Salah satu peserta, Taupiqqurrahman, S.H., M.Kn, dosen Fakultas Hukum UPNVJ, turut hadir bersama tiga dosen FH lainnya dan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan bagi para dosen dalam penyusunan proposal agar sesuai dengan ketentuan dan format yang berlaku, sehingga peluang lolos pendanaan hibah penelitian semakin besar.
Pada sesi diskusi usai penyampaian materi pertama, Taupiqqurrahman menyampaikan apresiasinya kepada LPPM UPNVJ yang telah memfasilitasi pelaksanaan coaching clinic ini. Ia juga mengajukan dua pertanyaan kepada narasumber terkait teknis penyusunan proposal.
“Pertanyaan pertama saya mengenai uraian tugas ketua dan anggota tim penelitian dalam metode sesuai template, mengingat di sistem BIMA sudah mencantumkan uraian tanggung jawab. Lalu yang kedua, terkait ketentuan 80 persen daftar pustaka harus dari jurnal internasional bereputasi dan lima daftar pustaka dari tulisan ketua tim pengusul,” ujar Taupiqqurrahman.
Diketahui, Taupiqqurrahman sebelumnya telah dua tahun berturut-turut lolos sebagai ketua penelitian DRTPM pada tahun 2023 dan 2024. Pada tahun 2024, ia juga berhasil terlibat sebagai anggota dalam program pengabdian masyarakat dengan ketua tim penelitian Rianda Dirkareshza, S.H., M.H.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para dosen UPNVJ, khususnya dari Fakultas Hukum, semakin terampil dalam menyusun proposal penelitian dan mampu meningkatkan kontribusi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.