Bukan Cuma Jajanan Bandung! Batagor Masuk 2 Besar Gorengan Terbaik Dunia

Must read

EDUCARE.CO.ID – Batagor bukan sekadar jajanan kaki lima khas Bandung. Kuliner berbahan tahu, pangsit, dan ikan ini berhasil masuk jajaran gorengan terbaik di dunia.

Dalam daftar Top 100 Deep-fried Dishes in the World versi TasteAtlas per 15 September 2026, batagor menempati posisi kedua dengan rating 4,4 dari 5.

Posisi tersebut membuat batagor sejajar dengan sejumlah kuliner goreng populer dari berbagai negara. Menariknya, cita rasa khas Bandung berhasil bersaing di tengah dominasi makanan dari Asia, Eropa, hingga Amerika Latin.

Batagor, Perpaduan Tahu, Ikan, dan Pangsit

Batagor merupakan singkatan dari baso tahu goreng. Kuliner ini biasanya menggunakan adonan ikan tenggiri sebagai isian tahu atau kulit pangsit.

Pedagang kemudian menggorengnya hingga matang dan bertekstur renyah. Setelah itu, batagor dipotong menjadi beberapa bagian.

Sebagai pelengkap, penjual biasanya menyiram batagor dengan saus kacang. Kecap manis dan saus cabai juga ikut menambah rasa. Tak jarang, perasan jeruk nipis turut diberikan untuk menghadirkan sensasi segar.

Menurut TasteAtlas, beberapa versi batagor juga menggunakan bahan lain. Pilihannya antara lain ikan tuna, makarel, hingga udang.

Resep Batagor Asli Bandung, Rasanya Raos Pisan!

Bagaimana Asal-usul Batagor Bandung?

Berdasarkan sumber TasteAtlas, batagor memiliki kaitan dengan tradisi kuliner Tionghoa yang kemudian berpadu dengan kebiasaan makan masyarakat Indonesia.

Pangsit dalam tradisi kuliner Tionghoa umumnya hadir dalam bentuk kukus atau rebus. Namun, masyarakat Bandung mengembangkan sajian tersebut dengan cara menggoreng tahu dan pangsit.

Dari sinilah karakter batagor semakin kuat. Nama batagor sendiri berasal dari akronim “baso tahu goreng”.

Kuliner ini mulai populer di Bandung sekitar era 1970-an. Pedagang kaki lima ikut mendorong perkembangan batagor hingga menjadi jajanan yang dikenal luas.

Dalam sejarah batagor Bandung, nama Haji Isan juga kerap disebut sebagai salah satu tokoh yang memperkenalkan kuliner tersebut kepada masyarakat.

Kini Punya Banyak Varian

Popularitas batagor terus berkembang. Para penjual pun menghadirkan berbagai inovasi untuk mengikuti selera konsumen.

Selain batagor goreng klasik, kini tersedia batagor dengan kuah kaldu. Ada pula batagor isi, batagor pedas, hingga batagor komplit.

Beberapa sajian bahkan menambahkan siomay, kerupuk, dan sambal. Variasi tersebut membuat batagor semakin mudah ditemukan di berbagai daerah.

Batagor juga menjadi salah satu pilihan oleh-oleh dari Bandung. Sejumlah penjual menyediakan batagor dalam bentuk beku. Cara ini membuat wisatawan lebih mudah membawa batagor untuk keluarga di rumah.

Batagor Masuk 3 Besar Gorengan Dunia

Berdasarkan daftar Top 100 Deep-fried Dishes in the World versi TasteAtlas per 15 September 2026, batagor memperoleh rating 4,4 dari 5.

Berikut 10 besar gorengan dengan rating tertinggi dalam daftar tersebut:

  1. Chikin – Korea Selatan, rating 4,4
  2. Batagor – Indonesia, rating 4,4
  3. Jalea – Peru, rating 4,4
  4. Maakouda – Maroko, rating 4,4
  5. Katsu kare – Jepang, rating 4,4
  6. Fritto misto di pesce – Italia, rating 4,4
  7. Karipap – Malaysia, rating 4,4
  8. Karaage – Jepang, rating 4,3
  9. Jiao yan you yu – China, rating 4,3
  10. Malai kofta – India, rating 4,3

Pencapaian tersebut semakin memperkuat posisi batagor sebagai salah satu kuliner Indonesia yang mampu mencuri perhatian dunia.

Dari jajanan kaki lima di Bandung, batagor kini masuk dalam daftar kuliner goreng terbaik dunia. Rasanya sederhana, tetapi popularitasnya sudah mendunia.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article