Langkah Besar Kemenag: Gandeng Leiden University untuk Internasionalisasi PTK

EduNews EduScholar

EDUCARE.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kualitas pendidikan tinggi keagamaan Indonesia ke level global. Kali ini, langkah strategis ditempuh melalui kerja sama internasional dengan Leiden University, Belanda, yang difokuskan pada peningkatan kualitas dan internasionalisasi Pendidikan Tinggi Keagamaan (PTK). Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam membuka ruang pertukaran pengetahuan, riset, dan sumber daya manusia lintas negara.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) oleh Sekjen Kemenag Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin bersama Rektor/Presiden Leiden University, Prof. Dr. Luc Sels di Belanda, Senin (23/2/2026). Momentum ini turut disaksikan sejumlah pejabat penting, termasuk Staf Khusus Menteri Agama Dr. Farid Saenong dan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., yang menunjukkan keseriusan kedua institusi dalam membangun kolaborasi akademik berkelas dunia.

Menurut Kamaruddin Amin, sinergi ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya konkret memperkuat persahabatan Indonesia–Belanda melalui pendidikan tinggi. Kerja sama akan difokuskan pada penguatan pemahaman akademik, kolaborasi riset, pertukaran SDM, hingga program double degree S3, joint publication, professor exchange, dan summer course. Sebagai quick win, program summer course di Indonesia dan Belanda serta visiting professorship dijadwalkan mulai berjalan pada 2026.

Direktur PTKI, Prof. Sahiron, menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas PTKI dan PTK, baik secara kelembagaan maupun kompetensi individu, agar semakin kompetitif di panggung global. Dengan kerja sama yang terstruktur dan berkelanjutan, PTK Indonesia diharapkan semakin diakui dunia internasional, sekaligus menjadi pusat keunggulan keilmuan keagamaan yang adaptif terhadap dinamika global.

BACA JUGA:  Widyaiswara Kemenag Dilatih TOT Kurikulum Merdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *