EDUCARE.CO.ID – Sebelum membeli obat, kosmetik, suplemen, atau makanan kemasan, konsumen perlu memastikan produk tersebut memiliki izin edar yang jelas. Salah satu cara paling mudah adalah cek BPOM online.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyediakan layanan resmi untuk membantu masyarakat mencari informasi produk. Konsumen dapat mengecek produk melalui situs cekbpom.pom.go.id.
Berdasarkan informasi resmi BPOM, masyarakat dapat mencari produk berdasarkan nama produk, merek, nomor izin edar, atau nama pendaftar. Layanan ini mencakup berbagai kategori, seperti obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, obat kuasi, dan pangan olahan.
Pengecekan tersebut hanya membutuhkan beberapa menit. Konsumen pun dapat mengetahui apakah informasi produk sesuai dengan data yang tercatat di BPOM.
Kenapa Konsumen Perlu Cek BPOM?
Nomor izin edar memiliki fungsi penting dalam pengawasan produk yang beredar di masyarakat.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mengatur pengamanan sediaan farmasi. Aturan tersebut mencakup aspek keamanan, khasiat atau manfaat, serta mutu produk.
Sementara itu, produk pangan mengikuti ketentuan khusus di bidang pangan dan keamanan pangan.
Karena itu, konsumen sebaiknya tidak hanya mengandalkan klaim penjual. Konsumen juga dapat memeriksa informasi produk secara mandiri melalui kanal resmi BPOM.
Kebiasaan ini membantu konsumen mengambil keputusan dengan informasi yang lebih lengkap.
Produk Apa Saja yang Bisa Dicek?
Layanan Cek BPOM menyediakan beberapa kategori produk yang dapat dicari masyarakat.
Beberapa di antaranya meliputi:
- Obat
- Obat tradisional
- Suplemen kesehatan
- Kosmetik
- Obat kuasi
- Pangan olahan
Setiap kategori memiliki ketentuan dan jenis registrasi yang berbeda. Karena itu, konsumen perlu memilih kategori pencarian yang sesuai dengan produk yang ingin mereka periksa.
Cara Cek BPOM Online Lewat Situs Resmi
Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi cekbpom.pom.go.id.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka browser melalui HP, laptop, atau komputer.
- Masuk ke situs resmi Cek Produk BPOM.
- Pilih kategori produk yang ingin diperiksa.
- Masukkan nama produk, merek, nomor izin edar, atau nama pendaftar.
- Klik tombol pencarian.
- Periksa informasi produk yang muncul pada hasil pencarian.
Situs resmi BPOM menyediakan beberapa pilihan pencarian sehingga konsumen tidak harus selalu mengetahui nomor izin edar.
Jika konsumen hanya mengetahui nama produknya, gunakan nama tersebut sebagai kata kunci. Jika konsumen sudah memiliki nomor izin edar, masukkan nomor tersebut untuk mendapatkan hasil yang lebih spesifik.
Jangan Hanya Melihat Nomor Izin Edar
Menemukan nomor BPOM pada kemasan belum cukup.
Konsumen perlu mencocokkan nomor tersebut dengan informasi yang muncul pada sistem resmi BPOM.
Periksa nama produk, merek, serta nama pendaftar. Pastikan seluruh informasi tersebut sesuai dengan produk yang berada di tangan.
Langkah ini penting karena nomor yang tercetak pada kemasan belum tentu sesuai dengan produk yang sebenarnya.
Jika hasil pencarian tidak muncul, periksa kembali tulisan yang dimasukkan. Kesalahan satu huruf atau angka dapat memengaruhi hasil pencarian.
Coba juga pencarian menggunakan nama merek atau nama pendaftar.
Jika produk tetap tidak muncul, konsumen perlu berhati-hati dan melakukan verifikasi lebih lanjut sebelum membeli atau menggunakan produk tersebut.
Cek BPOM Bisa Lewat Ponsel
Selain situs web, masyarakat juga dapat menggunakan layanan mobile BPOM.
BPOM Mobile menyediakan fitur untuk membantu masyarakat memeriksa izin edar produk. Salah satu fiturnya memungkinkan pengguna memindai 2D barcode pada produk tertentu.
Cara ini terasa lebih praktis ketika konsumen sedang berbelanja.
Cukup buka aplikasi, gunakan fitur pemindaian, lalu periksa hasil yang muncul. Setelah itu, cocokkan hasilnya dengan nama dan informasi pada kemasan.
Jika hasil pemindaian tidak sesuai, jangan langsung menganggap produk tersebut aman. Lakukan pengecekan kembali melalui kanal resmi BPOM.
Kenali Prinsip Cek KLIK BPOM
Pengecekan izin edar hanya satu bagian dari kebiasaan memilih produk secara aman.
BPOM juga mengenalkan prinsip Cek KLIK, yaitu:
Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa.
Pertama, perhatikan kondisi kemasan. Pastikan kemasan tidak rusak, bocor, penyok parah, atau menunjukkan tanda perubahan.
Kedua, baca label produk. Periksa nama produk, komposisi, informasi produsen, serta keterangan lain yang tercantum.
Ketiga, cek izin edar melalui kanal resmi BPOM.
Keempat, lihat tanggal kedaluwarsa sebelum membeli atau menggunakan produk.
Konsumen dapat menggunakan empat langkah tersebut sebagai kebiasaan sederhana saat berbelanja.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Produk Tidak Terdaftar?
Jangan langsung mengambil kesimpulan ketika hasil pencarian tidak muncul.
Pertama, periksa kembali nama produk atau nomor izin edar. Pastikan tidak ada kesalahan saat mengetik.
Kedua, gunakan alternatif kata kunci seperti nama merek atau nama pendaftar.
Ketiga, bandingkan informasi pada kemasan dengan data yang muncul dalam sistem.
Jika produk tetap tidak muncul, konsumen sebaiknya menunda pembelian atau penggunaan sampai memperoleh informasi yang lebih jelas.
Konsumen juga dapat memanfaatkan kanal pengaduan BPOM ketika menemukan produk yang mencurigakan.
Waspadai Produk dengan Harga Tidak Wajar
Harga juga dapat menjadi salah satu tanda yang perlu konsumen perhatikan.
Produk dengan harga jauh di bawah harga pasar patut mendapat pemeriksaan lebih lanjut. Kondisi tersebut tidak otomatis menunjukkan produk ilegal, tetapi konsumen perlu mencari tahu penyebab perbedaan harga tersebut.
Konsumen juga perlu berhati-hati ketika membeli produk melalui marketplace atau media sosial.
Perhatikan foto kemasan, identitas penjual, informasi produsen, serta nomor izin edar. Jangan ragu meminta foto kemasan yang menampilkan informasi produk secara lengkap.
Dengan begitu, konsumen dapat melakukan pengecekan sebelum mengeluarkan uang.
Simpan Bukti Hasil Pengecekan
Ada satu langkah sederhana yang sering orang lupakan: menyimpan bukti pengecekan.
Setelah menemukan data produk di sistem BPOM, konsumen dapat menyimpan tangkapan layar sebagai dokumentasi.
Bukti tersebut dapat membantu ketika konsumen menghadapi masalah dengan produk atau penjual.
Dokumentasi juga dapat memudahkan konsumen saat menyampaikan pengaduan dan memberikan informasi kepada pihak terkait.
Pelaku Usaha Juga Perlu Memahami Legalitas Produk
Pengecekan BPOM tidak hanya penting bagi konsumen. Pelaku usaha juga perlu memahami kewajiban legalitas sebelum memasarkan produk.
Setiap kategori produk memiliki aturan dan persyaratan yang berbeda. Karena itu, pelaku usaha perlu menentukan kategori produk sejak awal.
Selanjutnya, pelaku usaha dapat memeriksa kebutuhan registrasi, menyiapkan dokumen, dan mengikuti prosedur sesuai ketentuan.
Langkah tersebut membantu pelaku usaha mengurangi risiko ketika produk mulai masuk ke pasar.
Jangan menunggu sampai produk sudah terjual banyak untuk mulai memikirkan legalitas.
Legalitas Produk Perlu Disiapkan Sejak Awal
Bisnis yang menjual produk kesehatan, kosmetik, pangan, atau kategori lain yang berada dalam pengawasan BPOM membutuhkan perhatian khusus terhadap aspek regulasi.
Pelaku usaha perlu memahami jenis izin yang sesuai dengan produk dan model bisnisnya.
Konsumen juga perlu membangun kebiasaan memeriksa produk sebelum membeli.
Dengan cara tersebut, kedua pihak dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang lebih jelas.
Jadi, sebelum membeli produk, jangan hanya melihat harga, kemasan, atau popularitas merek.
Cek legalitasnya melalui kanal resmi.
Untuk konsumen, biasakan melakukan pengecekan BPOM sebelum membeli produk yang masuk dalam kategori pengawasan BPOM.
Untuk pelaku usaha, siapkan aspek legalitas sejak tahap awal agar proses bisnis berjalan lebih tertib dan terarah.

