Pemuda Asal Aceh Raih Beasiswa LPDP, Tempuh Studi Urban Design di UCL London

EduNews EduSchool

educare.co.id, Banda Aceh – Langkah besar ditempuh Ikhsan Hasbi, pemuda asal Beureunuen, Aceh, yang kini melanjutkan studi magister di University College London (UCL), Inggris. Ia diterima di program Urban Design and City Planning, salah satu jurusan unggulan di kampus yang menempati peringkat pertama dunia versi QS World University Rankings 2025 untuk bidang Arsitektur dan Lingkungan Terbangun.

Kesempatan ini diraih Ikhsan melalui beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang membantunya mewujudkan impian belajar di universitas ternama dunia.

“Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Beasiswa LPDP benar-benar membuka jalan bagi saya untuk belajar di salah satu universitas terbaik dunia,” ujar Ikhsan, dalam siaran tertulis USK (22/7)

Sebagai lulusan Arsitektur Universitas Syiah Kuala (USK) tahun 2019, minat Ikhsan terhadap perencanaan kota telah tumbuh sejak lama. Ia menganggap program Urban Design di UCL sebagai kelanjutan yang selaras dengan latar belakang akademiknya, sekaligus memperkaya pemahaman tentang dinamika dan struktur kota modern.

“Awalnya ada keraguan, tapi saya memberanikan diri mendaftar, dan alhamdulillah diterima. Rasanya seperti mimpi,” tambahnya.

Tinggal dan belajar di kota global seperti London memberinya banyak pengalaman langsung, terutama dalam pengelolaan wilayah urban yang kompleks. Ia juga mengapresiasi metode pembelajaran di UCL yang sangat interaktif dan berorientasi pada pemikiran kritis.

Keterlibatan Ikhsan dalam kegiatan community-engaged planning—yakni pendekatan perencanaan kota yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat—menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan selama masa studinya.

“Di Indonesia, pendekatan perencanaan seringkali masih top-down. Saya ingin membawa semangat partisipatif ini agar masyarakat lebih aktif dalam pengambilan keputusan perencanaan kota,” jelasnya.

Usai menyelesaikan studinya, Ikhsan berkomitmen untuk kembali ke tanah air, khususnya ke Banda Aceh, demi mendorong pembangunan kota yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan warganya. Ia juga menyampaikan pesan inspiratif kepada generasi muda di seluruh Indonesia.

“Prosesnya memang penuh tantangan, tapi jangan takut bermimpi besar. Jika saya, seorang pemuda dari Beureunuen, bisa sampai di London, Anda juga pasti bisa meraih impian Anda,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *