Mahasiswa ITB Raih Beasiswa Bergengsi Future Research Talent di ANU

EduNews EduSchool

educare.co.id, Bandung – Pramoda Prabaswara, mahasiswa Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2021, meraih prestasi membanggakan dengan menjadi salah satu penerima beasiswa Future Research Talent (FRT) 2024 dari Australian National University (ANU). Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa berbakat untuk melakukan penelitian di bawah bimbingan langsung supervisor dari ANU.

Dikenal dengan sapaan Dida, Pramoda merupakan satu dari empat mahasiswa ITB yang berhasil lolos seleksi ketat yang dilakukan oleh ANU. Dalam proses seleksi, ia menampilkan portofolio prestasi yang mengesankan, termasuk keikutsertaannya dalam tim Kontes Robot Sepakbola Indonesia Beroda (KRSBI-B) serta pencapaiannya sebagai juara kedua dalam kompetisi ASHRAE untuk sistem monitoring ruangan berbasis IoT.

Pengalaman ini juga menjadi momen bersejarah bagi Dida, karena merupakan kali pertama ia bepergian ke luar negeri dan naik pesawat. Ia menyebut perjalanan ini sebagai salah satu pengalaman paling berkesan dalam hidupnya.

Selama di ANU, Dida melakukan penelitian di bawah bimbingan Prof. Louis Moresi, dengan fokus pada mekanika fluida dan perpindahan panas menggunakan Python. Ia mengerjakan proyek penelitian bertajuk “Advanced Computational Modelling with Underworld3: 2D Stokes and Darcy Flow Experiments” yang meneliti hubungan proporsional antara kecepatan dan tekanan fluida dalam media berpori. Penelitian ini memiliki potensi aplikasi dalam bidang geofisika, teknik lingkungan, hingga mitigasi bencana.

Selain pengalaman akademik, Dida juga menikmati berbagai pengalaman budaya selama di Australia. Ia mengunjungi Tidbinbilla Nature Reserve, melakukan observasi bintang di Mount Stromlo, serta berwisata ke Melbourne dan Sydney. Namun, ia juga menghadapi tantangan seperti beradaptasi dengan logat Australia dan perbedaan budaya, termasuk ketiadaan bidet sebagai fasilitas umum.

BACA JUGA:  Dari Riset ke Aksi: POLTERA Serahkan Kapal untuk Warga Kepulauan Sumenep

Dalam pesannya kepada mahasiswa lain, Dida menekankan pentingnya keberanian untuk mencoba hal baru, bahkan jika bidang tersebut bukan merupakan passion utama. “Kadang perjalanan itu lebih penting daripada tujuan akhir,” ujarnya dalam siaran tertulis itb (13/2). Ia juga menyoroti pentingnya membangun koneksi dan keterbukaan terhadap pengalaman baru yang bisa menjadi nilai tambah dalam perjalanan akademik dan profesional.

Dengan pencapaian ini, Dida tidak hanya mengharumkan nama ITB, tetapi juga membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional. Beasiswa FRT ini juga memungkinkan konversi kredit sebesar 3 SKS ke ITB, memberikan manfaat akademik tambahan bagi para penerima.

Program Future Research Talent sendiri merupakan inisiatif ANU yang mendukung mahasiswa dan staf akademik dari berbagai negara dalam penelitian kolaboratif. Dengan total nilai beasiswa sebesar AUD 8.500, peserta dapat menggunakan dana ini untuk menutupi biaya perjalanan, visa, asuransi, akomodasi, serta kebutuhan sehari-hari selama mengikuti program penelitian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *