Kemenag Gelar Lomba Karya Tulis Nasional Bertema Pesantren Ramah Anak

EduNews EduSchool

educare.co.id, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan Lomba Karya Tulis (LKT) tingkat nasional bertema “Menumbuhkan Tradisi Pesantren yang Ramah Anak: Dari Kitab Kuning ke Ruang Aman Hari Ini.” Kegiatan ini bertujuan mendorong budaya ramah anak di lingkungan pesantren serta memberi ruang bagi santri untuk mengekspresikan pandangannya mengenai ruang tumbuh yang aman dan mendidik.

Direktur Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Basnang Said, menyatakan bahwa lomba ini merupakan wujud nyata komitmen Kemenag dalam mendengarkan suara santri, yang merupakan bagian penting dalam masa depan pendidikan pesantren.

“Melalui lomba ini, santri diberi ruang untuk menyuarakan harapan dan pengalamannya tentang pesantren yang aman dan mendidik. Kita ingin menjadikan pesantren sebagai tempat terbaik bagi tumbuh kembang anak,” ujar Basnang Said, dalam siaran tertulis Pendis (21/7).

Lomba ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana literasi dan ekspresi nilai-nilai keislaman dalam narasi yang berpihak pada perlindungan anak. Hal ini disampaikan oleh Yusi Damayanti, Kasubdit Pendidikan Salafiyah dan Kajian Kitab Kuning sekaligus penanggung jawab kegiatan tersebut.

“Kami ingin momen Hari Anak Nasional lebih bermakna dengan melibatkan santri secara langsung dalam narasi perlindungan anak. Nantinya karya-karya terpilih juga akan dibukukan dan dipublikasikan,” jelas Yusi.

Detail Pelaksanaan Lomba

Informasi Lomba. (Foto: Kemenag)

Lomba terbuka bagi santri aktif berusia 13 hingga 21 tahun dari seluruh pesantren di Indonesia. Peserta diminta mengirimkan satu naskah berupa esai, opini, atau refleksi nonfiksi sepanjang 800–1.200 kata. Setiap karya wajib disertai biodata singkat dan surat keterangan aktif sebagai santri.

Berikut jadwal lengkap lomba:

  • Pengumpulan Karya: 15–22 Juli 2025

  • Penjurian: 23–24 Juli 2025

  • Pengumuman Pemenang: 25 Juli 2025

  • Pemberian Penghargaan: 26 Juli 2025

BACA JUGA:  AC WXW Series Inovasi Dari AQUA Japan, Jadikan Udara Bersih dan Aman

Puncak acara akan digelar dalam rangkaian Launching Kurikulum Berbasis Cinta yang direncanakan berlangsung di Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Para pemenang akan memperoleh penghargaan secara langsung dalam kegiatan tersebut.

Santri yang berminat mengikuti lomba dapat mengirimkan naskah ke alamat email: subditsalafiyah@kemenag.go.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *