP Negeri 22 Takengon yang akan dipindahkan dan dibangun sebagai Unit Sekolah Baru pada 2026. Selain itu, SD Negeri 12 Bintang akan mendapat tambahan ruang kelas baru. Tak berhenti di sana, modernisasi pembelajaran turut didorong melalui pemanfaatan teknologi, seperti Papan Interaktif Digital yang diperkuat dengan akses internet, termasuk berbasis satelit untuk wilayah terpencil.

Program revitalisasi ini menghadirkan harapan baru bagi warga sekolah. Kepala SLB Negeri Silih Nara Angkup dan SMAN 1 Timang Gajah mengakui bahwa fasilitas yang lebih aman dan layak membuat proses belajar mengajar jauh lebih optimal. Apresiasi pun disampaikan kepada pemerintah atas perhatian yang dirasakan langsung manfaatnya. Dengan infrastruktur yang pulih, dukungan teknologi, dan perhatian pada kesejahteraan guru, revitalisasi satuan pendidikan di Aceh menjadi fondasi penting menuju pendidikan yang aman, inklusif, dan berkualitas bagi semua.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article