EDUCARE.CO.ID – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali mencatat prestasi lewat inovasi teknologi untuk kebutuhan masyarakat. Kali ini, mesin desalinasi pengolahan air bersih UNDIP meraih penghargaan dalam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026.
UNDIP meraih penghargaan kategori Inovasi Teknologi Pengolahan Air Bersih. Penyerahan penghargaan berlangsung di Rama-Shinta Ballroom, Patra Hotel and Convention Centre Semarang, Jumat (25/9/2026).
Berdasarkan sumber berita kampus Kemdiktisaintek, penghargaan tersebut mengapresiasi pengembangan teknologi pengolahan air bersih yang telah UNDIP kembangkan dan manfaatkan di sejumlah wilayah.
Mesin Desalinasi UNDIP Raih Pengakuan
Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik UNDIP, Wijayanto, S.I.P., M.Si., Ph.D., mewakili Rektor UNDIP dalam menerima penghargaan tersebut.
Wijayanto menyambut apresiasi dari Jawa Pos Radar Semarang. Namun, ia melihat penghargaan itu bukan sekadar pencapaian bagi kampus.
Menurut Wijayanto, penghargaan tersebut juga membawa tanggung jawab untuk memperluas manfaat riset UNDIP.
“Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan sebuah amanat untuk terus melanjutkan kerja-kerja pengabdian kepada masyarakat. Melalui berbagai program seperti desalinasi pengolahan air bersih, kami berkomitmen untuk memperluas jangkauan manfaatnya agar dapat dirasakan oleh lebih banyak daerah lagi,” ungkapnya.
Karena itu, UNDIP ingin membawa teknologi pengolahan air bersih ke lebih banyak daerah. Kampus juga terus mendorong sivitas akademika agar menghasilkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Teknologi Air Bersih Menjangkau Berbagai Daerah
Tim UNDIP telah membawa mesin desalinasi ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah.
Wilayah tersebut mencakup Jepara, Demak, Brebes, Pekalongan, Blora, Pati, hingga Nusakambangan, Cilacap.
Tim juga membawa teknologi tersebut ke luar Jawa. Salah satunya berada di Maluku.
Selain itu, UNDIP bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung kebutuhan air bersih di daerah terdampak bencana.
Melalui kolaborasi tersebut, tim dapat mengirimkan mesin pengolahan air ke sejumlah wilayah di Sumatra yang membutuhkan dukungan.
Langkah ini memperluas manfaat teknologi desalinasi. Mesin tersebut tidak hanya membantu kebutuhan air bersih dalam kondisi normal, tetapi juga mendukung respons ketika bencana mengganggu akses masyarakat terhadap air.
UNDIP Dorong Riset Beri Dampak Nyata
Wijayanto menegaskan bahwa UNDIP ingin menghubungkan riset dengan kebutuhan masyarakat.
Prinsip tersebut sejalan dengan slogan “UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat”.
Menurutnya, sivitas akademika tidak cukup hanya menghasilkan publikasi ilmiah. Mereka juga perlu mengubah hasil penelitian menjadi solusi yang dapat masyarakat gunakan.
Karena itu, UNDIP terus mendorong pengembangan teknologi yang memiliki manfaat langsung. Mesin desalinasi menjadi salah satu contoh penerapan hasil riset untuk menjawab persoalan air bersih.
Pendekatan tersebut juga memperluas peran perguruan tinggi. Kampus tidak hanya menjadi tempat belajar dan penelitian, tetapi juga dapat menjadi sumber solusi bagi persoalan masyarakat.
Prof I Nyoman Dorong Inovasi Terus Berkembang
Kepala Badan Pengelola Kampus Jepara sekaligus inovator mesin desalinasi UNDIP, Prof. Dr. I Nyoman Widiasa, S.T., M.T., turut menyambut capaian tersebut.
Ia berharap penghargaan ini memacu sivitas akademika UNDIP untuk terus berinovasi.
Prof I Nyoman juga ingin kontribusi UNDIP menjangkau lebih banyak wilayah. Menurutnya, inovasi perguruan tinggi dapat membantu masyarakat di Jawa Tengah maupun daerah lain di Indonesia.
Pengembangan mesin desalinasi menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan tujuan tersebut.
Tim dapat terus menyesuaikan teknologi dengan kebutuhan setiap daerah. Dengan begitu, hasil riset dapat memberikan manfaat yang lebih tepat bagi masyarakat.
Jawa Pos Radar Semarang Apresiasi Inovasi
Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, turut memberikan apresiasi kepada para penerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026.
Ia menyebut para penerima penghargaan sebagai sosok dan institusi yang memiliki visi, kreativitas, inovasi, dedikasi, serta keberanian menghadirkan terobosan.
“Apresiasi kepada orang-orang hebat, orang-orang yang memiliki visi dan misi besar, punya tekad dan berani untuk bertindak, punya kreativitas dan inovasi untuk melahirkan terobosan, punya dedikasi, integritas, dan kerja keras untuk mewujudkan mimpi,” ucap Baehaqi.
Menurut Baehaqi, sebuah penghargaan tidak hanya menunjukkan hasil akhir. Di balik pencapaian tersebut terdapat proses panjang yang membutuhkan ketekunan dan kerja keras.
“Setiap penghargaan sejatinya bukan sekadar sebuah trofi, bukan pula selembar piagam atau seremoni. Penghargaan adalah bentuk penghormatan terhadap sebuah perjalanan yang dipenuhi kerja keras, ketekunan, keberanian mengambil keputusan, dan komitmen untuk memberikan manfaat bagi banyak orang,” ungkapnya.
37 Tokoh dan Institusi Terima Penghargaan
Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 memberikan apresiasi kepada 37 tokoh dan institusi dari berbagai sektor.
Penerima penghargaan berasal dari bidang pemerintahan, pendidikan, dunia usaha, hingga pertahanan.
Penyelenggara juga memperkenalkan setiap penerima melalui tayangan video. Materi tersebut menampilkan perjalanan, program, inovasi, serta kontribusi masing-masing.
Dengan cara itu, masyarakat dapat mengenal lebih jauh berbagai inovasi yang berkembang di berbagai sektor.
Malam penghargaan turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Komjen (Purn) Pol Ahmad Luthfi dan sejumlah kepala daerah.
Rangkaian acara mencakup gala dinner, prosesi penghargaan, penayangan profil penerima, serta hiburan.
Inovasi UNDIP Sejalan dengan SDGs
Pengembangan mesin desalinasi juga mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
UNDIP berkontribusi pada SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pengembangan teknologi pengolahan air.
Inovasi tersebut juga sejalan dengan SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Selain itu, UNDIP mendukung SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
Kolaborasi dengan pemerintah daerah, BNPB, dan berbagai mitra menjadi bagian penting dalam memperluas pemanfaatan teknologi.
Karena itu, penghargaan yang diterima UNDIP tidak hanya mencerminkan keberhasilan sebuah inovasi. Capaian tersebut juga menunjukkan peran riset perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Dari Riset Menjadi Solusi Air Bersih
Mesin desalinasi UNDIP menunjukkan bagaimana riset kampus dapat bergerak menuju penerapan nyata.
Tim tidak berhenti pada pengembangan teknologi. Mereka membawa mesin tersebut ke berbagai daerah dan menyesuaikannya dengan kebutuhan masyarakat.
Pengalaman itu juga memperkuat peran UNDIP dalam pengabdian kepada masyarakat. Kampus dapat menggabungkan riset, inovasi, dan kolaborasi untuk menghadapi persoalan di lapangan.
Ke depan, UNDIP terus membuka peluang untuk memperluas penggunaan teknologi pengolahan air bersih. Dengan langkah tersebut, hasil riset kampus dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan akses air bersih.

