Dua Hari Setelah Raih Perunggu, Karisma Evi Kini Rebut Emas di Asian Para Games 2026

Must read

EDUCARE.CO.ID – Atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani, mempersembahkan medali emas kelima bagi kontingen Merah Putih di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Karisma meraih podium tertinggi pada nomor lari 100 meter putri di Nagoya City Mizuho Athletic Stadium, Rabu (21/10/2026).

Karisma mencatat waktu 14,59 detik dan finis di posisi pertama. Ia mengungguli dua atlet tuan rumah Jepang, Tomomi Tozawa yang meraih perak dengan waktu 16,08 detik serta Kaede Maegawa yang membawa pulang perunggu dengan catatan 16,67 detik.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyaksikan langsung pertandingan tersebut. Ia mengapresiasi perjuangan Karisma yang kembali menyumbangkan medali bagi Indonesia.

“Luar biasa Karisma Evi Tiarani. Saya menyaksikan langsung perjuangannya meraih emas kelima untuk Indonesia. Dua hari lalu dia mendapatkan perunggu, hari ini dia membuktikan kemampuannya dengan menjadi yang tercepat. Inilah mentalitas juara. Tidak berhenti pada satu hasil, tetapi terus berjuang untuk memberikan yang terbaik. Terima kasih Karisma, telah kembali membuat Indonesia bangga,” ujar Erick.

Emas Kelima Buka Peluang Indonesia Penuhi Target

Tambahan emas dari Karisma membawa Indonesia semakin dekat dengan target tujuh medali emas yang ditetapkan sebelum keberangkatan kontingen. Hingga pencapaian tersebut, Merah Putih telah mengumpulkan lima emas.

Erick menilai peluang Indonesia untuk memenuhi target masih terbuka. Sejumlah pertandingan final pada hari yang sama memberi kesempatan bagi atlet Indonesia untuk menambah perolehan medali.

“Alhamdulillah, seperti yang kita sepakati bersama, target emasnya tujuh, hari ini sudah lima. Saya berharap, saya yakin, dan terus mendoakan serta mendukung, bismillah, kita bisa melewati tujuh emas. Masih ada beberapa pertandingan final hari ini. Dari boccia ada tiga yang masuk final, atletik sepertinya masih ada potensi lagi. Mudah-mudahan kita bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan mencerminkan kedigdayaan kita sebagai bangsa,” kata Erick.

Peluang tersebut bergantung pada hasil pertandingan yang masih berlangsung. Karena itu, perjuangan atlet di berbagai cabang olahraga menjadi penentu pencapaian akhir kontingen Indonesia di ajang olahraga multicabang bagi atlet penyandang disabilitas Asia tersebut.

Erick Thohir Tegaskan Dukungan bagi Atlet Indonesia

Kehadiran Erick di arena pertandingan juga menunjukkan dukungan pemerintah terhadap perjuangan atlet Indonesia. Ia menekankan bahwa pencapaian kontingen tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak.

Pemerintah, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Chef de Mission, pelatih, dan atlet memiliki peran dalam mendukung persiapan serta perjuangan kontingen selama kompetisi.

“Tentu menteri harus hadir bersama atlet, bersama Chef de Mission, bersama Ketua NPC. Kita satu,” tegas Erick.

Berdasarkan sumber Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Erick berharap semangat kebersamaan tersebut terus mengiringi perjuangan atlet Indonesia hingga seluruh pertandingan berakhir.

Dengan sejumlah peluang medali yang masih tersedia, kontingen Merah Putih berupaya menambah koleksi emas sekaligus memenuhi target yang telah ditetapkan. Keberhasilan Karisma menjadi tambahan penting dalam perjalanan Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article