EDUCARE.CO.ID – Sebanyak 378 siswa madrasah di Kota Medan mendapat beasiswa dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan. UPZ menyalurkan bantuan tersebut dari dana zakat yang berasal dari ASN Muslim di lingkungan Kemenag Medan.
Berdasarkan sumber Kantor Kementerian Agama Kota Medan, penyaluran berlangsung di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Medan, Rabu (19/8/2026).
Penerima beasiswa mencakup siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Mereka berasal dari madrasah negeri maupun swasta di Kota Medan.
Program ini menunjukkan upaya UPZ Kemenag Medan dalam mengelola dana zakat untuk membantu kebutuhan pendidikan. Selain meringankan beban keluarga, bantuan tersebut juga diharapkan mendorong siswa untuk semakin giat belajar.
378 Siswa MI, MTs, dan MA Terima Beasiswa
UPZ Kemenag Medan memperluas sasaran penerima pada penyaluran kali ini. Tidak hanya siswa madrasah negeri, siswa dari madrasah swasta juga memperoleh bantuan.
Perluasan tersebut membuat manfaat dana zakat menjangkau lebih banyak siswa. Para penerima dapat memanfaatkan beasiswa untuk mendukung kebutuhan sekolah masing-masing.
Kepala Kantor Kemenag Kota Medan, Impun Siregar, meminta siswa menggunakan bantuan sesuai kebutuhan pendidikan.
“Manfaatkan beasiswa ini untuk kepentingan sekolah dan jangan digunakan untuk kepentingan lain,” ujar Impun saat kegiatan penyaluran.
Ia juga meminta orang tua terus mendampingi anak dalam belajar. Selain prestasi akademik, keluarga perlu membantu anak membangun karakter dan menjalankan kehidupan keagamaan dengan baik.
Orang Tua Punya Peran Penting
Impun menilai dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan siswa. Karena itu, ia mengajak orang tua ikut mengarahkan anak agar lebih rajin belajar dan menjaga perilaku sehari-hari.
“Kami berharap kerja sama para orang tua dalam membimbing dan mengarahkan anak-anak agar lebih giat lagi belajar, sholatnya juga harus diperhatikan, sehingga mereka kelak menjadi pribadi yang saleh dan berakhlak baik,” katanya.
Penyaluran beasiswa turut menghadirkan orang tua siswa, kepala madrasah di Kota Medan, Pokjawas Madrasah, serta siswa penerima dari jenjang MI, MTs, dan MA.
Zakat ASN Kemenag Jadi Sumber Beasiswa
UPZ Kemenag Medan mengumpulkan zakat dari ASN Muslim yang bekerja di lingkungan Kantor Kemenag Kota Medan. Setelah itu, UPZ menyalurkan dana tersebut melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.
Beasiswa bagi siswa madrasah menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana tersebut. Program ini sekaligus menunjukkan bagaimana zakat dapat mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat.
Impun menyambut peningkatan jumlah penerima pada periode kali ini. Ia juga mengajak masyarakat mendoakan para ASN yang rutin menunaikan zakat melalui UPZ.
“Kita patut bersyukur, penyaluran beasiswa UPZ Kemenag Medan dari sisi jumlah penerima bertambah. Bukan saja siswa madrasah negeri yang menerima, siswa madrasah swasta pun menerima bantuan beasiswa ini,” ucapnya.
Menurut Impun, konsistensi penghimpunan zakat dapat membuka peluang bagi UPZ untuk memperluas bantuan pada masa mendatang.
Beasiswa Jadi Motivasi untuk Berprestasi
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Medan, Yose Rizal, turut memberikan pesan kepada para penerima. Ia meminta siswa menjadikan bantuan tersebut sebagai penyemangat untuk meningkatkan prestasi.
“Jadikan beasiswa ini sebagai motivasi untuk belajar lebih giat lagi, raih prestasi setinggi-tingginya agar masa depan lebih baik,” tutur Yose.
Ia juga mengingatkan siswa untuk menghormati orang tua dan guru. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik, tetapi juga pada sikap dan akhlak.
Dengan semangat tersebut, beasiswa diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan finansial. Para siswa juga dapat menjadikannya sebagai dorongan untuk terus berkembang dan meraih prestasi.
UPZ Perluas Penerima hingga Madrasah Swasta
Penyelenggara Zakat dan Wakaf sekaligus Ketua UPZ Kemenag Medan, Firdansyah Manaek Hasibuan, menyampaikan bahwa jumlah penerima kali ini meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
UPZ juga membuka akses bantuan bagi siswa madrasah swasta. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat dana zakat dari ASN Kemenag Medan.
“Alhamdulillah, untuk periode ini jumlah penerima beasiswa UPZ kita tambah, dan penerima manfaat bukan saja siswa madrasah negeri, tetapi siswa madrasah swasta juga kita beri. Terima kasih kepada para ASN Kemenag Medan yang sudah mempercayakan pemotongan zakatnya melalui UPZ,” ungkap Firdansyah.
Ia berharap kepercayaan tersebut terus tumbuh sehingga UPZ dapat membantu lebih banyak masyarakat.
Dorong Zakat Jadi Budaya Berbagi
Firdansyah mengajak seluruh pihak di lingkungan Kemenag Medan untuk meningkatkan kesadaran berzakat. Menurutnya, kebiasaan berbagi dapat memperkuat manfaat sosial di lingkungan sekitar.
Ia juga berharap jumlah penerima beasiswa terus bertambah pada periode berikutnya.
“Kiranya Allah SWT memberikan ganjaran kepada kita semua yang sudah memberikan rezekinya bagi mereka yang perlu dibantu. Insya Allah, untuk periode berikutnya penerima manfaat berupa beasiswa ini dapat kita tingkatkan, sehingga ghirah berzakat menjadi budaya dan kesadaran semua,” sebut Firdansyah.
Penyaluran kepada 378 siswa menjadi salah satu contoh pemanfaatan zakat untuk mendukung pendidikan. Ke depan, UPZ Kemenag Medan berharap program tersebut dapat menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan.


