SKB Banjarbaru Buka Sekolah di Lapas, Warga Binaan Kini Bisa Ikuti Paket A hingga C

Must read

EDUCARE.CO.ID – SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Banjarbaru terus memperluas layanan pendidikan kesetaraan. Kali ini, lembaga tersebut menghadirkan Program Paket A, Paket B, dan Paket C bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru.

Berdasarkan sumber SPNF SKB Kota Banjarbaru, program ini menjadi langkah nyata untuk memastikan seluruh warga negara tetap memperoleh hak pendidikan, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.

SKB Kota Banjarbaru memulai program tersebut melalui penandatanganan kerja sama antara Kepala Lapas Kelas IIB Banjarbaru, I Made Supartana, dan Kepala SPNF SKB Kota Banjarbaru, Khurin Muflikhati. Kegiatan berlangsung di Aula 2 Lapas Banjarbaru pada Rabu (1/7/2026).

Setelah penandatanganan, kedua pihak menyerahkan tanda peserta dan bahan ajar kepada perwakilan warga binaan. Penyerahan itu menandai dimulainya proses pembelajaran pendidikan kesetaraan di lingkungan lapas.

Pendidikan Harus Menjangkau Semua Kalangan

Kepala SPNF SKB Kota Banjarbaru, Khurin Muflikhati, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Karena itu, SKB Kota Banjarbaru terus menghadirkan layanan pendidikan bagi berbagai kelompok masyarakat, termasuk warga binaan.

Menurutnya, peserta tidak hanya mengikuti pembelajaran untuk memperoleh ijazah. Mereka juga mengembangkan kompetensi, keterampilan, dan pengalaman belajar sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Selain itu, program ini memperluas akses pendidikan bagi kelompok yang selama ini memiliki keterbatasan memperoleh layanan pendidikan formal.

“Kami ingin memastikan setiap warga binaan tetap memiliki kesempatan belajar. Pendidikan harus menjangkau siapa pun tanpa terkecuali. Kami berharap program ini membangkitkan semangat belajar sekaligus membantu mereka membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Khurin.

Lapas Dukung Pembinaan Melalui Pendidikan

Kepala Lapas Kelas IIB Banjarbaru, I Made Supartana, menyambut positif kolaborasi tersebut.

Ia menilai pendidikan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Melalui pendidikan, warga binaan dapat meningkatkan kemampuan sekaligus memperbesar peluang untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

Karena itu, Lapas Banjarbaru mendukung penuh pelaksanaan Program Paket A, Paket B, dan Paket C.

Pemerintah Daerah Berikan Dukungan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Abdul Basid, menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penyelenggaraan pendidikan kesetaraan di lingkungan lapas.

Ia mengatakan setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Oleh sebab itu, pemerintah daerah akan terus mendukung pelaksanaan program agar berjalan optimal.

Menurutnya, pendidikan dapat menjadi bekal penting bagi warga binaan ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Perluas Pendidikan yang Inklusif

Melalui kolaborasi ini, SPNF SKB Kota Banjarbaru semakin memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif.

Program Paket A, Paket B, dan Paket C di Lapas Kelas IIB Banjarbaru diharapkan mampu memperluas akses belajar, meningkatkan kompetensi warga binaan, sekaligus membantu mereka mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img