Inovasi Kesehatan Mental Mahasiswa UNAIR Raih Penghargaan di Forum Internasional

EduJurnal EduNews

educare.co.id, Surabaya – Raissyah Fatika, seorang mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR), berhasil membawa pulang dua penghargaan dari ajang Global Youth Innovation Summit (GYIS) di Singapura dan Malaysia. Inovasi digital yang dibawanya berfokus pada kesehatan mental, sebuah isu yang semakin relevan di tengah pesatnya penggunaan media sosial di kalangan anak muda.

Raissyah menjadi salah satu dari Special Top 10 Funded Delegate dalam kompetisi tersebut, yang berfokus pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Ia juga meraih dua gelar sekaligus, yaitu 3rd Place Best Team dan 2nd Place SDGs Project Video.

Inovasi yang ia kembangkan adalah KawanSeasa dan prototipe aplikasi RuangSeasa. Aplikasi ini dirancang sebagai “ruang aman di dunia digital” dengan fitur-fitur inovatif, seperti:

  1. AsaBot, sebuah AI Chat Box yang berfungsi sebagai teman virtual dan sistem pendukung psikososial.
  2. Bacaan edukatif seputar kesehatan mental.
  3. Fitur  “find help nearby” yang menghubungkan pengguna dengan layanan psikolog terdekat.

Untuk bisa berpartisipasi dalam GYIS, Raissyah melewati serangkaian seleksi ketat, termasuk tes administrasi, tes kebangsaan, serta Leaderless Group Discussion (LGD) dan wawancara. Ia menekankan pentingnya mempersiapkan “mental kompetitif” dan terus melakukan riset tentang isu-isu terkini.

Selain kompetisi, Raissyah dan peserta lainnya juga memiliki kesempatan untuk melakukan kunjungan ke kampus-kampus ternama dunia seperti Nanyang Technological University (NTU) dan University of Malaya. Ia berharap kesempatan ini bisa menjadi ruang kolaborasi untuk belajar menjadi pemuda yang kritis dan inovatif. (DSM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *