EDUCARE.CO.ID – Mahasiswa magister dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR) dan Fakultas Keamanan Nasional (FKN) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) bertukar gagasan tentang strategi keamanan nasional.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam agenda study visit FKN Unhan RI ke FISIP UNAIR pada Selasa (15/9/2026).
Kegiatan mengusung tema “Membangun Sinergitas Pentahelix untuk Tridharma Perguruan Tinggi melalui Kunjungan Belajar dalam Bingkai Keamanan Nasional.”
Berdasarkan rilis FISIP UNAIR, agenda ini bertujuan memperluas wawasan akademik sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan strategis bangsa.
Mahasiswa Magister UNAIR dan Unhan RI Bertemu

Agenda tersebut melibatkan mahasiswa Magister Kebijakan Publik dan Magister Hubungan Internasional FISIP UNAIR.
Dekan FISIP UNAIR M. Muttaqien, S.IP., M.A., Ph.D. membuka kegiatan bersama Dekan FKN Unhan RI Mayor Jenderal TNI Dr. Nefra Firdaus, S.E., M.M.
Keduanya menyoroti pentingnya pendekatan pentahelix dalam menghadapi tantangan keamanan.
Pendekatan ini mempertemukan akademisi, pemerintah, lembaga pertahanan, industri, masyarakat, dan media.
Kolaborasi berbagai unsur tersebut dinilai penting untuk merespons krisis serta ancaman non-tradisional yang semakin kompleks.
Sesi Sharing Knowledge Jadi Ruang Bertukar Gagasan
Setelah pembukaan, kegiatan berlanjut ke sesi sharing knowledge. Parlaungan Iffah Nasution, S.IAN., M.P.A. (Mas Ucok) memandu diskusi tersebut.
Mahasiswa dari kedua perguruan tinggi aktif bertukar pandangan. Mereka membahas perspektif akademik sekaligus isu strategis yang berkaitan dengan bidang studi masing-masing.
Dari FISIP UNAIR, Ananda Rizal Arifudin Caesa, mahasiswa S2 Hubungan Internasional, memaparkan Selayang Pandang Magister Hubungan Internasional dan Magister Kebijakan Publik.
Ia menjelaskan struktur kurikulum, fokus riset, serta sejumlah studi kasus internasional yang menjadi bahan diskusi mahasiswa di kelas.
Unhan RI Bahas Keamanan Nasional hingga Pertahanan
Sementara itu, Fadhel Maulana Ramadhan, S.H., mahasiswa Program Studi Hukum Keadaan Darurat FKN Unhan RI, membawa perspektif keamanan nasional dalam diskusi.
Ia membahas sejumlah isu, mulai dari tata kelola pemerintahan daerah, stabilitas wilayah, keamanan maritim, hingga peran industri pertahanan nasional.
Pertukaran perspektif ini mempertemukan pendekatan ilmu sosial dan kebijakan dengan kajian keamanan nasional.
Mahasiswa pun mendapat kesempatan melihat isu strategis dari sudut pandang yang lebih luas.
Study Visit Unhan RI Berlangsung di Sejumlah Instansi
Kunjungan ke FISIP UNAIR menjadi bagian dari rangkaian study visit FKN Unhan RI di Surabaya.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 14–17 September 2026 dan melibatkan total 126 peserta.
Selain FISIP UNAIR, rombongan juga mengunjungi sejumlah instansi strategis di Jawa Timur.
Beberapa di antaranya yaitu Kantor Gubernur Provinsi Jawa Timur, Kodam V/Brawijaya, Kodaeral V Surabaya, Akademi Angkatan Laut (AAL), dan PT PAL Indonesia.
Rangkaian kunjungan tersebut memberi peserta kesempatan untuk melihat langsung pengelolaan berbagai sektor yang berkaitan dengan keamanan dan kepentingan strategis nasional.
Kolaborasi Kampus Didorong Lahirkan Riset Strategis
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pertukaran materi akademik.
FISIP UNAIR dan FKN Unhan RI juga membuka peluang untuk mengembangkan riset kolaboratif dan mengumpulkan bahan kajian strategis.
Interaksi antarmahasiswa dan institusi juga dapat memperluas jejaring kelembagaan.
Kolaborasi tersebut diharapkan terus berkembang setelah kegiatan berakhir. Dengan begitu, study visit tidak berhenti sebagai agenda kunjungan, tetapi dapat menjadi pintu bagi kerja sama akademik yang berkelanjutan.


