EDUCARE.CO.ID – Calista Atha Yumna, mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), meraih dua penghargaan dalam ajang International Youth Innovation Summit (IYIS). Ia memperoleh predikat Most Innovative Delegate dan 3rd Best Video Innovation melalui gagasan inovasi kesehatan digital bernama RESQ.
RESQ merupakan konsep layanan digital yang bertujuan memudahkan masyarakat mengakses panduan pertolongan pertama saat menghadapi situasi darurat. Calista mengembangkan gagasan ini dari kepeduliannya terhadap pentingnya pengetahuan dasar kesehatan sebelum tenaga medis tiba.
Prestasi tersebut menjadi pengalaman penting bagi Calista untuk mengembangkan ide yang menghubungkan ilmu farmasi, teknologi digital, dan kebutuhan masyarakat. Melalui RESQ, ia ingin membantu masyarakat memahami langkah awal yang tepat ketika menghadapi keadaan darurat.
Berawal dari Media Sosial, Calista Tembus Program Internasional
Perjalanan Calista menuju IYIS bermula ketika ia menemukan informasi program tersebut melalui media sosial. Ketertarikannya pada isu pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) mendorongnya untuk mendaftar.
Setelah melewati tahapan seleksi, Calista terpilih sebagai delegasi dengan fasilitas fully funded. Fasilitas tersebut memberinya kesempatan mengikuti program tanpa menanggung biaya pribadi sesuai ketentuan program.
Calista menilai pengalaman ini mengajarkannya untuk berani mengambil peluang dan tidak membatasi kemampuan diri karena keraguan.
“Bagi saya, pencapaian ini sangat berarti karena semuanya berawal dari keberanian untuk mencoba. Pengalaman ini mengajarkan saya untuk tidak membatasi kemampuan diri hanya karena rasa ragu, sebab kesempatan besar bisa datang ketika kita berani mengambil langkah pertama,” ungkap Calista.
Keikutsertaannya dalam program internasional tersebut juga membuka ruang untuk bertukar gagasan dengan delegasi dari berbagai latar belakang. Pengalaman itu memperluas wawasannya mengenai cara mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
RESQ, Gagasan Digital untuk Edukasi Pertolongan Pertama
Calista memperkenalkan RESQ sebagai gagasan inovasi digital di bidang kesehatan. Ia melihat bahwa masyarakat membutuhkan informasi yang mudah dipahami ketika menghadapi keadaan darurat, terutama sebelum tenaga medis memberikan pertolongan.
RESQ mengusung tagline “Stay Calm, resQ Here”. Pesan tersebut mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mencari panduan tindakan awal yang sesuai dengan kondisi yang dihadapi.
Melalui pemanfaatan teknologi digital, Calista ingin memperluas akses masyarakat terhadap edukasi pertolongan pertama. Ia juga berharap RESQ dapat membantu meningkatkan kesadaran bahwa penanganan awal memerlukan pengetahuan yang benar, bukan sekadar keberanian bertindak.
Gagasan ini menempatkan edukasi kesehatan sebagai bagian penting dari kepedulian sosial. Masyarakat perlu memahami langkah yang tepat, mengenali batas kemampuan diri, dan mengetahui kapan harus segera menghubungi tenaga medis atau layanan darurat.
RESQ masih memerlukan pengembangan dan evaluasi lebih lanjut agar panduannya akurat, aman, serta mudah digunakan oleh beragam kelompok masyarakat. Karena itu, keterlibatan tenaga kesehatan dan ahli teknologi akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan inovasi tersebut.
Dua Penghargaan IYIS Jadi Pengalaman Berharga
Dalam IYIS, Calista meraih dua penghargaan, yaitu Most Innovative Delegate dan 3rd Best Video Innovation. Penghargaan tersebut mengapresiasi partisipasinya dalam program sekaligus menjadi bekal untuk mengembangkan gagasan RESQ lebih lanjut.
Bagi Calista, pencapaian internasional bukan hanya tentang penghargaan. Ia juga memperoleh kesempatan untuk belajar dari peserta lain, memperluas jaringan, dan melihat beragam pendekatan dalam mengembangkan inovasi.
Ia menyampaikan rasa syukur atas dukungan Universitas Muhammadiyah Surakarta, keluarga, teman-teman, serta komunitas IYIS selama proses tersebut. Dalam perjalanan akademiknya, Calista juga mendapat bimbingan dari dosen apt. Peni Indrayudha, M.Biotech, Ph.D.
Dukungan lingkungan akademik menjadi salah satu unsur yang membantu mahasiswa mengeksplorasi ide dan mengembangkan potensinya. Pengalaman Calista memperlihatkan bahwa mahasiswa dapat menghubungkan pengetahuan dari bangku kuliah dengan persoalan yang masyarakat hadapi sehari-hari.
Siapkan Penyempurnaan Sembilan Fitur RESQ
Calista berencana melanjutkan pengembangan RESQ agar inovasi tersebut semakin relevan dengan kebutuhan pengguna. Ia menargetkan penyempurnaan sembilan fitur, evaluasi kebutuhan pengguna, serta kolaborasi dengan pihak yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan dan teknologi.
Langkah tersebut penting untuk memastikan setiap fitur memiliki fungsi yang jelas dan memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Evaluasi juga dapat membantu pengembang memahami kebutuhan pengguna, termasuk cara menyajikan panduan agar mudah dipahami dalam kondisi darurat.
Kolaborasi dengan tenaga kesehatan akan berperan dalam meninjau ketepatan panduan pertolongan pertama. Sementara itu, dukungan ahli teknologi dapat membantu meningkatkan kemudahan penggunaan dan keandalan sistem.
Melalui pengembangan berkelanjutan, Calista berharap RESQ dapat menjadi sarana edukasi yang membantu masyarakat meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
Prestasi di IYIS menjadi salah satu langkah Calista dalam mengembangkan inovasi kesehatan digital. Ia ingin terus memperluas wawasan, menyempurnakan gagasan, dan menghadirkan karya yang memberi manfaat bagi masyarakat.

